Traveling

Foto Studio dan Fotobox di Etive Depok

Aku nih baru tau banget kalau di Depok ternyata ada 1 tempat khusus buat foto studio dan beberapa fotobox dengan tema yang lucu-lucu, namanya Etive.

Beneran nggak bakal tau beneran deh kalau nggak diajak Ciwuls ke sana untuk selanjutnya hasil fotonya kami (aku, Ciwuls, dan bubu Dita) pakai buat isi journaling. Soalnya walaupun tempatnya tuh di jl. Margonda Raya, tapi memang gak terlalu besar, jadi mungkin tertutup sama yang lain.

Padahal begitu masuk, ternyata isinya lengkap banget! Bukan cuma foto studio biasa, tapi ada beberapa fotobox dengan tema yang beda-beda, lengkap pula dengan ruang karaoke mini dan bioskop mini.

Sebagai yang dulu masa remajanya juga sangat menikmati pepotoan kayak gini, aku seneng banget sih sekarang ramai lagi foto-foto begini, ihihi.

Aku ceritakan lebih lengkapnya lagi yuk tentang si Etive ini.

Hasil foto di Etive

Lokasi Etive Depok

Etive berlokasi di Lantai 2, ETSO Depok, tepatnya di sebelah Optik Mikeda, Jl. Margonda No.504, Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424.

Karena lokasinya yang berada di lantai 2 dan ukurannya nggak terlalu besar, wajar sih kalau banyak yang belum tau keberadaan Etive ini. Padahal posisinya di Margonda Raya yang notabene jalan utama dan ramai banget di Depok.

Jadi kalau kalian lewat sini dan belum pernah notice, coba deh sesekali mampir, siapa tau jadi spot foto favorit baru kalian seperti kami.

Jenis Studio Foto di Etive

Di Etive, ada dua jenis spot foto yang bisa kalian coba:

1. Foto Studio

Ini studio foto utamanya, dengan biaya 40 ribu per orang. Dari biaya ini, setiap orang akan mendapat 1 cetak foto ukuran 4R.

Cocok banget buat yang mau foto dengan kualitas lebih formal dan niat. Karena ini aku malah jadi mau mengajak anak-anak buat foto studio di sini kapan-kapan, ahaha.

2. Fotobox dengan 4 Tema Berbeda

Selain foto studio, ada juga 4 fotobox dengan tema yang berbeda-beda, yaitu:

  • Tema lift. Dengan suasana seperti di dalam lift beneran
  • Tema supermarket. Lengkap dengan rak dan keranjang belanja
  • Tema vintage. Ruangannya hanya ditutupi oleh gorden merah yang bikin hasil foto makin estetik
  • Tema fitting room. Ruangan dengan latar belakang ala ruang ganti

Jadi dalam satu kunjungan, kalian bisa coba berbagai macam gaya dan suasana foto, nggak monoton di satu tema saja.

Keseruan Kami Foto

Kami (aku dan bubu Dita) itu sebetulnya diajak Ciwuls ke sini, jadi perginya bertiga ya. Rencananya sih, kami akan melakukan sesi foto-foto box saja kemudian lanjut journaling bersama.

Soalnya, asumsi awal kami, fotobox di sini seperti fotobox pada umumnya gitu, yang hanya butuh waktu sebentar untuk berfoto dengan beberapa macam gaya kemudian langsung mendapat cetakan strip.

Hampir Mati Gaya di Foto Studio

Tapi rupanya, seperti yang aku jelaskan di atas, di sini tersedia berbagai macam tema dan malah ada foto studio yang cukup memakan waktu. Kami dipersilakan mengambil foto sebanyak-banyaknya dengan batasan waktu selama 15 menit.

Jadilah kami mengawali sesi foto ini dengan berfoto di studio foto yang utama tersebut. Pokoknya bebas mau berapa gaya, mau berapa foto, yang penting waktunya 15 menit gitu lah.

Foto studio Etive

Awal-awal Ciwuls foto sendiri terlebih dulu, baru kami foto bertiga. Mencoba berbagai macam gaya sampai bingung mau gaya apa. Kemudian aku dan bubu Dita diberi kesempatan foto sendiri-sendiri juga.

