Traveling

2 Hari di Garut Bisa ke Mana Saja?

Sebetulnya sih niat awal kami ke Garut waktu itu mau selama 3 hari 2 malam ya, tapi karena kenyataan di lapangan kami baru “mendarat” di kota ini saat hari sudah gelap, jadi hitungannya lebih pas disebut 2 hari 2 malam saja.

Soalnya malam pertama itu juga murni kami habiskan hanya untuk menata koper dan merebahkan badan di Hotel Tirta Kencana setelah perjalanan dari Bandung yang lumayan panjang.

Bahkan malam ini juga jadi waktu untuk suami mengembalikan kondisi ban mobil yang sempat bocor sebelum sampai di hotel.

Hotel Tirta Kencana Garut

Selama 2 hari 2 malam di Garut dengan membawa serta 3 anak gini, kami ke mana saja donk? Apakah sudah aku rencanakan sejak awal?

Kalau dibilang aku sudah merencanakan sejak awal mau ke mana saja, bisa iya dan bisa enggak sih. Paling-paling aku hanya memikirkan wishlist tempat tanpa sempat membuat itinerary lengkapnya, jadi ada satu atau dua tempat yang lumayan impulsif kami datangi.

Jadi, jadi, 2 hari 2 malam di Garut bersama anak-anak ini kami ke mana saja? Yuk sini coba aku urutkan ya.

Hari Pertama: ATV di Balong dan Makan di Casacola

Hari pertama ini setelah malamnya baru sampai ya. Berhubung kami memang booking kamar yang sudah include breakfast, jadi kami menyempatkan diri untuk sarapan dulu. Pilihan makanannya nggak begitu banyak sih, menu sarapan sunda dan beberapa cereal serta roti.

Rasa makanannya juga bukan istimewa gimana menurutku, tapi pemandangannya itu lho. Jadi selain bisa mengisi perut, juga bisa memuaskan indera penglihatan kami juga.

Setelah energi terisi penuh, kami lanjut bermain ATV di Balong. Nah, ini nih satu agenda yang kami lakukan secara lumayan impulsif, karena baru diputuskan sejak malam kami tiba di Garut, hehehe.

Oh ya, sekadar update singkat buat kalian yang berencana ke sini ya, per bulan Mei 2026 ini rupanya penyewaan ATV di Balong sudah tidak beroperasi lho, huhu.

ATV di Garut

Tapi jangan khawatir, pengelola tetap menyediakan opsi jeep wisata yang nggak kalah seru kok.

Usai puas berkeliling dan menyempatkan foto-foto sebentar dengan latar pemandangan Balong yang asri, kami pun beranjak pergi dan melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.

Main ke Rumah Teman

Salah satu teman dekat kami sekarang tuh memutuskan untuk menetap di Garut karena memang ingin memberi manfaat di sana. Makanya suami sudah merencanakan untuk main ke rumahnya dari jauh-jauh hari, sekalian temu kangen, sekalian bertukar cerita lebih jauh.

Hal-hal kayak gini juga salah satu kebiasaan yang selalu berusaha kami selipkan saat sedang road trip atau traveling nih.

Suami memang senang ya ketemu banyak orang gitu. Jadi kami sekaligus memperlihatkan deh ke anak-anak.

Lewat momen silaturahmi di sela liburan, anak-anak secara langsung melihat dan belajar bagaimana kami menjaga hubungan baik dengan sahabat lama. 🙂

Nah saat hari sudah menjelang siang, kami memutuskan untuk lanjut makan siang di Casacola. Destinasi ini sih sudah aku masukkan dalam wishlist, namun masih mencari waktu yang pas.

Kebetulan dari rumah teman ini masih terhitung waktu makan siang, dan kebetulan juga rumahnya memang tidak begitu jauh dari Casacola ini. Jadi ya kami langsung gas saja deh ke sini ya, toh memang jadi salah satu tempat yang ingin kami kunjungi.

casacola Garut

Suasana di Casacola ini enak dan pas untuk istirahat sejenak deh. Soalnya dari tempat makan, kami juga (lagi-lagi) bisa melihat pemandangan gunung yang cantik. Walaupun rasa makanannya juga menurut aku belum ada yang istimewa, hehe.

Selanjutnya, rencana kami tuh sore itu anak-anak mau memuaskan hasrat main di waterpark Tirta Kencana. Tapi seperti yang sudah aku ceritakan di review Tirta Kencana Resort ini, waterpark-nya sore itu malah sedang dikuras.

