Traveling

Family Trip Bareng Keluarga Besar: Pilih Konvoi atau Sewa Bus, Ya?

Aku tuh pernah jalan-jalan ke Lombok bareng keluarga besar suami kan, dan sampai sekarang momen itu berkesan banget, terutama untuk anak-anak. Mereka sampai menagih untuk bisa ke Lombok lagi, ahaha.

Waktu itu kami sih sewa mobil biasa. Tapi kami jadinya harus konvoi 2 mobil. Padahal enak ya kalau pakai 1 kendaraan saja, misalnya pakai BigBird yang bisa mengangkut langsung belasan penumpang.

Terus juga, selain ke Lombok, kami juga pernah road trip sekitar Jawa Tengah. Sebetulnya ini karena momen pernikahan sepupunya suami, tapi berhubung udah kadung di sana, jadilah sekalian jalan dan keliling ke saudara-saudara gitu.

Seru banget deh kalau jalan-jalan bareng keluarga besar, entah keluarga besar suami maupun keluarga besar sendiri. Soalnya, anak-anak jadi bisa main sama sepupu-sepupunya, orangtua pun jadi happy karena semua anak dan cucu-cucunya bisa berkumpul.

Kami jadi bisa saling mengenal dan membangun empati serta pengertian kepada seluruh keluarga. Dalam satu hari perjalanan, kami bisa mendatangi tempat yang menjadi keinginan dari masing-masing anggota keluarga jadinya.

Misalnya, kami bisa memenuhi keinginan orangtua yang mau mampir ke pasar, kemudian kami juga bisa memenuhi keinginan aku atau adik yang lain untuk mengunjungi pabrik gula De Tjolomadoe. Atau lagi kami juga bisa memenuhi keinginan anak terakhir yang mau ke tempat kekinian.

Jadi gak ada yang saling berkorban dan kesal karena kami bisa berdiskusi dan saling mengerti kebutuhan masing-masing.

Pengen Banget Liburan Bareng Keluarga Besar Lagi

Setelah dua trip itu, jujur aku jadi kebayang-bayang terus pengen ngulang momen serupa sih. Soalnya, ada sesuatu yang beda banget rasanya kalau liburan rame-rame begini dibanding cuma sekeluarga kecil.

Anak-anak punya teman main sepanjang hari. Aku dan suami juga jadi bisa lebih santai karena ada banyak tangan yang bantu jagain anak-anak gantian.

Orangtua pun kelihatan lebih segar dan bahagia, soalnya bisa ngumpul sama semua anak-cucu sekaligus, momen yang biasanya cuma terjadi pas lebaran.

Tapi setiap kali mulai mikirin rencana liburan keluarga besar lagi, ada satu pertanyaan yang selalu muncul duluan sebelum mikirin destinasi atau itinerary, yaitu “ini enaknya konvoi pakai mobil masing-masing, atau sewa bus aja sekalian?”

Soalnya di dua perjalanan kemarin, kami kan konvoi tuh. Seru sih, jadi saling berkoordinasi, tapi kami tuh masih ngebayangin gimana kalau semuanya ngumpul dalam 1 kendaraan juga. Bakal lebih seru gitu, karena menikmati perjalanannya bersama.

Bis atau Konvoi?

Jadi gitu lah ya, pertanyaan awal setiap mau melakukan perjalanan keluarga besar tuh ya ini, enaknya pakai bis atau konvoi lagi

Kalau konvoi pakai mobil pribadi, mungkin terlihat menyenangkan setiap keluarga. Karena masing-masing keluarga bisa berangkat dan pulang sesuai jadwal sendiri. Tapi di sisi lain, jadwal berangkat dan pulang yang berbeda-beda ini terkadang bisa jadi masalah.

Rombongan jadi rawan terpisah di jalan, ada yang nyasar karena beda rute GPS, atau ada yang ketinggalan karena urusan anak-anak belum selesai. Semacam itu lah, jadi lebih sering dan lebih menghabiskan waktu di “tunggu-tungguan”nya, daripada di perjalanannya, haha.

