Tips Memilih Probiotik Interlac

Tips Memilih Probiotik yang Aman untuk Bayi dan Anak-anak

Kalau udah jadi orangtua, mesti deh kita udah lebih sering mendengar istilah Probiotik dan Prebiotik. Bahkan kita memang dihadapkan oleh sulitnya memilih probiotik yang cocok untuk bayi dan anak-anak.

Soalnya probiotik dan prebiotik penting banget untuk kesehatan anak-anak, khususnya untuk menjaga saluran pencernaan mereka.

Kenapa saluran pencernaan penting? Karena kalau saluran pencernaan sudah terganggu, udah deh BB (Berat Badan) bakal seret, bahkan bisa turun drastis.

Continue reading “Tips Memilih Probiotik yang Aman untuk Bayi dan Anak-anak”
Menggendong Bikin Nyaman

Gendongan Kain Anti Sakit Pundak: Gendongan Tweeling & Co

Kenapa ya anak itu cepet banget gedenya. Aku pengennya tuh anak ketiga ini jadi anak terakhir jadi gak pengen cepet-cepet ngelewatin masa bayi, tapi kok ya udah gede aja sekarang, udah bukan bayi lagi. Kalau digendong juga udah bukan yang tiduran lagi, huhu. Udah bisa jalan, udah bisa lari, udah bisa ngikutin mamanya ke mana aja, juga udah mau banget “bantuin” mamanya ngapa-ngapain. 

Walau begitu, teteup dia paling seneng kalau digendong. Apalagi sama papanya, udah deh kalau papanya keluar kamar tanda selesai kerja (masih WFH ini papanya), dia antusias tuh buat nyamperin terus minta peluk terus minta gendong, haha. Soalnya emang enak ya digendong itu, berasa nyaman dan aman gitu buat mereka.

Continue reading “Gendongan Kain Anti Sakit Pundak: Gendongan Tweeling & Co”

Setiap Ibu Memiliki Pengalaman Menyusui yang Istimewa

Belum sampai 2 minggu setelah lahiran Nara tahun lalu, saya sempat agak bingung dan sedikit stress. Karena ternyata bilirubin Nara sangat tinggi, hingga mencapai angka 18. Maka dari itu dia harus segera diterapi sinar (fototerapi) agar sesegera mungkin bisa menurunkan bilirubinnya dan mencegah hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Saat itu, dia terpaksa harus menginap di RS selama 2 hari. Tentu hati ini jadi campur aduk tidak menentu. Karena saya memikirkan bagaimana saya harus memberinya ASI sedangkan dia harus selalu berada di mesin sinar.

Berhubung ASI juga sangat diperlukan untuk menurunkan bilirubinnya ya. Sebetulnya sebelum Nara dirawat seperti itu, kami tau bilirubinnya memang tinggi karena pada saat kontrol seminggu setelah lahiran, Nara dicek lagi berapa angka bilirubinnya. Pada saat itu, angka bilirubinnya menunjukkan angka 13, namun dokter masih memberi kami pilihan untuk membawa pulang bayinya sambil di rumah mengusahakan agar si bayi bisa mendapat cukup vitamin D serta ASI yang banyak. Beberapa hari setelah itu baru dicek lagi apakah masih tinggi atau sudah menurun.

Alhamdulillahnya Nara memang menyusunya banyak. Setiap malam juga 2-3 jam sekali ia menyusu. Namun, saat kami kontrol lagi, bilirubinnya malah meningkat jauh, makanya akhirnya harus diberikan fototerapi itu.

Continue reading “Setiap Ibu Memiliki Pengalaman Menyusui yang Istimewa”
Mama's Choice Haircare Series

5 Cara Mengurangi Rambut Rontok Saat Menyusui, Termasuk Menggunakkan Mama’s Choice Haircare Series

Rambut yang rontok itu memang jadi masalah umum ibu hamil dan menyusui ya kayanya. Walaupun saat mengalami pertama kali itu rasanya agak panik sih. Begitu abis lahiran anak pertama, ngeliat rambut rontok banget tuh agak kaget dan ya bingung aja, apa wajar ya rambut rontok begini abis lahiran? Lha gak taunya emang masalah yang sering terjadi dan dialami bahkan sebelum lahiran alias sejak waktu hamil.