Untunglah anak-anak gak lanjut bete ya, dan lumayan terbiasa dengan hal yang tak terduga seperti itu. Pihak Tirta Kencana pun juga sudah memperhitungkan tamu-tamu yang jadi tidak berkesempatan main di Waterparknya, jadi mereka mengallihkan kami untuk berenang di kolam renang villa hotel yang kebetulan kosong.

Alhamdulillah anak-anak tetap happy, yang penting buat mereka tetap bisa berenang gitu. Jadi syukurlah ya gak ada drama yang gimana-gimana 😀

Berenang di kolam private pool

Cuss yang mau ngintip baju renang muslimnya anak-anak, bisa lihat di sini ya.

Makan Malam di Seberang Hotel

Malam harinya, kami sudah agak mager ya untuk keluar makan malam, jadi berpikir yang simple saja tanpa harus pergi jauh dan tanpa mengeluarkan biaya yang besar lah gitu. Akhirnya kami putuskan untuk menyeberang ke warung makan di depan hotel saja dengan menu Indomie.

Kebetulan hari itu memang masuk jadwal makan Indomie buat anak-anak, hehe.

Ide untuk menyeberang saja ini sih sebetulnya ide suami. Soalnya saat kami makan malam di hari sebelumnya dari beranda kamar, kami melihat banyak warung makan berjejer di seberang hotel. Jadilah kepikiran untuk mencoba saja salah satunya.

Kebetulan banget anak-anak juga mudah dipuaskan. Semangkuk indomie saja sudah bikin mereka happy. Alhamdulillah jadi tidak perlu merogoh kocek lebih dalam untuk makan di restoran ya, ihihi.

Hari Kedua: Renang di Waterpark Tirta Kencana dan makan di Bumi Upi

Waterpark Tirta Kencana

Paginya, akhirnya janji main di waterpark utama Tirta Kencana akhirnya bisa tertunaikan juga. Sejak pagi, anak-anak sudah menagih untuk nyebur ke kolam air hangat yang kebetulan memang dibuka juga untuk pengunjung umum.

Di awal, aku ke kolam bersama anak-anak sendirian karena suami masih ingin di kamar. Jadi aku kebagian menjaga mereka sambil mengambil foto-foto sedikit.

Alhamdulillah banget sih anak ketiga juga sudah lumayan bisa “dilepas”, karena ada kolam yang memang untuk anak-anak setinggi mata kaki/betis saja. Jadi aku bisa tenang mengambil foto tempatnya. Begitu puas foto-foto, aku baru ganti baju dan ikut main di waterpark bersama anak-anak.

Baru kemudian suami menyusul dan ikut main juga bersama kami.

Tapi kemudian aku memutuskan untuk selesai duluan karena mau mencicil packing. Soalnya siang harinya kami harus segera check-out untuk perjalanan pulang.

Sebenarnya sih hari kedua ini kami punya rencana untuk mampir ke Kebun Mawar Situhapa. Lokasinya cantik dan sepertinya seru untuk jalan-jalan santai.

Namun kalau dihitung-hitung lagi, durasi waktu yang tersisa rasanya terlalu mepet. Ditambah lagi, anak-anak rupanya masih jauh lebih ingin berlama-lama main air di hotel ketimbang diajak jalan melihat hamparan bunga.

Akhirnya kami memilih untuk merelakan saja deh. Daripada memaksakan mampir ke Kebun Mawar tapi anak-anak malah kelelahan dan merengek karena terburu-buru yakan, lebih baik kami simpan saja Kebun Mawarnya untuk lain kali ke Garut lagi. 😀

Memang sih kami berusaha untuk memenuhi itinerary, tapi bukan berarti harus kaku pada jadwal banget gitu kalau aku. Jadi setiap kami traveling ya memang mesti fleksibel juga, tahu kapan harus meredam keinginan sendiri untuk kepentingan dan kenyamanan bersama, terutama sih kenyamanan anak-anak.

Soalnya salah satu tujuan kami traveling kan memang untuk menanamkan core memories untuk mereka, nah kalau mereka gak happy dalam prosesnya ya gimana mau jadi memori yang indah yakan 😀

Makan Siang di Bumi Upi Sebelum Menuju Depok

Bumi Upi

Setelah selesai check-out, kami nggak langsung bablas masuk tol. Berhubung waktu juga sudah agak siang, jadi kami memutuskan untuk memulai perjalanan dengan perut kenyang.

Kami putuskan untuk menutup liburan Garut ini dengan makan siang di Bumi Upi. Keputusan yang cukup memuaskan juga untuk aku, hehe.

Soalnya Bumi Upi ini jadi salah satu wishlist tempat yang ingin aku datangi juga kalau ke Garut, mungkin karena terpapar di sosial media dan jadi salah satu tempat yang cukup viral kali ya.