Belum lagi kalau pas sampai di lokasi, parkirannya ternyata gak cukup buat 4-5 mobil sekaligus, kan bingung jadinya ya. Etapi berhubung keluarga suami memang cukup detail, biasanya masalah parkiran ini sudah ditanyakan sejak awal sebelum memutuskan lokasi sih.

Anw, beda lagi kan kalau sewa bus, semua orang otomatis berangkat dan sampai bersamaan. Gak ada drama “tunggu-tungguan”, gak ada yang nyasar, dan semua bisa ngobrol bareng sepanjang jalan, yang ini sebenarnya jadi bagian serunya sendiri seperti yang aku bilang tadi xp.

Tapi dengan begitu jadinya semua orang harus menyesuaikan satu jadwal yang sama dan budget tambahan harus dialokasikan untuk sewa kendaraannya sih.

Nah, dari pengalaman dan obrolan sama beberapa teman yang juga sering bikin family trip rombongan, sewa bus charter ternyata punya beberapa keunggulan yang worth dipertimbangkan deh, terutama kalau keluarganya cukup besar.

Keunggulan Sewa Bus Bigbird

Family trip di Bigbird

Salah satu opsi sewa bus yang aku temukan worth dicoba adalah Bigbird, layanan charter bus dari Bluebird Group.

Bigbird beroperasi di 7 kota besar, Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Bali, Yogyakarta, dan Palembang. Jadi kalau kita melakukan family trip berkisar di kota-kota ini atau sekitarnya, opsi ini cukup mudah diakses ya.

Salah satu hal yang bikin aku suka, armadanya beragam, mulai dari small bus seperti sewa Hiace (tipe Charlie), medium bus (tipe Bravo), sampai big bus (tipe Alpha), dengan pilihan regular maupun premium. Kalau keluarga mau yang lebih nyaman tanpa harus sewa yang kapasitasnya besar, opsi premium ini bisa dibilang cocok sebagai small luxury bus. Jadi bisa disesuaikan lagi sama jumlah rombongan dan budget keluarga.

Interior Bigbird

Semua tipe armada juga sudah dilengkapi driver profesional dari Bluebird Group, sound system, LED TV, dan fasilitas dasar lain seperti USB power outlet, medical kit dan wifi di unit tertentu.

Kalau pilih yang premium, fasilitasnya lebih lengkap lagi, ada toilet, bahkan minibar dan entertainment room di tipe big bus premium. Cocok banget buat bikin perjalanan jadi bagian dari keseruan liburan, bukan cuma sambil lalu aja gitu sebelum sampai tujuan.

Harga sewanya bervariasi tergantung tipe kapasitas dan durasi, mulai dari Rp900 ribuan sampai Rp1,7 jutaan untuk pemakaian dalam kota dengan minimum sewa 6 jam (kecuali Bali mulai 5 jam).

Harga ini sudah termasuk bensin dan pengemudi lho. Jadi bisa jadi patokan awal buat menghitung estimasi biaya, dibanding harus menjumlahkan BBM dan tol dari beberapa mobil sekaligus.

Tips Memilih Bus Charter

Sebelum langsung booking, ada beberapa hal yang aku selalu cek dulu kalau mau sewa bus. Ini penting banget, apalagi kalau yang ikut ada anak kecil dan lansia juga.

1. Cek Kondisi dan Usia Armada

Ini pelajaran yang aku pegang banget setelah salah satu pengalaman aku sendiri. Pernah suatu kali aku naik bus yang awalnya kelihatan oke-oke saja.

Tapi beberapa bulan kemudian, saat naik bus yang sama lagi, ternyata kondisinya sudah jauh berubah. Mulai dari toiletnya bau, layar TV-nya lepas dari dudukan, higga kursinya yang mulai “ndelesep” (apa ya bahasa Indonesianya?xp).

Dari situ aku jadi kepikiran, ternyata yang penting tuh bukan cuma “bus-nya bagus nggak waktu pertama coba.” Tapi apakah armada itu dirawat dan diperbarui secara konsisten dari waktu ke waktu.

