Traveling

Serunya Anak Mau Gede ke Trans Studio Cibubur

Anak yang udah mau gede mah mainnya sudah bisa ke Theme Park gitu ya bun. Mereka sudah bisa seru-seruan bareng naik semua wahananya soalnya. Beberapa waktu lalu, aku sempat menemani Naia nih untuk main dan seru-seruan bareng temennya ke Trans Studio Cibubur.

Jadi, Naia, anak pertama aku kan sekarang sudah kelas 5 SD tuh. Nah, salah satu temannya ada yang mau pindah sekolah ke lain daerah, jadi orangtuanya sempat mengusulkan untuk mengadakan playdate untuk anak-anak ke Trans Studio Cibubur.

Sebagai bentuk perpisahan dengan teman-teman sekelasnya lah gitu ceritanya.

Trans Studio Cibubur

Awalnya kami berencana ke sana saat anak-anak class meeting, jadi sebelum liburan sekolah dimulai untuk menghindari ramainya tempat itu.

Tapi kan gak enak yaa anaknya diminta bolos untuk main gitu, ahaha. Toh sebentar lagi juga sudah mau liburan sekolah.

Baca juga: 9 Jenis Tempat Wisata Untuk Mengisi Liburan Sekolah

Akhirnya kami sepakat ke Trans Studio Cibubur ini di saat momen pelatihan guru, jadi anak-anak memang diliburkan. Tapi ternyata minggu itu sudah ada beberapa sekolah yang libur. Jadi teteup hitungannya kami ke sana di awal liburan sekolah, ahaha.

Lokasi

Berada di lantai paling atas Trans Studio Mall Cibubur, themed park yang satu ini memang mengusung tema indoor theme park.

Walaupun indoor, tapi tempatnya cukup besar dan permainannya banyak yang seru juga. Bahkan ada semacam roller coasternya juga yaa.

Alamat Trans Studio Mallnya sendiri ada di Jl. Alternatif Cibubur No.230, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16454.

Harga

Awalnya kami mengira kami bisa mendapat harga di sekitar 240 ribuan. Tapi, ternyata berhubung kami ke sana sudah di musim liburan, harganya meningkat hampir 100 ribu donk, jadi sekitar 325 ribu di hari libur dan peak season.

Memang nambah sedikit kami sudah bisa ke Dufan sih, tapi kan jauh yee, jadi kayanya gak sanggup deh kalau harus menemani mereka jauh-jauh sampai ke Dufan itu, ahaha.

Baca juga: Wahana Seru untuk Anak dan Balita di Dunia Kartun Dufan

Kemarin akhirnya kami mendapat harga sekitar 305 ribu dan membeli dari tiket.com. Nah ternyata di tiket.com juga lagi ada promo, yaitu beli sebanyak 4 tiket, mendapat gratis 1 tiket. Jadilah setelah kami membagi rata harga tiketnya, setiap orang hanya dikenai harga sekitar 275 ribu saja. Mayan lah yaa 😀

Jam Operasional

Trans Studio Cibubur

Berhubung theme park yang satu ini berada di dalam mall, jadi hampir mengikuti jam buka mall ya. Eh, malah 1 jam setelah mall buka deng. Biasanya kan mall jam 10 ya, nah Trans Studio Theme Park-nya baru akan mulai beroperasi di jam 11.00.

Untuk waktu main, kita dipersilakan main sampai jam 17.00. Tapi khusus weekend dan hari libur bisa sampai jam 19.00 lho.

Kebetulan saat kami ke sana itu walaupun hari senin, tapi ternyata sudah terhitung hari libur, karena kan sudah ada beberapa sekolah yang libur kaan. Jadilah kami bisa bermain sampai sekitar jam 19.00.

Tapi berhubung yang ngikutin anak-anak sudah lelah, jadi kami hanya sampai sekitar jam 18.00 sore saja, sholat maghrib di mushola yang terdapat dalam Trans Studio, baru deh keluar untuk makan malam terlebih dulu sebelum pulang 🙂

Dari jam 11 sampai jam 6 sore itu, kami bisa ke mana saja sih di Trans Studio ini?

Menuju “Dunia Harry Potter”

Pertama-tama setelah tiket kita diperiksa, kita akan menaiki eskalator dan menuju ruangan gelap yang bertabur objek terang. Karena satu hal, anak-anak masuk lebih dulu dan aku terpaksa di belakang mereka dan masuk sendirian. Jadi di area ini tidak banyak yang bisa aku eksplor.