Begitu kami ke sana langsung, barulah aku paham kenapa Bumi Upi seterkenal itu. Selain karena tempatnya yang memang unik, nama-nama makanannya juga menarik, rasa makanannya memang enak dan harganya terjangkau.

Makanya bisa aku bilang, belum ke Garut kalau belum ke Bumi Upi ini, ihihi.

Begitu tenaga kembali terisi, barulah kami meluncur pulang.

Garut Bisa Jadi Pilihan Short Escape yang Menarik

Melihat kembali perjalanan singkat kami ini, aku merasa Garut ini bisa jadi destinasi yang pas buat short escape keluarga sih, terutama kalau sedang butuh suasana pegunungan dan udara sejuk tapi tidak ingin perjalanan yang terlalu menguras tenaga.

Aksesnya yang terbilang mudah, ditambah pilihan wisata yang bersahabat untuk anak-anak, bikin kota ini punya daya tarik tersendiri buat didatangi lagi.

Berfoto di Balong

Memang sih, liburan kali ini diwarnai beberapa hal-hal yang unexpected seperti ban bocor, kolam yang tiba-tiba dikuras, sampai batalnya kunjungan ke Kebun Mawar Situhapa. Tapi, seperti yang sering aku jadikan tanamkan di pikiran, justru di situlah letak seni traveling bareng anak-anak ya kan.

Jadi, kapan nih mau ke Garut bareng anak-anak?

Kalau kalian ingin melihat dan membaca pengalaman kami ke destinasi lainnya, bisa lihat di list traveling kami ini ya 😉

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

21 Comments

  1. Mang Duyeh says:

    Garut mah ga usah ditanya lagi, cocok banget sama lagunya
    “Garut kota intan pangirutan” membuat hati terpesona, dengan ke indahan alamnya, Garut meski jauh selalu membuat rindu.
    Meski lupa wajahnya, tapi selalu ingat manis senyuman Mojang garut yang semanis Dodol.
    ah denger garut bikin nostalgia, jadi pengen Mendaki lagi ke Cikuray

  2. Pokoke kalo baca cerita road trip keluarga mba Isti tuh always seruuuu
    anak2 kooperatif, dah pinter banget adaptasi ya mbaa.
    Aku blum pernah ke Garut nih, pan kapan deh, kalo adek2 ipar di BDG pada ngajakin ke sono… keknya aku sodorin tempat2 ini ajaaa

  3. Seru sekali acara liburannya di Garut selama 2 harin2 malam, mbak. Dan masih beruntung bisa min ATV di Balong ya, karena Mei 2026 tak beroperasi lagi. Senangnya juga bisa sempat ketemuan teman yang pastinya semakin mempererat silaturahmi. Dan keputusan yang tepat saat memutuaskan batal ke taman mawar agar ànak-anak lebih puas berenangnya. Soalnya anak-anak kalau sudah berenang pasyi seru dan bahagia.

  4. Aku juga bercita cita suatu saat punya mobil bisa traveling sama anak anak
    Setidaknya sebelum mereka benar-benar menjadi dewasa
    Ingin touring ke Sulawesi jadi anak anak bisa makin kenal kampung halaman ibunya
    Kalau di Garut, mungkin next karena Pulau Jawa tempat mereka lahir jadi insya Allah bisa kapan kapan
    Hmm… seru banget lihat anak anak renang
    Aur bahagia mereka keluar semua

  5. Asyiknya bisa menikmati berbagai lokasi destinasi populer yang ada di kota Garut. apalagi bersama keluarga dan anak-anak. pasti suka deh karena selain suhunya yang menyenangkan juga alam yang indah plus ada macam-macam kegiatan yang menarik dan yang pasti ada banyak pilihan kuliner yang sedap. Beneran destinasi impian

  6. mantap betul mbak, 2 hari berturut-turut melipir ke kolam renang ya, hihihi. Entah kenapa anak-anak tuh emang paling sukaaa kalo diajak berenang. Macem gak mau lepas dari air kalo dah nyebur, hihihi. Apalagi garut ya, kan airnya seger dan dingin.

    Dan setuju mbak, kadang kita gak perlu maksain itinerarity. Yang penting kan, dibawa happy. Daripada semua tujuan tercapai, tapi endingnya malah layu dan lunglai, hihihi

    Kapan2 mau ke garut juga ah, naik KA Cikuray

  7. Jd lebih mending ke bumi UPI drpd restoran yg pertama ya mba. Noted. Aku juga lebih memilih tempat makan yg rasanya dulu hrs enak, baru kemudian tempat. JD males juga kalau sekedar estetik doang tp rasa B aja.

