Kuliner

Review Ramen YA!, Mana yang Jadi Favorit Kami Ya?

Aku dan anak terakhir kami, Nara, suka sekali dengan mie atau ramen dan beberapa waktu ke belakang, kami cukup sering memilih Ramen YA! untuk makan siang kami saat sedang keluar.

Aku sih memang memilih yang hampir pasti bakal dimakan sampai habis sama anak-anak aja lah ya.

Nah, dari beberapa kali kami jalan keluar, kok ya cukup sering ketemu dengan Ramen YA! ini. Kayak tempatnya tuh ada di mana-mana gitu lho.

Ramen YA! Dmall Depok

Yaa mungkin cognitif bias juga sih ya. Karena anak-anak suka ramen, ya yang keliatan Ramen YA! aja, padahal tempat makan lainnya juga mungkin ada di mana-mana juga gitu.

Anw, sebetulnya sejak kunjungan pertama tersebut aku sudah mau menuliskannya di sini. Tapi seperti biasa, aku malah nulis yang lain dulu.

Jadinya ya baru sempat aku tulis sekarang. Lumayan sih jadinya, aku sudah ke beberapa lokasi gerainya yakan.

Jadi bisa cerita dari beberapa pengalaman dan jadi semakin yakin kalau Ramen YA! memang jadi ramen favorit anak-anak, ahaha.

Beberapa Lokasi Ramen YA!

Ternyata bener ya Ramen YA! ini memang sedang membuka gerai di banyak lokasi. Salah satunya di tempat yang paling sering aku kunjungi.

Plus rasa ramennya yang juga enak menurut aku, jadi pantas saja sih selalu terlihat ramai.

Ramen YA! DMall Depok

Lokasi yang pertama kali aku kunjungi adalah yang berada di DMall Depok. Gerai yang berlokasi di DMall ini berada di lantai Ground dan tidak jauh dari pintu masuk, baik pintu masuk Lobby maupun pintu samping.

Ramen YA! Dmall Depok

Kalau parkir mobil di halaman kiri kanan DMall, kita bisa langsung masuk melalui pintu samping kan. Nah, kalau masuk melalui pintu tersebut, kita akan langsung bisa melihat gerai Ramen YA! ini.

Tempatnya cukup besar dan terdiri dari 2 tempat terpisah. Dipisahkan oleh jalan kecil saja kok, jadi masih dalam satu area lah. Jalanan tersebut memang jalanan lalu lalang pengunjung soalnya.

Ramen YA! Margocity Depok

Gerai di Margocity ini juga lebih besar dibanding yang ada di DMall. Berada di lantai LG di area Food Street, sehingga kita cukup mudah menemukan tempatnya.

Ramen YA! Margocity

Terlebih lagi, lokasinya berada di ujung lorong area tersebut, jadi sudah terlihat sejak kita berbelok ke area Food Street-nya.

Ramen YA! Neo Soho

Menurut aku, Ramen YA! Neo Soho ini yang memiliki luas paling kecil dibanding gerai lainnya. Berada di lantai LG, satu lantai dengan Jakarta Aquarium, kita bisa langsung melihat tempatnya saat menuruni eskalator.

Ramen YA! Neo Soho

Di waktu makan siang, tempatnya cukup penuh sehingga kami harus waiting list terlebih dulu. Untungnya sih tidak terlalu lama yaa waktu tunggunyaa, hanya sekitar 10 menit saja.

Kalau bukan karena anak-anak yang mau ramen, mungkin aku juga gak mau waiting list sih, ihihi.

Ramen YA! Kuningan City

Nah, gerai Ramen YA! di Kuningan City lumayan besar dan berada di lantai Ground. Sama seperti Neo Soho, gerai di sini juga cukup ramai dikunjungi.

Ramen YA! Kuningan City

Saat kami ke sana di sekitar jam 13.00, masih terlihat banyak pengunjung yang menikmati makanannya.

Namun, cenderung lebih mudah untuk mendapatkan tempat sih. Kami juga langsung masuk dan memilih kursi dengan sofa agar cukup untuk berlima.

Tentu masih banyak gerai lainnya lah ya. Tapi yang pernah kami kunjungi ya keempat tempat itu deh. Sekarang lanjut ke menu yang menjadi favorit anak-anak yaa πŸ˜€

Ramen Favorit Anak-anak – Menu dan Harga Ramen YA!

Mau makan di gerai yang manapun, kayanya anak-anak bakal memilih menu yang sama sih, hahaha.

Biasanya aku pesan 3 untuk berempat. Aku, Naia, Nawa, dan Nara. Naia sih sudah bisa menghabiskan 1 mangkuk ramen sendiri, nah giliran aku dan kedua adiknya deh yang biasa sharing 2 bertiga, ihihi.

Ramen YA!

Maklum ya buk, biar gak mubazir, pesennya jangan banyak-banyak. Anak-anak gak habis kalau 1 mangkuk full soalnya πŸ˜€

Pilihan Mie di Ramen YA!

Setiap kali memesan, biasanya kita juga akan ditanya, mienya mau yang halus atau yang besar. Favorit kami ya tentu yang halus sih, hehehe.