Berikutnya, kita akan sekali lagi menaiki eskalator untuk menuju tempat bermainnya. Namun begitu sampai di atas, aku amazed dan senang karena ternyata kita berada dalam gerbong kereta api, mirip dengan kereta yang ada di dunia Harry Potter.

Entah ya, aku langsung menghubungkan gerbong kereta tersebut dengan Harry Potter. Mungkin karena tampilannya memang seperti itu ditambah musik tema Harry Potter, jadilah hal pertama yang terlintas ya kita berada di dunia Harry Potter, hehehe.

Pertunjukan Stuntman Multimedia yang Seru

Begitu keluar dari gerbong dan stasiun kereta tadi, yang ternyata itu semacam “pintu gerbang” menuju tempat mainnya atau “Action Zone”nya, kita akan disambut dengan pertunjukan stuntman yang digabungkan dengan multimedia.

Pertunjukan Multimedia Trans Studio Cibubur

Sebetulnya sebelumnya kita akan bertemu dengan counter pengambilan dan pembelian foto sih, serta ruangan berisi awan-awan buatan, tapi kalau mau langsung ke Action Zone-nya juga boleh banget.

Nah, pertunjukan ini ada di Amphitheater dan betul akan langsung mencuri perhatian kita lho begitu kita masuk. Masalahnya Amphitheater ini memang berada dalam jangkauan pandang kita begitu memasuki Action Zone tadi.

Walaupun sebelum Amphitheater ada rumah salju serta wahanna formula-kart yaa, tapi pandangan memang langsung tertuju ke pertunjukan multimedia ini.

Pertunjukan Multimedia Trans Studio Cibubur

Aku pun terkesima dengan pertunjukan ini. Pasalnya, pertunjukannya memang beda dari yang lain, keren dan menakjubkan karena menggabungkan teknologi hologram dan multimedia lainnya dengan kehebatan aktor dan aktris serta aksi stuntman yang cukup seru.

Gak yang ektrim gimana-gimana sih ya stuntman-nya, hanya saja akan ada adegan bertarung sambil mereka diterbangkan, jadi cukup seru dan mengesankan buat aku.

Untuk aku saja sudah segitu seru, apalagi untuk anak-anak yaa, hehe.

Antri Panjang di Formula Kart

Setelah puas menonton pertunjukan, anak-anak langsung menuju ke Formula Kart yang memang berada di bagian depan Action Zone.

Namun kami tidak mengira, ternyata antri untuk bermain di sini segitu lama-nya, sampai sampai kami menghabiskan waktu 2 jam sendiri di tempat ini, huhuhu.

Antrian Formula Kart Trans Studio Cibubur
Antrian sepanjang ini butuh waktu 2 jam lho!

Lain kali sebaiknya ini dikunjungi agak akhir aja kali yaa, hehehe. Sayang aja harus antri lama sedangkan permainan yang lain ternyata antriannya tidak selama ini 🙂

Oh, di sini antri lama karena dalam sekali main, pengunjung hanya bisa sekitar 5 sampai 7 orang. Walaupun tersedia banyak mobil formula, tapi jalannya tetap bergantian, jadi sekali jalan memang hanya bisa 5 sampai 7 mobil deh.

Formula Kart Trans Studio Cibubur

Bahkan, mobil yang lebih cepat memang dipisah dari mobil yang lebih lambat. Mobil yang lebih lambat ini untuk anak yang lebih kecil dan duduknya pun berdua ya. Lumayan sih jadinya, kalau di mobil yang berdua ini pengunjung yang bisa ditampung jadi lebih banyak, sekitar 10 orang lah sekali jalan (ada 5 mobil formula).

Nah, ternyata anak-anak juga memilih mobil yang berpenumpang 2 ini, soalnya memang jauh lebih cepat sih kalau formula yang biasa yang hanya bisa dinaiki oleh 1 orang. Lagipula, memang antriannya juga dipisah ya dari awal.

Jadi dari awal pengunjung sudah harus memutuskan mau naik mobil formula ini sendiri atau berdua 🙂

Alien Taxi

Setelah main formula kart, yang akhirnya jadi 3 kloter, anak-anak lanjut bermain Alien Taxi.

Iyap, anak-anak doank yaa yang menikmati semua permainannya, kita (aku dan 3 ibu yang lain) sebagai pengawas dan tukang foto saja, ahaha.

