Review Hotel

The Samirono, Serasa Menginap di Kos-kosan Estetik

Desember 2025 kemarin tuh aku dan suami ke Jogja buat ikut acara RHD Fest (Ruang Henti Digital), semacam festival SEO plus kopdar kecil-kecilan buat para pekerja dunia digital. Nah, kami menginap di hotel The Samirono ini yang lokasinya memang dekat dengan tempat acara.

Sebetulnya sih venue acaranya waktu itu di hotel juga, tapi yah saat kami mau booking sepertinya kamarnya sudah penuh di tanggal yang kami inginkan deh. Makanya kami mencari yang masih dekat degnan daerah tersebut, yaitu kawasan perkuliahan UGM.

Terus kok kepincut sama The Samirono karena dari fotonya terlihat legit dengan tarif per malamnya cukup terjangkau.

Buat aku ya, The Samirono tuh jadi semacam hidden gem gitu deh, karena lokasinya itu agak-agak masuk gang lagi namun dekat dengan jalan besar dan kampus besar.

Lokasi The Samirono

Aku gak terlalu paham Jogja ya karena jarang ke sana kan. Tapi lokasi The Samirono ini dekat sekali dengan kampus UGM lho.

Soalnya waktu perjalanan ke sana, kami melewati pintu depan UGM gitu kan. Nah, dari situ tuh sudah cukup dekat karena perjalanan cuma sekitar 5 menit saja. Memang agak masuk gang sih, tapi di dalam gang ini juga banyak sekali kos-kosan.

Bahkan kayanya memang banyak sekali orang yang salah duga ya. Soalnya waktu kami menuju hotel dan sudah masuk gang yang dimaksud, kami pun bertemu dengan bangunan yang cukup bagus dan sempat mengira bangunan tersebut ya si The Samirono ini.

Namun rupanya The Samirono ini ada di agak belakang lagi dari gedung yang kami maksud tersebut.Di situ aku sudah membatin sih, lagian bentuknya mirip banget dan estetik sih, kan jadi mengira itulah hotelnya ya.

Tapi lalu jadi penasaran juga gedung yang kami salah duga tersebut tuh gedung apa saja gitu.

Anw, alamat lengkapnya The Samirono ini ada di Jl. Bougenville No.30, Samirono, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281.

Kesan Pertama: Kosan Mewah yang Estetik

Pas pertama kali sampai di lokasinya, aku berpikir, “hoo, jadi lokasinya memang di tempat banyak kos-kosan gitu ya, okee.” Setelah suami selesai melakukan proses check in, kami lalu ke menuju kamar kami yang berada di lantai 1 (alias gak perlu naik-naik lift atau tangga).

Begitu memasuki lorong kamarnya, wah, first impressionnya beneran kayak kos-kosan mewah atau hotel mewah namun dengan kamar yang tidak begitu besar.

Lorong kamar The Samirono

Bangunannya dua lantai, tampilan luar simpel tapi estetik gitu, didominasi putih bersih dengan sentuhan kayu. Suasananya tenang banget, nggak ramai kayak hotel besar.

Mungkin karena memang lokasinya juga masuk lagi ke gang yang lebih kecil, sehingga suasananya memang suasana pemukiman penduduk yang tenang gitu sih ya.

Oiya, kesan mewah yang ditampilkan bukan hanya terlihat dari tampilan kamar dan bangunannya saja lho, tapi juga dari pemasangan smart door lock pada pintu depannya.

Smart door lock di The Samirono

Saat kami mau masuk, setelah check in gitu, si mbak resepsionisnya juga memberikan kode aksesnya ke kami.

Semoga saja kode akses ini selalu diganti begitu ada tamu baru sih ya, hehe.

Kamar dan Fasilitas

Masuk ke area kamar, vibe estetiknya masih terasa banget. Ruangannya compact, bersih, penataannya efisien, dan kasurnya juga nyaman buat istirahat. Pokoknya sesuai lah sama ekspektasi liburan berdua yang butuh kepraktisan.

Kamar The Samirono

Sayang aja nggak ada meja yang bisa digunakan untuk kerja dengan enak. Namun mereka punya halaman belakang yang bisa diakses dari pintu kaca sih.

TAPI pas aku menengok ke area kamar mandi, aku langsung tertawa dan baru menyadari sesuatu. Dalam kepala sudah berpikir, “Wah, untung banget nggak bawa anak-anak ini sih!”

Karena ternyata, dinding kamar mandinya itu pakai kaca transparan, guys! Masalahnya, kaca transparan ini nggak dilengkapi sama hordeng, roll up blind, atau penutup jenis apa pun. Jadi ya bener-bener tembus pandang dari area kasur. Buat kami yang nginepnya memang berdua aja sebagai suami istri sih, ini nggak masalah sama sekali ya. Malah bisa jadi seru, eh!

Tapi ya, ini jelas bukan tipe kamar yang cocok buat family trip lah ya. Kebayang kan repotnya kalau lagi mandi atau buang air terus anak-anak bisa nontonin dengan bebas dari luar? wkwkwk.

Jadi, ini warning penting banget buat kalian para orang tua yang mungkin lagi nyari penginapan di Jogja yaa. 😀

Jogging Pagi Melewati UGM

Keesokan paginya kami memang berencana mau lari pagi sekitar 5km saja (antara belum perlu yang jauh-jauh karena kami memang ada acara, sama aku yang belum kuat jauh-jauh, ihihi).

Malamnya kami merencanakan, lari pagi ini rutenya mau ke mana yang berujung di tempat makan enak xp

Setelah fix dengan rute jogging, ya kami lalu mengeksekusinya di pagi hari.

Nah, yang lucunya adalah, sepulang jogging ini aku baru menyadari kalau bangunan yang sempat kami kira sebagai The Samirono itu adalah bangunan kos-kosan perempuan.

Saking seringnya orang salah mengira gedung tersebut adalah The Samirono, aku baru engeh ada tulisan yang terpampang di pintu bagian depan yang menyebutkan kalau itu bukan The Samirono, ahaha.

Simple dan Strategis

Secara keseluruhan, pengalaman menginap dua malam di The Samirono ini cukup memuaskan buat kami. Desainnya cakep, lokasinya oke buat jalan pagi ke UGM, dan dekat dengan berbagai akses di tengah kota.

Aku sangat merekomendasikan The Samirono buat kalian yang lagi solo traveling, ada urusan business trip (seperti kami yang dateng ke acara SEO), atau memang lagi couple getaway bareng pasangan sah. Tapi, kalau kalian berniat bawa anak-anak, aku sarankan untuk skip dulu atau pastikan kalian menanyakan tipe kamar lain yang kamar mandinya lebih “ramah keluarga” ke pihak hotelnya.

Ada yang pernah nginep di The Samirono juga atau malah pernah nyasar ke bangunan sebelah?

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.