Beberapa kali main ATV dengan mengajak serta anak-anak, aku merasa ATV ini seru banget! Ahaha. Walaupun memang belum bisa untuk dikendarai langsung oleh anak-anak, tapi ATV ini sendiri membuat perjalanan traveling keluarga kami makin seru dan berkesan.
Pasalnya, kami jadi punya kenangan menghadapi tantangan lintasan ATV yang menantang dan kami berhasil melewatinya. Semoga saja kenangan-kenangan tersebut jadi core memory buat anak-anak ya, hehe.

Tapi seperti yang aku bilang di awal, ATV yang selama ini kami lakukan, bukan jenis ATV yang langsung bisa dikendarai oleh anak-anak, melainkan harus dibonceng oleh kami.
Karena ATV yang kami kendarai tersebut merupakan ATV yang berjenis cukup besar, makanya bisa digunakan untuk membonceng anak serta juga.
Jujur saja nih, pemilihan tempat-tempat main ATV kami ini awalnya bukan karena sengaja hunting khusus arena offroad. Alasan utamanya simpel dan lebih karena kebetulan.
Kebetulan kami memang sedang menginap atau sekalian main di area tersebut! Rasanya jauh lebih praktis dan menghemat energi anak-anak daripada harus berkendara jauh-jauh lagi.
Meski begitu, jangan salah, pengalaman lintasannya ternyata tetap variatif dan memorable lho. Ada yang medannya cukup santai, tapi ada juga yang bikin jantung lumayan senam aerobik!
Misalnya saja lintasan di Namu Hejo yang terbilang cukup ekstrem buat kami karena beberapa kali harus melewati turunan yang lumayan tajam.

Nah, buat kalian yang lagi menyusun itinerary dan ingin menyelipkan agenda kotor-kotoran yang seru tapi tetap realistis dikunjungi bersama keluarga, ini dia beberapa destinasi ATV yang pernah kami coba:
Lenirra – Bogor
Lenirra ini sebetulnya merupakan area glamping dan ada per-villa-an gitu ya. Bahkan dari luar, lebih terlihat sisi restorannya sih. Jadi memang bisa mampir untuk makan saja di sini tanpa berniat menginap.
Walaupun dari luar terlihat hanya resto, tapi di bagian dalam ke belakang, areanya lumayan besar banget. Ya ada glamping dan villa itu tadi kan. Plus aktivitasnya juga cukup banyak, salah satunya ATV ini.
Nah, berhubung jalurnya juga bukan yang off road banget, jadi menurut aku ATV di Lenirra ini merupakan ATV yang masih sangat terkendali.

Jadi kalau kalian mau mencoba ATV-an mengajak anak dengan jalur yang tidak begitu ekstreem, bisa sekalian menginap di glamping Lenirra ini ya 😉
Kalau aku, kebetulan waktu itu pergi glamping ke Lenirra ini hanya berdua suami, hehe. Lumayan banget jadi quality time berdua di tengah kesibukan megurus 3 anak. 😀
Nimo Water Forest – Purwakarta
Berikutnya kami tuh malah gak menyangka kalau di water park tengah Purwakarta ada aktivitas ATV-nya juga.
Sewaktu kami ke Nimo Water Forest di Purwakarta, aku pikir tempatnya sudah selesai untuk waterpark-nya saja. Jadi saat di pintu masuk melihat ada ATV, aku sempat penasaran jalur ATV-nya tuh ada di sebelah mana?
Rupanya, jalur ATV-nya ini berada di area agak belakang, bahkan agak keluar sedikit dari pagar waterparknya. Malah, ternyata lumayan menantang dan memang off road huahua.


Sampai aku sempat agak kesulitan membawa ATV-nya. Akhirnya berhubung kami diberi kesempatan untuk naik ATV 2 putaran, di putaran berikutnya ATV ini dikendarai oleh suami, ihihi.
Agak shock dikit jalurnya off road banget dan sempat khawatir ATV-nya akan terguling. Padahal ATV ini cenderung aman yaa karena bodynya yang besar dan seimbang, sehingga resiko tergulingnya memang kecil.
Seperti yang kalian lihat ya, ATV di Nimo Water Forest ini merupakan ATV yang agak kecil sehingga bisa dikendarai oleh anak berumur 10 tahun ke atas.
Makanya walaupun kami naik 2 ATV, yang satu bisa dikendarai oleh aku (gantian suami di putaran kedua), yang satu lagi aman banget dikendarai oleh Naia (anak pertama yang kala itu berumur 12 tahun).
Dago Dream Park – Bandung
Iya, Dago Dream Park yang itu, yang terkenal dengan foto melayangnya, hehe. Ternyata di Dago Dream Park tuh kita bisa melakukan banyak banget aktivitas seru lho, termasuk Flying fox dan ATV.
Nah, kami waktu ke sana Alhamdulillah banget bisa berkesempatan melakukan hampir semua aktivitasnya, termasuk ATV-nya juga.