Anw, di sini tidak membutuhkan waktu terlalu lama, hanya sekitar 15 menit juga anak-anak sudah keluar lagi dan selesai bermain di sini. Makanya memang memungkinkan sih ya memainkan semua wahananya dalam satu kali kunjungan 😀

Jurassic Island

Jurassic Island Trans Studio Cibubur

Di Jurassic Island, anak-anak ceritanya berpetualang di dunia Dinosaurus. Lebih tepatnya mirip seperti film Jurassic Park sih, anak-anak akan disuguhi dengan banyak dinosaurus dan pertunjukan 3 dimensi sebelum akhirnya kapal yang mereka naiki turun dengan kecepatan tinggi, mirip seperti niagara di Dufan lho wahana yang satu ini tuh.

Wave Racer

Selanjutnya, incaran mereka langsung menuju ke Wave Racer ini. Soalnya wahana ini berada dalam pandangan setelah selesai dari Jurassic Island.

Total mereka bermain di wahana ini bisa sampai 3x sepertinya. Memang ini yang paling seru menurut Naia, soalnya berputar dengan kecepatan yang cukup kencang sambil mereka mempertahankan posisi kapal yang mereka tumpangi.

Wave Racer Trans Studio Cibubur

Kalau mau bersantai dan mengikuti arus saja juga bisa sih, paling pusing saja ya karena diputar selama beberapa menit, ahaha.

Wahana ini juga tidak membutuhkan waktu terlalu lama kok, tapi tetap bikin anak-anak puas. Buat yang melihat mungkin tidak terlalu lama, tapi untuk yang merasakan permainannya kayanya cukup ya waktunya. Kalau lebih lama dari itu takut pusing shay xp

Bermain Salju di Snow Playground

Sebetulnya satu ini bikin aku penasaran sih. Maklum ya bu, belum pernah ke daerah yang bersalju, pun belum ke area permainan salju juga, jadi aku juga penasaran banget.

Snow Playground Trans Studio Cibubur

Akhirnya aku juga ikutan ke dalam donk untuk fotoin anak-anak. Soalnya ya memang area bersalju saja, jadi aku bisa ikutan masuk dan memungkinkan banget untuk foto-foto lah yaa.

Sebelum masuk, nantinya kita akan dipinjamkan sepatu bot terlebih dulu ya. Sepatu yang kita pakai akan dilepas dan ditipkan ke penjaga yang berada di sana.

Berhubung area salju, area es ya kan, jadi pastinya akan basah maka tidak akan cukup kalau hanya memakai sepatu yang kita pakai dari rumah saja. Apalagi kalau kita hanya pakai sendal.

Baca juga: Mengenalkan Lokomotif Kepada Anak-anak di Museum Kereta Api Ambarawa

Areanya sebetulnya tidak begitu besar, buat aku malah cukup kecil sih. Tapi buat anak-anak kayanya puas puas saja ya berada di sini. Soalnya mereka bisa bermain bola salju!

Lumayan juga ada satu spot untuk foto-foto, yaitu rumah kayu yang di depannya berdiri boneka salju. Nah, di sini lah kesempatan kami untuk bisa berfoto.

Snow Playground Trans Studio Cibubur

Oiya, di dalam sini juga beberapa menit sekali akan ada “hujan salju” yang sebetulnya semacam es serut yang keluar (menyemprot) melalui pipa besar, sehingga memang akan terlihat seperti “hujan salju”.

Nah, yang dipakai anak-anak untuk main bola salju adalah es-es yang mereka kumpulkan dari hujan salju ini. Soalnya, setelah hujan salju, di bawah lokasi jatuhnya hujan tadi, akan menumpuk es yang cukup banyak dan bisa diambil untuk dbentuk menjadi bola.

Di lokasi lain esnya memang keras dan tidak selunak itu untuk bisa diambil.

Baca juga: Anak 3 Tahun Bisa River Tubing di Pondok Halimun Sukabumi!

Sempat Mati Lampu!

Sebelum puas menikmati salju di area ini, tiba-tiba listrik satu mall mati, ahaha. Jadi yang tadinya lagi asik-asik main lempar-lemparan bola salju, tiba-tiba jadi gelap gulita dan langsung saja semua berhenti main.

Namun Alhamdulillah tidak membuat kepanikan sih. Tapi karena listrik mati dan seluruh area menjadi gelap, ya anak-anak mainnya jadi selesai.