Beneran lembut dan kecil-kecil, jadi makannya juga enak dan mudah.

Mie jenis yang kecil di Ramen YA!

Tapi menu dry ramen-nya sih gak tersedia dalam dua pilihan tersebut ya, hanya tersedia mie yang besar saja. Karena kalau mie halus dibuat dry ramen, bisa-bisa mienya malah hancur.

Legendary Chicken Ramen

Ini yang paling jadi favorit anak-anak sih. Kuahnya gurih dan tidak pedas. Biasanya Nawa dan Nara sharing menu yang ini.

Makan Ramen

Daging yang disajikan juga empuk, Nawa doyan sekali sampai mau nambah nambah katanya. Kayanya sih dia makannya lebih banyak dagingnya dibanding mie-nya ya, ahaha.

Gapapa lah, nambahin protein dalam masa pertumbuhan ya gak, ihihi.

Chicken Popcorn Ramen

Kalau menu Chicken Popcorn Ramen yang satu ini sih favorit kakaknya banget. Dengan potongan daging ayam yang digoreng kecil-kecil, Naia bisa nih menghabiskan satu mangkuk sendiri.

Malah biasanya ditambah dengan gyoza panggang lagi.

Memang yang satu itu sedang banyak makan, sepertinya dipengaruhi oleh masa remaja ya. Masa-masa nafsu makannya berubah jadi jauh lebih banyak dibanding masa kanak-kanak πŸ˜€

Oh iya, asiknya di sini, chicken popcornnya tuh bukan yang dicampur langsung di atas mangkuk, melainkan disajikan di piring kecil terpisah.

Jadi aman, gorengannya akan tetap garing sampai ramennya habis πŸ˜‰

Beef Spicy Ramen – Favorit Aku

Menu yang ini sih favorit aku ya, ihihi. Beef Spicy Ramen ini disajikan dengan pelengkap daging tipis di atasnya.

Menu Ramen di Ramen YA!

Eh tapi kalau lagi mau 2 bertiga sih bukan menu yang spicy yang aku pesan. Nanti setelah dibagi baru aku tambahkan bubuk cabai yang tersedia.

Harga Ramen YA!

Dari kesemua menu yang kami suka, harganya masih cukup bersahabat. Rentang harganya berkisar di 8 ribu untuk cemilan dan 30 – 50 ribu untuk ramennya.

Menu dan Harga Ramen YA!

Cukup sebanding dengan rasanya yang bisa dinikmati oleh anak-anak. Aku sih seneng banget ke sini karena anak-anak jadi makan banyak, ahaha.

Jadi kalau lagi pergi dan bingung makan di mana, yasudah belok ke Ramen YA! saja πŸ˜€

Kamu Suka Menu Apa di Ramen YA! ?

Nah, kalian sendiri apakah sudah mencoba? Apa sih menu favorit kalau makan di sini?

Sama gak nih sama menu favoritnya anak-anak?

Oiya, ada satu hal sih yang jadi catatan aku. Aku masih bingung, bedanya memesan ramen yang spicy dengan yang original tuh apa ya?

Beda harga sekitar 5 ribuan, tapi menurut aku mendingan original lalu ditambah bubuk cabai gak sih? Bisa hemat 5 ribu *dasar ibu-ibu, ahaha.

Anw, kalian bisa cek rekomendasi kuliner yang enak dinikmati bersama anak-anak lainnya di bagian kuliner ya ;)

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

3 Comments

  1. Ini berarti asli cabang dari RAMEN YA yang di jepang ya mba?

    Sama sih kita, sukaaa bgt ramen. Aku LBH suka ramen drpd udon. Beda Ama suami yg kebalikannya . Ramen menurutku lebih kaya rasa aja drpd udon.

    Cuma sayangnya kalo sedang di jepang, aku malah jarang makan ramen kecuali ada tulisan halal. Krn mostly ramen di sana kuahnya ttp aja dr rebusan tulang babi.

    Di jepang waktu itu kami makan ramen di beberapa tempat. Tapi ramen ya kami ga cobain. Soalnya adekku yg tinggal di osaka, ada pengalaman ga enak Ama ramen ya di sana. Jadi temennya adikku bawa bayi 7 bulan, dan mereka pesan ramen untuk masing2. Tapi si bayi disuapin bubur khususnya. Si owner ramen marah besar, sampe bentak2 Krn bawa makanan bayi tadi

    Maksudnya, utk hal begitu, ga usahlah sampai bentak. Kalo si bayi udh bisa makan ramen, dia juga pasti dibeliin ramen . Toh yg lainnya pada pesen ramen kok. Lah ini kan si bayi blm bisa makan selain bubur. Kasar banget attitudenya .

    Mungkin Krn terpengaruh Ama cerita adikku , akunya jadi serem mau ke ramen ya :p. Takut dibentak hahahaha

    Ntr deh cobain yg di JKT aja

    1. Oalah, sayang banget ya pengalamannya gak enak gitu, huhuhu. Bisa jadi mereka strict sama peraturan gak boleh bawa makanan dari luar, tapi gak gitu juga harusnya caranya ya πŸ™

  2. Ramen ya salah satu ramen fav aku soalnya harganya murah dan rasanya enak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.