Ada satu kebiasaan yang belum bisa aku tinggalkan sampai sekarang, yaitu mencetak foto dan membuat album keluarga. Malah aku jadikan proyek tahunan, jadi 1 album per 1 tahun pernikahan, sampai saat ini lumayan konsisten sih, sudah ada 12 album.
Umur pernikahan kami sudah 14 tahun sih, jadi memang aku masih ada “utang” 2 album cetak nih, hahaha. Aku cuma berpikir, album tersebut akan berguna saat nanti kami tua. Kami jadi nostalgia dengan melihat perjalanan pernikahan kami dari tahun ke tahun.
Continue reading “Menyimpan Kenangan di Era AI Dengan Reekolect, Platform Digital yang Bisa “Menghidupkan” Momen Keluarga”