Setelah listrik menyala kembali, kami mengarahkan anak-anak untuk sholat dan beristirahat terlebih dahulu.

Wahana Santai – Carousel dan Rockin Tug

Setelah selesai sholat (belum semua anak selesai sih), anak-anak agak bersantai sedikit dengan bermain di Carousel dan Rockin Tug.

Berhubung kedua ini memang bersebelahan, jadi anak-anak pun terbagi dua. Ada yang naik Carousel dan ada juga yang naik Rockin Tug saja, ada juga yang naik keduanya sih.

Setelah dari sini dan semua selesai sholat, mereka langsung berlari lagi menuju Wave Racer. Ternyata wahana yang satu itu terlihat kosong sehingga mereka bebas dari antrian.

Ya berhubung sudah sore juga sih dan Trans Studio juga sebentar lagi ditutup, jadi memang sudah banyak wahana yang kosong, termasuk si Wave Racer tersebut.

Bat Glider

Begitu melihat wahana yang satu ini aku jadi inget Universal Studios Singapore, haha. Soalnya agak-agak mirip Canopy Flyernya gitu.

Nah, ternyata Naia mau naik ini sejak tadi tapi dia gak tau harus naik dari mana. Jadilah setelah sholat dan beristirahat baru sempat naik yang satu ini.

Di satu ayunan bisa diisi oleh 1 orang dewasa atau 2 anak-anak ya. Naia kemarin naiknya bersama temannya, jadi diisi oleh 2 orang deh.

Bat Glider Trans Studio Cibubur

Rasa puas aku tuh malah karena bisa fotoin mereka saat lagi bergerak bergelantungan gitu, ahaha. Memang dari awal, baik di Formula Kart, Wave Racer, pun di Bat Glider ini aku memang mengincar foto bergerak seperti itu sih, ihihi.

Jadi begitu mendapat foto bergerak yang lumayan banyak, aku happy banget. Anaknya happy bisa main, emaknya happy bisa eksplor kemampuan foto demi mendapatkan objek bergerak (panning). xp

Pusing Melewati “Rumah Miring”

Kalau di Dufan adanya rumah miring, nah kalau di sini ada area lingkungan Meksiko gitu yang dibuat miring. Kami melewati area ini sebelum menuju pulang. Jadi setelah Naia bermain Bat Glider tadi lah baru kami ke area miring ini.

Area Miring Trans Studio Cibubur

Saat melewatinya hati-hati pusing ya, soalnya jalanannya sebetulnya rata, hanya bangunan-bangunannya saja yang miring, jadi kita pun seakan-akan melewati jalan turunan (atau tanjakan kalau dari arah sebaliknya).

Eksplorasi di Science Center

Okeh, waktunya kita pulang, soalnya waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore dan adzan maghrib sebentar lagi berkumandang.

Science Center Trans Studio Cibubur

Sambil menuju keluar dan menunggu waktu maghrib, anak-anak mampir sebentar ke Science Center ini. Ternyata isinya cukup besar dan cukup menarik perhatian anak-anak ya.

Soalnya terdiri dari 2 lantai dan di lantai yang atas justru anak-anak bisa mengeksplor banyak hal. Mulai dari air, dunia serangga, sampai ada spot balon sabun besar.

Karena kami sudah bilang sebentar lagi selesai dan pulang, anak-anak juga jadi tidak sulit diarahkan untuk segera menyelesaikan eksplorasi di Science Center ini deh. Jadi, kami langsung sholat terlebih dulu dan menuju pintu keluar untuk menyudahi playdate hari itu.

Yang Tidak Dimainkan – Boomerang Coaster dan Pacific Rim

Sebetulnya sayang sekali 2 permainan ini malah terlewatkan oleh mereka. Soalnya menurut aku justru 2 wahana inilah yang menjadi wahana utama atau andalannya Trans Studio Cibubur, ihihi.

Tapi karena anak-anak salah sangka dan mengira kedua wahana ini hanya untuk pengunjung VIP, ya sudah gak naik deh mereka.

Ada juga beberapa anak yang bahkan tidak berani naik kedua wahana ini sih, soalnya mereka takut. Karena memang kedua wahana ini terbilang cukup ekstrim ya, terutama Boomerang Coaster 😀

Nah, kesemua wahana ini bisa kalian eksplor dulu di https://www.transentertainment.com/transstudio/cibubur/arena?category=wahana sebelum main dan berkunjung ke sana 🙂

Mushola dan Toilet Cukup Bersih

Ini dia fasilitas yang mendukung anak-anak bisa bermain seharian di Trans Studio Cibubur yaa, adanya mushola dan toilet yang cukup bersih.