Menurut aku, ATV di Dago Dream Park ini lumayan seru dan bahkan bisa juga dikendarai oleh anak (berumur 10 tahun ke atas). Kami naik 2 ATV lagi, yang satu aku yang kendarai, satu lagi Naia (lagi), karena dia yang kakinya sudah sampai ke bagian gigi/persenelingnya, hehe.
Tenang saja ya, sebelum kita jalan, petugas ATV-nya (di tempat manapun) selalu memberi penjelasan terlebih dulu kok untuk pengoperasian ATV-nya. Jadi kita bisa menimbang-nimbang mampu atau tidaknya mengendarai ATV tersebut.
Noah’s Park – Lembang Bandung
Kali ini kami tau di sini ada, hanya saja kami belum mencobanya. Soalnya, kami mencoba aktivitas lain yang ada di sini, yaitu Luge Kart-nya sepanjang 2km.

Next ke Bandung mau banget sih mampir Noah’s Park lagi untuk mencoba aktivitas lainnya, seperti ATV dan Flying Fox. Anak-anak sudah mupeng banget waktu kemarin kami selesai naik Luge Kart, haha.
Sayangnya waktu itu kami harus melanjutkan perjalanan juga ya (plus budget juga udah tipis sih xp), jadi kami menyimpan aktivitas lainnya tersebut untuk kesempatan berikutnya deh.
Sari Ater – Subang
Next Bandung lagi, tepatnya lebih ke arah Subang ya, yaitu di Sari Ater. Yap, walaupun Sari Ater ini lebih terkenal dengan pemandian air hangatnya, tapi mereka juga menyediakan banyak aktivitas yang cukup seru, baik buat anak-anak, pun untuk dewasanya.
Waktu kami menginap di sana sih, kami juga belum sempat mengendarai ATV-nya, tapi suami tetap bisa offroad pakai kendaraan yang lain dan seru untuk dia.

Nah, di sini suami yang sempat me-time. Sementara aku menemani anak-anak petik strawberry, dia asyik main off road sendiri. Alhamdulillah jadi yang healing bukan cuma aku dan anak-anak, tapi bapaknya juga, hehehe.
Namu Hejo – Pengalengan Bandung
Namu Hejo ini merupakan area Glamping yang cukup terkenal di area Pengalengan, Bandung yaa. Nah sebetulnya aku mengincar kegiatan Raftingnya untuk dinikmati oleh anak-anak semua.
Tapi waktu itu Nara gak mau banget untuk rafting, jadilah aku dan Nara menunggu saja. Tapi saat menunggu itu, kami malah mengetahui ada area ATV-nya juga.


Akhirnya setelah yang lain selesai rafting, kami ATV-an bersama. Awalnya sih aku masih agak takut ya, takut terguling lah saat naik ATV ini. Tapi lama kelamaan ya berani juga. Apalagi jalurnya memang sungguh ekstreem.
Untungnya aku hanya membonceng Naia yang cenderung lebih stabil yaa, bukan membonceng Nara yang harus di bagian depan.
Kami melewati jalur perkebunan yang lahannya perbukitan gitu ya, jadi kadang naik turun yang cukup terjal. Nah, selain naik turunnya, ada juga bagian jalurnya yang tertutup air, jadi kita memang harus melewati genangan air tersebut.
Ah, seru lah pokoknya kalau diingat lagi sekarang. Lumayan (eh, bukan lumayan lagi deng, tapi udah sangat!) memorable lah.
ATV Aja Balong – Garut
- ATV Aja di Garut ini baru saja tidak menyediakan ATV lagi, tapi menyediakan penyewaan Jeep wisata -
Nah yang paling terakhir, kami sempat naik ATV selagi traveling ke Garut di awal tahun lalu. Sebetulnya pengalaman ATV di Balong, Garut ini lumayan memorable karena kami naik ATV di jalur yang cukup indah pemandangannya.
Tapi aku kaget saat kemarin mengetahui mereka sudah tidak menyewakan ATV lagi, melainkan hanya menyewakan Jeep wisata saja.
Bahkan, tempat makan Balong yang menjadi pintu masuk ke ATV Aja-nya ini juga sudah tidak beroperasi. Jadi kalau mau ke Balong ya hanya naik Jeep saja berarti ya 😀
Nah, dari pilihan destinasi ATV yang seru ini, kalian paling pengen mau mencoba yang mana nih?
Kalau anaknya sudah mau (dan bisa) diajak berkendara sendiri, kayanya bisa ke Dago Dream Park atau Nimo Water Forest yaa. 😉