Alasannya tentu karena perubahan hormon yang sangat ekstrem saat  hamil dan menyusui. Perubahan hormon inilah yang sedikit banyak mempengaruhi kerontokan rambut yang ada khususnya saat menyusui.

Continue reading “5 Cara Mengurangi Rambut Rontok Saat Menyusui, Termasuk Menggunakkan Mama’s Choice Haircare Series”

Yang Harus Dipikirkan Saat Memulai MPASI di 1000 Hari Perlindungannya

Setiap kali punya bayi tuh yang bikin dag dig dug banget banget, salah satunya adalah dalam hal MPASI a.k.a Makanan Pendamping ASI. Soalnya saya bener-bener punya pengalaman buruk mengenai pemberian MPASI ini, terlebih di anak pertama. Pengalaman buruk itu yang mengakibatkan Naia jadi lebih kecil dan memang kurang gizi T_T Makanya saya memang sekhawatir itu setiap kali bayi saya memulai MPASInya, tidak terkecuali bayi ketiga ini.

Tapi pengalaman buruk MPASI di anak pertama tuh mengajarkan saya banget untuk jadi lebih memperhatikan dan belajar lebih banyak lagi mengenai MPASI ini. Tentang apa metode yang tepat untuk pemberian MPASI, tentang jadwal dan menu apa saja yang diberikan, dan tentang peralatan makan serta kehigienisannya.

Continue reading “Yang Harus Dipikirkan Saat Memulai MPASI di 1000 Hari Perlindungannya”
Umroh saat Hamil

Persiapan yang Dilakukan Sebelum Umroh Dalam Kondisi Hamil

Alhamdulillaah Alhamdulillaaah, gak berenti berentinya ini saya bersyukur sama Allah. Gimana enggak, awal tahun 2019 kemarin, tepatnya di bulan Februari, saya akhirnya berhasil menunaikan ibadah Umroh. Padahal kondisi waktu itu saya sedang hamil anak ketiga. Awal hamil mah gak kepikiran bakal bisa dan dikabulkan untuk menunaikan ibadah Umroh sebelum anak ketiga lahir.

Cerita bagaimana Allah mengabulkan doa saya untuk bisa umroh sebelum anak ketiga dan perjuangan nabung untuk umroh ini udah pernah saya ceritakan di postingan lainnya sih, baca juga ya Umroh: Antara Doa, Tawakal, dan Usaha.

Continue reading “Persiapan yang Dilakukan Sebelum Umroh Dalam Kondisi Hamil”

Caesar Ketiga

Alhamdulillah sudah hampir tiga bulan saya lahiran anak ketiga, namanya NARA ya btw, dan yap seperti judulnya, ini caesar ke 3 saya. Entah deh ini termasuk gentle birth atau enggak, tapi saya ngerasa setenang itu menghadapi caesar ke 3 ini kemarin, hee.

Sebelum lebih jauh, saya udah nyebut2 gentle birth tapi kok tetap caesar? Begini, apakah gentle birth itu identik dengan lahiran petr vaginal? Ternyata enggak. Hanya saja kebanyakan dari kita memang masih berpikiran gentle birth = lahiran per vaginal, saking emang namanya “gentle”, jadi menghadapi segala rasa sakit dengan lembut dan tenang.

Continue reading “Caesar Ketiga”

Umroh: Antara Doa, Tawakal, dan Usaha

Alhamdulillaahh 2 minggu yang lalu saya akhirnya bisa ke tanah suci untuk menjalankan ibadah Umroh bersama suami. Iya, hanya berdua sama suami karena anak-anak Alhamdulillaaaahhh bisa dijaga oleh keponakan dan kakak saya. Mereka happy banget bisa nginep di rumah neneknya karena bisa bebas bermain sama sepupu-sepupunya 🙂

Dari perjalanan umroh kemarin, saya hanya ingin sekedar berbagi apa yang selama ini saya rasakan. Tentang bagaimana doa kita akhirnya terkabul dan bagaimana akhirnya Allah menggerakkan hati kami untuk Umroh. Semoga bisa bermanfaat bagi yang membaca ini yaa 😉