Foto di Masing-masing Tema

Setelah itu, kami mencoba satu per satu fotobox-nya mulai dari tema lift. Di sini kameranya ada di atas, jadi dari berbagai macam gaya, lama-lama kepala kami pegal karena harus mendongak terus, ahaha.

Padahal bisa aja ya gaya kayak biasa di lift aja tanpa harus mendongak ke atas.

Setelah ini kami ke studio ala fitting room. Penutupnya hanya gorden silver gitu, jadi terasa lebih lega (walaupun sempit juga sih). Di sini sudah sangat bingung donk ya mau bergaya kayak gimana, tapi akhirnya dapet juga yang cukup seru.

Berikutnya, Ciwuls foto sendirian di fotobox bertema vintage. Lagi-lagi kameranya di bagian atas, jadi kepala agak pegal lagi, ahaha. Eh tapi akhirnya kami foto bertiga lagi sih sedikit.

Terakhir, ke fotobox ala-ala supermarket, di dalamnya sudah ada keranjang belanja juga. Ciwuls naik ke keranjang sambil kami isi dengan cemilan-cemilan yang jadi pajangan. Cukup seru juga di bagian ini.

Memilih Foto untuk Dicetak

Begitu selesai foto, kami diminta memilih foto di bagian foto studio untuk masing-masing mendapat 1 foto (jadi aku, bubu Dita, dan Ciwuls mendapat masing-masing 1 ya).

Kemudian memilih 3 foto juga di masing-masing studio untuk dimasukkan ke dalam strip fotonya. Juga 3 foto lagi untuk dibuat ala-ala koran gitu.

Oke, jadi yang bikin lama selain fotonya tadi ternyata di memilih foto ya, ahaha. Bingung karena hasilnya bagus semua.

Plus bagian mencetaknya juga ternyata gak sebentar sih. Rupanya si mbak-mbak penjaga ini memasukkan foto kami satu per satu gitu ke template foto strip-nya sebelum dicetak.

Mungkin ini ya yang bikin lebih lama dibanding fotobox biasanya.

Rencana awal kami sih tadinya mau langsung journaling ya selesai foto-foto. Tapi apa daya, ternyata fotonya membutuhkan waktu lama, jadi kami hanya cukup untuk foto dan makan siang saja, ahaha. Masih ada PR journaling bareng sih ini jadinya sama Ciwuls dan bubu Dita đŸ˜€

Bisa Karaoke dan Nonton Film Juga

Oiya, yang bikin Etive ini makin seru, ternyata bukan cuma soal foto-foto aja lho. Di lantai yang berbeda, ada juga ruang karaoke mini dan bioskop mini. Kami sempat mencicipi sedikit karaokenya sih, ihihi. Ruangan-ruangan ini juga bisa disewa dengan minimal waktu sekitar 1 jam.

Jadi kalau habis foto-foto masih kurang puas mau main bareng teman atau keluarga, bisa lanjut karaokean dulu, atau nonton film di bioskop mini-nya. Konsepnya yang serba mini dan personal ini bikin Etive jadi tempat yang pas buat ngumpul rame-rame tanpa harus pindah lokasi segala ya.

Studio Foto yang Cocok untuk Keluarga dan Juga Anak Muda

Dari pengalaman kami, menurutku Etive ini cocok banget buat berbagai kalangan sih.

Buat keluarga, foto studio-nya bisa jadi pilihan untuk dapat foto yang lebih rapi dan formal. Sementara fotobox dengan tema-tema unik bisa jadi cara seru untuk foto bareng anak-anak dengan suasana yang nggak kaku.

Buat anak muda atau sahabat-sahabat yang suka hunting spot foto estetik buat konten atau sekadar koleksi pribadi, tema-tema fotobox seperti lift, vintage, supermarket, dan fitting room ini juga bisa jadi referensi baru yang beda dari fotobox kebanyakan. Kualitas cetak fotonya pun cukup bagus deh.

Ditambah lagi dengan adanya karaoke mini dan bioskop mini, Etive ini jadi destinasi yang fleksibel. Bisa untuk acara kumpul keluarga, hangout bareng teman, sampai sekadar mau dapat foto kenangan yang lucu dan estetik.

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.