Traveling bersama anak itu memang harus pintar memanage waktu dan memperhatikan kebutuhan serta energinya anak-anak lho.
Kenapa aku bilang kayak gitu?
Coba deh, pernah gak kalian udah semangat-semangat ke suatu tempat dan mau banget bikin foto keluarga yang rapi, eh anaknya malah cranky karena ternyata sudah terlalu capek :’)

Kalau dibilang sayang udah jauh-jauh tapi gak dapet foto bagus, ya gak bisa juga menyalahkan anak kan ya? Ya mau gimana, lha emang dianya capek yakan.
Emang deh kalau mengajak 3 anak liburan itu seninya ada di manajemen stamina. Kalau baterai mereka masih full, diajak nanjak pun hayuk. Tapi kalau indikatornya udah merah alias lowbat, jangankan jalan jauh, kena angin dikit aja bisa drama.
Apalagi gaya liburan keluarga kami itu mencoba untuk realistis saja, bukan yang memaksakan logistik harus selalu seminimal mungkin atau serba murah, yang penting kewarasan orang tua dan kenyamanan anak-anak tetap terjaga.
Makanya, aku tuh gak pernah bisa tuh menjawab “liburan murah ke Bandung misalnya”, soalnya suami juga sudah memperingatkan, gak perlu cari yang paling murah, tapi yang penting untuk dipikirkan adalah kenyamanan kami berlima.
Anw, belajar dari pengalaman kemarin, aku mau share rekomendasi wisata alam di Lembang dan sekitarnya, tapi kita kategorikan berdasarkan “Level Baterai” anak-anak (dan emak bapaknya juga dong!), hehe. Penasaran gak?
Biar energi kita nggak habis gitu menghadapi anak dan menghadapi kelelahannya berjalan 😉
BATERAI 100% (Hijau Full): Waktunya Eksplorasi & Keluar Keringat!
Saat baru sampai di Bandung karena berangkat sejak pagi, atau saat keluar hotel dan habis sarapan, waktu-waktu tersebut adalah momen emas banget. Soalnya energi Naia, Nawa, dan Nara memang lagi meluap-luap dan antusias dengan tempat yang ingin didatangi.
Beberapa tempat yang cocok dikunjungi saat energi anak masih full kayak gitu tuh ada:
Lembang Park & Zoo

Tempat ini luas baanget! Anak-anak butuh stamina ekstra buat jalan keliling lihat berbagai macam binatang, mampir ke aviary, sampai nyobain kasih makan satwa.
Saking luasnya, di bagian depan tersedia e-bike gitu untuk disewa dan berkeliling selama di dalam ya. Kami berlima puas banget waktu berkunjung ke Lembang Park & Zoo ini karena memang walaupun tempatnya besar, tapi petunjuknya jelas, banyak tempat sampah, dan yang paling terpenting, tempatnya bersih!
Plus, yang paling berkesan adalah, mereka menyediakan banyak banget payung! Ternyata payung-payung ini memang sangat berguna banget lho. Soalnya waktu kami ke sana, di siang harinya turunlah hujan yang cukup deras.

Nah, para petugas sudah stand by saja tuh untuk memberikan payung kepada pengunjung yang terlihat kebasahan. Oke banget sih bagian payung ini tuh menurut aku. Terbukti kalau mereka memang sudah mengantisipasi cuaca yang sulit ditebak itu, dan bukti juga kalau mereka memang peduli dengan pengunjungnya.
Baca ulasan lengkapnya di Review Lembang Park & Zoo: Ternyata Bukan Sekedar Kebun Binatang Biasa! ya.
Noah’s Park
Kalau anak-anak butuh memacu adrenalin dan berani kotor-kotoran, main luge kart atau ATV di sini pas banget. Selain kedua permainan itu, di sini banyak tersedia permainan serupa yang memacu adrenalin ya, seperti flying fox dan juga gokart, atau permainan sederhana lainnya.
Kalian bisa melihat keseruan kami naik Luge Kart di Seseru itu Main Luge Kart di Noah’s Park! 😉
Dago Dream Park

Aku pikir tuh Dago Dream Park ini cuma untuk foto-foto estetik gitu lho. Tapi ternyata aktivitas yang bisa dilakukan di sini terhitung cukup banyak dan lengkap.
Plus, yap, tempatnya juga luas buanget, jadi memang betul membutuhkan energi anak yang masih full. Soalnya banyak permainan dan wahana yang bisa mereka mainkan juga di sini.
BATERAI 50% (Setengah) Butuh yang Santai, Adem, tapi Tetap Bergerak
Biasanya ini terjadi setelah jam makan siang. Anak-anak sudah mulai agak mellow, tapi belum mau tidur. Mereka juga sudah mulai maunya jalan santai atau duduk duduk saja. Jadinya kita butuh tempat yang adem, jalurnya bersahabat, tapi tetap ngasih stimulasi sensorik ya.
Orchid Forest Cikole