Jadi, saya akhirnya merasakan, komponen penting dari terkabulnya suatu keinginan itu ada 3, seperti yang telah saya ceritakan di postingan Facebook saya minggu lalu. Sebetulnya ini memang semacam tulis ulang postingan itu, hanya saja biar tersimpan, ya saya tulis di blog juga 😀

Continue reading “Umroh: Antara Doa, Tawakal, dan Usaha”

Baju Menyusui Fashionable

Aaahh.. Gak kerasa bangettt Nawa udah 2 tahun ajah, udah selesai ASI dooonk, woohoo. Walau sedih juga sih kalo udah disapih, udah jadi gak gitu attached lagi sama saya :'( Tapi senengnya Nawa udah bisa ditinggal kalo saya mau pergi2, huehehe

Plus lagi, saya juga bisa pakai baju tanpa bukaan depan lagi alias gak terikat harus pakai baju menyusui ?

Omong omong baju menyusui, sejak lahiran Nawa ini saya jadi demen pakai baju yang memang khusus untuk ibu menyusui deh. Bukan yang cuma punya akses bagian depan aja ya kayak kancing atau reseting depan, tapi baju menyusui yang aksesnya lebih praktis dan mudah gitu. Continue reading “Baju Menyusui Fashionable”

Lahiran Caesar atau Normal

Saya pernah baca kata-kata tentang melahirkan, dalam bahasa inggris sih, yang kira-kira artinya “gak ada itu lahiran caesar atau normal, yang ada caesar atau vaginal, karena semua lahiran ya normal”. Hahaha, kayanya itu untuk menenangkan ibu-ibu yang lahiran caesar yaa, tapi kalau dipikir emang bener sih. Emangnya lahiran caesar gak normal gitu maksudnya? Kalau lahiran caesar gak bisa jadi ibu yang baik gitu? Enggak kan?

Ah, btw, ini topik #Familife saya sama Noni nih, hihi. Baca punya Noni di sini ya:

Melahirkan Normal atau Caesar

Mau lahiran secara caesar ataupun melalui vagina, kita tetap bisa jadi ibu yang baik, kita tetap dianggap sebagai ibu, dan kita tetap ibu sah, ibu kandung dari anak yang kita lahirkan. Intinya, kita tetap seorang ibu! Makanya udah deh ya stop ngebanding-bandingin ibu-ibu yang lahiran caesar dengan yang -katanya- normal. Continue reading “Lahiran Caesar atau Normal”

Yang Disuka dari 4 in 1 Healthy Baby Food Maker Avent

Huaah, udah 4 (hampir 5) bulan ini Nawa mulai MPASI euy. Buat saya, masak MPASI itu kok makan waktu banget yak, hahaha. Jadinya sering banget masak sampai 2 atau 3 porsi biar praktis. Alhamdulillah sih sampai saat ini Nawa juga makannya banyak dan dia mau dan tertarik dengan makanan apa saja.

Tapi  ya, sebelum Nawa 6 bulan itu saya dag dig dug banget tentang MPASInya ini. Soalnya gak mau kejadian Naia berulang, beratnya kurang. Hal ini beneran jadi trauma yang menghantui banget. Makanya sekarang juga tiap kali ngerasa Nawa agak enteng selalu saya timbang sekedar untuk ngecek beratnya turun atau enggak dan bertambah atau enggak. Gitu gitu lah. Continue reading “Yang Disuka dari 4 in 1 Healthy Baby Food Maker Avent”

New Parent Class bersama Philips Avent

Hari Sabtu 2 minggu yang lalu, 24 September 2016, saya ikutan menghadiri “New Parent Class” di RSU Bunda Menteng. Acara tersebut diadakan oleh Philips Avent untuk membuktikan komitmennya mengedukasi dan membantu para orangtua serta calon orangtua agar bisa memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Terutama ASI. Iya, ASI. Karena bagi kebanyakan calon orangtua dan sebagian orangtua, masih saja menyimpan banyak pertanyaan tentang ASI ini. Ya kenapa bayi baru lahir nyusunya baru sedikit lah, gimana kalau mereka nanti lanjut bekerja lah, dan pertanyaan-pertanyaan lainnya termasuk seputar MPASI.

Baca juga: Memahami Seluk Beluk ASI Continue reading “New Parent Class bersama Philips Avent”