Ini yang jadi salah satu nilai plus dari Bigbird. Armadanya direvitalisasi secara berkala setiap 6 tahun, jadi kondisinya lebih terjaga meski sudah dipakai berkali-kali.

2. Pastikan Driver-nya Profesional dan Bersertifikat

Driver yang baik bukan cuma yang tahu jalan. Mereka harus punya SIM B (khusus kendaraan besar), surat-surat perjalanan lengkap, dan sudah terlatih mengutamakan keselamatan penumpang.

Driver Bigbird semuanya driver profesional dari Bluebird Group yang sudah melalui proses seleksi dan pelatihan. Jadi bisa lebih tenang sepanjang perjalanan.

3. Sesuaikan Tipe Bus dengan Jumlah Rombongan

Jangan asal pilih bus besar kalau rombongannya kecil, atau sebaliknya. Jelas lah ya, ini demi kenyamanan semua penumpang nantinya.

Cek dulu kapasitas masing-masing tipe, biar semua muat dengan nyaman, tidak terlalu sempit atau malah terlalu lega sampai mubazir biayanya.

Di website-nya sendiri, sudah jelas ya informasi kapasitas setiap armadanya Bigbird ini. Informasi kapasitas bus Bigbird juga bisa dilihat di akun Instagram @bigbird.idn.

4. Cek Fasilitas yang Disediakan

Untuk perjalanan jauh, fasilitas seperti AC yang dingin, kursi nyaman, dan kapasitas bagasi yang cukup itu wajib. Kalau mau lebih nyaman lagi, bisa cek opsi premium yang biasanya sudah ada toilet, wifi, sampai entertainment system-nya.

5. Kemudahan Booking dan Customer Care

Pilih penyedia yang gampang dihubungi dan responsif, soalnya rencana bisa berubah kapan saja.

Bigbird bisa dipesan lewat WhatsApp Bluebird Group di +62 811 1794 1234 (nasional). Bisa juga lewat call center dan email sesuai kota.

Jadi, Pilih Bus atau Konvoi Itu Tergantung Kondisi Keluarga Masing-masing

Selesai Check In

Setelah beberapa kali family trip bersama keluarga besar gitu, aku jadi berpikir lagi. Memilih bus atau konvoi itu balik lagi ke kondisi keluarga masing-masing sih ya.

Kalau lebih terasa kebersamaannya, sewa bus charter jelas jadi pilihan yang jauh lebih nyaman. Semua berangkat dan sampai bersama, tidak ada drama koordinasi, dan perjalanannya sendiri bisa jadi bagian dari keseruan liburan.

Apalagi kalau yang ikut banyak, ada lansia, atau anak kecil yang butuh kenyamanan ekstra.

Tapi kalau memang mau menyetir sendiri, memilih konvoi pakai mobil pribadi juga tetap pilihan yang valid lah ya. Toh yang penting kan niat untuk kumpul bareng keluarganya, hehe.

Cuma memang perlu effort lebih buat koordinasi. Pastikan ada grup WhatsApp aktif, titik kumpul yang jelas, dan kesepakatan jam berangkat yang disiplin biar minim drama di jalan.

Buat aku sendiri, kalau destinasinya cukup jauh dan rombongannya besar seperti waktu ke Lombok atau road trip Jawa Tengah kemarin, sepertinya sewa bus jadi opsi yang lebih aku pertimbangkan untuk trip berikutnya. Tapi semua tetap tergantung budget dan kesepakatan keluarga sih.

Kalau kalian juga tertarik untuk mencoba sewa bus di liburan mendatang, reservasi bisa melalui Customer Care Bluebird Group via WhatsApp di +62 811-1794-1234 atau melalui call center di kota masing-masing. Untuk tahu nomor call center Bigbird di kota kita, bisa klik menu Contact Us di website www.bluebirdgroup.com

Semoga liburan keluarga besar kalian berikutnya lancar ya! 😊

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.