Makanya kami bisa melaksanakan sholat di waktu-waktu sholat. Walaupun mungkin musholanya agak sedikit kurang besar sih ya, hehe. Tapi cukup banget lah kalau untuk menampung pengunjung di sini.

Toiletnya cukup bersih, walaupun letaknya jauh di dalam, ahaha. Beberapa kali aku ke toilet ini sendirian, jadinya agak-agak ngerasa gimana gitu.

Emang akunya penakut juga sih, makanya agak terganggu dengan letaknya yang jauh ke dalam 😀

Oiya, mushola dan toilet ini letaknya di area Beach gitu yang sekaligus juga area makan sih, jadi kalau mau sholat, cari saja area makannya yaa. 🙂

Makanan Mahal

Ahaha, di highlight banget kayanya sama aku masalah ini, wkwkwk. Padahal memang biasa sih ya, di tempat wisata seperti ini makanan memang akan lebih mahal dibanding biasanya.

Memang sih ada brand makanan yang dikenal juga, tapi ternyata harganya juga naik menjadi 2x lipat dibanding brand makanan ini yang terdapat di luar Trans Studio.

Tempat Makan, Toilet, dan Mushola Trans Studio Cibubur

Minuman saja rasanya harganya disamakan semua menjadi 20.000 rupiah. Bahkan aqua pun harganya segitu ya bu, ahaha. Yang biasanya hanya sekitar 3.500, di dalam sini jadi 20.000 xp

Aku gak tau deh, kayanya memang gak boleh membawa makanan dari luar juga sih, soalnya sebelum masuk saat pengecekan tiket, tas kita akan diperiksa satu per satu. Nah kayanya ini untuk mengecek bawa makanan atau enggaknya sih yaa.

Kebetulan aku memang gak bawa makanan atau minuman, jadi lancar-lancar aja. Makanya akhirnya beli minuman juga di dalam, haha.

Oiya, kami soalnya sempat makan terlebih dulu sebelum masuk Trans Studio. Tujuannya jelas donk ya supaya gak membeli makan di dalam, hehe. Sekaligus untuk “mengisi tenaga” anak-anak dulu sebelum puas bermain 😉

Baca juga: Hide N Seek – Playground yang Seru Untuk Anak-anak di Bali

Bayar Parkir Hanya Bisa Cash atau Allo Bank

Oiya, ada satu yang perlu diingat. Parkir di Trans Studio Mall ini tidak seperti parkiran lain yang sudah melayani pembayaran melalui OVO, emoney, dan layanan pembayaran lainnya ya. Mereka hanya menyediakan pembayaran melalui kartu Allo Bank saja.

Kalau tidak atau belum memiliki kartu Allo Bank tersebut ya terpaksa harus pakai uang kes deh.

Overall Lelah tapi Mengasyikkan

Aku yang gak ikut main aja sudah cukup lelah. Lelah mengikuti anak-anak mau gede ini untuk bermain.

Soalnya mereka ternyata seantusias itu, jadi setiap selesai main 1 wahana, langsung meluncur lari untuk bermain wahana yang lainnya.

Nah, larinya anak-anak umur segitu udah cukup kencang lho, jadi kami (ibu-ibu yang menemani) sampai heran dan takutnya mereka sudah menghilang jauh di depan, ahaha.

Untungnya tempatnya memang tidak terlalu besar ya, jadi Alhamdulillah gak terlalu sulit untuk mengejar anak-anak ini 🙂

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

1 Comment

  1. Aku udh lama bangetttt ga main di trans studio 😄. Trakhir 2011 mba, blm ada anak2, tapi yg di Bandung yaaa 😂.

    Kalo boleh milih, aku lebih suka trans studio drpd Dufan. Krn indoor dan permainannya juga asik. Malah ada yg ekstreme kan. Cocok buatku.

    Dulu pas di Bandung aku cobain yg ekstreme semua tuh. Tapi kalo soal makanan memang mahaaaal 😂😂, dan jujurnya yg aku coba dulu ga enak hahahahah. Tapi ya sudahlaah namanya di tempat wisata 😄.

    Tiketnya udh naik jauh Yaa mba. Dulu pas aku kesana msh 150k hahahahah. Iyaa lash udh lama banget 😂

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.