Tempat favorit aku banget ini. Udaranya yang dingin khas hutan pinus bikin anak-anak calm down. Jalur berjalannya juga enak (beberapa nyaman buat bawa stroller kalau kalian masih punya anak balita ya).
Anak-anak jadinya bisa jalan santai menyusuri Sky Bridge sambil menyentuh tekstur pohon pinus dan lihat anggrek. Mereka juga bisa sesekali main di halaman rumput atau tanah yang luas yang ada di beberapa bagian Orchid Forest ini.
Baca saja Bukan Cuma Lihat Anggrek, Ini 7+ Aktivitas Seru di Orchid Forest Cikole untuk Keluarga! untuk tau apa saja aktivitas yang bisa dilakukan di sana ya 😉
Dusun Bambu
Sebetulnya Dusun Bambu tuh termasuk one stop destination juga sih. Jadi memang banyak juga aktivitas yang bisa dilakukan di sana. Malah kita nggak perlu jalan jauh dari parkiran karena ada shuttle yang siap mengantar.
Tapi memang suasananya lebih tenang dan santai dibanding tempat wisata yang full untuk beraktivitas atau menyediakan aktivitas yang cukup menantang seperti Noah’s Park tadi.
Anak-anak bisa lari-lari kecil di area terbuka, sementara kita bisa duduk manis mengawasi sambil foto-foto estetik.
Atau, kita malah bisa menjadwalkan makan siang di sini karena memang terdapat berbagai pilihan kuliner juga di dalamnya ya. Setelah makan siang, lanjut bersantai deh sesorean sebelum kembali ke penginapan.
BATERAI 15% (Merah Lelah), Mode Bertahan Hidup & Recharge
Menjelang malam, baterai anak-anak sudah jauh berkurang banget nih, ahaha. Makanya aku sendiri sih jarang ya mengajak mereka ke tempat wisata malam-malam seperti ini. Paling waktu ke Fairy Garden saja untuk menonton kastil menyala (yang sekarang pertunjukan kastil menyala-nya resmi dihentikan, huhuhuhuhu).

Jadi memang ya kalau sudah mulai sore menjelang malam, kami gak terlalu memaksakan pergi ke tempat yang butuh effort fisik. Kalian bisa coba tempat-tempat ini saat energi anak sudah mulai habis:
The Lodge Maribaya
Seperti yang aku bilang ya, kalian bisa ke Fairy Garden terlebih dulu, baru bisa menginap di The Lodge Maribaya-nya. Jadi menghabiskan waktu untuk beraktivitas santai di Fairy Garden, lalu lanjut beristirahat di Maribaya.
Keesokan harinya baru deh menikmati alam Maribaya yang sejuk dan menenangkan.
Sari Ater

Selain Maribaya, pilihan penginapan lain yang bisa kalian coba adalah Sari Ater. Soalnya, kalau udara Lembang lagi dingin-dinginnya dan badan udah rontok, berendam air panas di Sari Ater udah paling bener deh menurut keyakinan aku mah.
Anak-anak yang tadinya rewel langsung anteng main air hangat, dan otot kita yang tegang abis nyetir atau jalan jauh langsung relax.
Berendam air panas ini juga bisa dilakukan malam atau pagi harinya begitu bangun sih, hehe.
Floating Market
Sebetulnya Floating Market ini terhitung luas juga. Tapi bisa banget kalau mau sekedar bersantai atau makan malam di sana. Karena namanya juga “floating market”, jadi daya tarik utamanya memang jajanan atau camilan yang dijajakkan dari atas perahu.
Setelah itu, kita bisa sekedar duduk duduk saja sambil menikmati pemandangan yang ada. Nikmat banget dan asik buat bersantai lah setelah seharian lelah main 😀
Intinya, liburan keluarga yang sukses itu bukan yang berhasil check-list 3 atau 4 tempat wisata sehari ya buat kami tuh. Tapi liburan di mana anak-anak bisa menikmatinya juga sehingga kita pulang membawa kenangan yang manis dan bisa selalu dibahas atau diingat oleh anak-anak.
Fokus aku dan suami adalah untuk membuat core memory indah yang banyak dan menancap dalam dengan traveling ini. 😉
