Kuliner

Anak-anak Makan di Gulai Tikungan? Memangnya Doyan?

Yuhuu, masih dalam rangka libur lebaran. Di libur lebaran kemarin kami menghabiskan waktu seharian untuk jalan-jalan di pusat Jakarta. Nah, makan malamnya kami putuskan untuk makan di Gulai Tikungan alias Gultik.

Soalnya gultik deket banget kan sama Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Tinggal jalan beberapa meter, sampai deh.

Tadinya taman literasi kami jadikan tujuan akhir wisata lebarann kemarin sih. Tapi karena mau makan malam, jadinya Gultik deh yang jadi tujuan akhir, haha.

Makan di Gulai Tikungan

Awalnya anak-anak, terutama Nawa sih (anak kedua), dia agak menolak gitu. Karena tempatnya kan memang di tikungan dan di trotoar yang lebar. Nah, dia kayanya merasa kurang nyaman sama tempatnya.

Tapi berhubung suami seneng banget ngajaknya, aku juga pengen anak-anak ngerasain juga, plus anak pertama yang juga bekerja sama dan mau-mau aja makan di sana (karena udah laper kayanya ya, ahaha), jadi kita kasih penjelasan deh ke anak kedua.

Akhirnya Nawa mau dengan syarat makannya disuapin, wkwkwk. Akhirnya suami deh yang nyuapin.

Terus, terus, anak-anak doyan gak nih sama gulai tikungan alias gultik?

Lokasi Gulai Tikungan

Tempat Makan Gulai Tikungan

Jadi sebetulnya Gulai Tikungan itu bukan spesifik nama sebuah restoran gitu ya. Melainkan nama lingkungan tempat makan yang menjual menu sama, yaitu gulai.

Sesuai nama tempatnya donk, “Gulai Tikungan”, hehehe.

Nah, dia letaknya ada di Blok M. Pokoknya kalau kita ke daerah Blok M, kita akan menemukan banyak sekali warung-warung tenda atau pinggir jalan yang menjajakan makanan ini.

Kami waktu itu memilih Gultik yang berada persis di tikungan Blok M Plaza.

Karena apa? Ya karena yang sudah aku bilang tadi, tempatnya tidak begitu jauh dari taman literasi Martha Christina Tiahahu, jadi jalannya gak terlalu capek.

Baca juga: Nanny’s Pavillon: Restoran Fancy yang Halal Dan Enak

Plus karena dekat Blok M Plaza, begitu selesai makan kami bisa masuk ke dalam Blom M Plaza untuk sholat sebelum pulang 🙂

Harga Gulai Tikungan

Harga sepiring Gulai ternyata murah banget, huhu. Cuma 10.000 aja lho ternyata!

Tapi memang porsinya kecil sih, bahkan anak-anak aja bisa makan 2 piring lebih.

1 Porsi gulai tikungan

Naia sih menghabiskan 2,5 piring Gultik. Kalau Nara, anak ketiga aku yang baru 4 tahun hanya menghabiskan 1,5 piring, hehe.

Sepiring Gultik ini berisi nasi dan gulai yang lengkap ada daging dan kuahnya. Dagingnya termasuk daging yang empuk gitu ya, jadi bisa banget dimakan oleh anak-anak.

Menu Pelengkap: Macam-macam Sate

Sate di gultik

Selain menu utama yang dikasih itu, kita juga disuguhi dengan pelengkapnya, berupa macam-macam sate yang bisa kita pilih sendiri.

Harga satenya pun standar, masih sesuai lah.

Per satu tusuk sate, harganya 5.000 rupiah. 

Total Harga Gultik yang Kami Pesan

Total porsi Gultik yang kami makan sekitar 8 piring, lalu ditambah 5 tusuk sate dan 1 botol teh botol. Jadi harga yang kami bayar sekitar 110.000 rupiah.

Lumayan murah lah ya itu untuk 8 piring mah xp

Anak-anak Doyan Gulai Tikungan?

Kami sih gak khawatir anak-anak gak suka, karena kami pikir mereka belum mencoba saja, hehe. Awalnya kami hanya pesan 3 piring. Soalnya belum tau porsinya sebanyak apa.

Begitu lihat ternyata porsinya sedikit, kami langsung berpikir kalau ini sih bakal nambah-nambah kayanya, ahaha.

Baca juga: Menu Favorit Mixue Apakah Disukai Anak-anak?

Bener aja, Nawa yang tadinya sempat menolak makan di sini, malah minta nambah tuh setelah habis satu piring disuapin papanya.

Nara yang asik makan sendiri, begitu lihat kakak-kakaknya pada nambah, mau minta nambah juga dia.

Jadi kami menambah 3 piring lagi deh. 1 untuk Nawa 1 untuk Naia berdua Nara, 1 lagi untuk papanya karena tadi dia belum makan, ihihi.

Anak-anak makan gultik

Tadinya Naia dan Nara dibagi dua dalam satu piring (piring yang kedua). Tapi rupanya Naia masih kurang juga, jadi dia nambah lagi deh 1 piring.

Waw, Alhamdulillah sih ini, sudah memasuki masa remaja, nafsu makannya bertambah banget.

Anak-anak tuh doyan karena dagingnya memang empuk, jadi anak-anak gak kesulitan untuk mengunyahnya.

Lumayan lah, yang awalnya kami hanya memesan 3 piring untuk semuanya, akhirnya malah jadi 8 piring.

8 piring gultik
Piringnya cuma 6, karena yang 2 cuma refill xp

Ini belum termasuk aku karena kebetulan waktu itu aku gak makan, soalnya perut terasa masih kenyang banget, huhu.

Kalau aku ikutan makan, bisa 10 piring kali ya? Ahaha.

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

1 Comment

  1. aku suka banget makan gultik, minimal nambah 3 porsi 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.