    Ga sabaaaaar sept aku ke Garut Ama temen2. Plan 2 malam. Nah si kebun mawar udah kami masukin ITIN nih. Memang plannya cuma mau liat spot yg view cantik aja. JD ga terlalu mau ke tempat utk wahana 🤭.

    Cuma hotel doang kami belum putusin bakal stay di mana. Terlalu banyak yg cakep2 🤣. Yg penting view-nya madep gunung, biar kepala beneran fresh 🤭.

  8. Saya juga termasuk yang suka Garut. Pertama karena ada paman dari istri yang tinggal di sana yang bisa kita silaturahmiin, then dari Sukabumi ngebolang pake kereta ke Garut ternyata pas nyobain seru juga, dan terakhir sepakat sih kalau tempat wisatanya banyak pilihan dan banyak juga yang family friendly.
    Terakhir ke Garut itu ke Situ Bagendit. Banyak yang sudah berubah di sana. Makin bagus sih

  9. seru sekali pasti adem dan nyaman, jadi pengen liburan juga 😀

  10. Walopun 2 hari , bisa banget bikin happy yah. Emang seni traveling bareng anak-anak itu memang kuncinya di fleksibilitas. Daripada maksain itinerary ke Kebun Mawar tapi anak-anak rungsing, pilihan buat staycation dan puas-puasin berenang di Tirta Kencana udah paling top buat bikin core memories mereka.
    Aku jadi ngiler ngebayangin warung Indomie yang berderet rame itu. PAsti enaaaakkk… karena prinsipnya dimasakin jauh lebih sedap

  11. Liburan ke Garut kali ini terbilang menantang sekali ya Mbak. Salutnya Mbak dan suami calm aja ngadepinnya. Bahkan ngalami ban bocor pula, huhuhu.

    Tetapi, aku suka sama penginapannya. Dari namanya aja berasa estetik gitu yah. Alhamdulillah, anak-anak tetap enjoy dan happy.

    Nah, Alhamdulillah bisa ke Bumi Upi 🤩🤩🤩 ini salah satu wishlist ku kalau ke Garut. Udah aku cita-citakan mau pake kereta Panoramic kesana nya 😇
    Nah, kebun Mawar, semoga next trip kesampaian ya Mba.

    Garut beneran rekomen buat short escape seperti yang Mbak Isti utarakan. Makasih sudah berbagi cerita menarik dan bermanfaat ya. Happy travelling with family. Semoga kelak aku juga punya family 😇

  12. Fenni Bungsu says:

    Yaaah kok penyewaan ATV di Balong gak lanjut lagi, hix… Daku kan belum pernah naik huhu.
    Ada-ada itu kolam. Sempet² nya dikuras pas ada orang. Daku pernah sama kakak pas mau ke kolam renang, tapi petugasnya udahan ngurasnya, jadi istilahnya pengguna pertama gitu.
    Btw, daku do’akan semoga di lain kesempatan Mba Isti dan keluarga bisa lancar buat kunjungan ke Kebun Mawar Situhapa ya, aamiin.

  13. Ah seru banget liburan keluarganya mbak
    Memang kadang nggak perlu jauh jauh ya
    Yang dekat juga ada yang seru

  14. Liburan sederhana tapi tetap bikin lega semua. Perjalanan lancar, ga ada hambatan dan semua senang.

    Yg bikin gw iri, pemandangannya itu loh. Keren bgt kak Isti. Apalagi di bagian kolam renang Tirta Kencana. View di belakangnya lgsg gunung. Entah itu gunung apa yak. Syahdu bgt. Tau aja nih spot terbaiknya.

    Walau kafenya ga istimewa tapi minimal bs mengganjal perut yg udh meronta. Bikin perut kenyang shg bs menjalani aktivitas lain yg ckp padat meski singkat di Garut.

    Dan kerennya lg, tetep nyempetin ke rumah teman di sana loh. Perjalanan yg sangat bermakna.

  15. Nah Garut nih salah satu kota yang ingin aku kunjungi lagi. Dulu banget sekitar tahun 2017 pernah ke sana tapi nggak menginap. Penginnya kalau ke sana lagi nginap barang sehari atau dua hari. Nah, tempat-tempat di atas bisa nih jadi referensi. Tapi kayanya dari sekian tempat, yang paling berkesan Bumi Upi ya. Catet dulu deh. Biar kalau beneran jadi ke Garut nggak kelupaan 😁

    Terus waterpark dengan air panas itu kayanya juga jadi ciri khas wisata di Garut ya. Wajib banget ke sana kalau main ke Garut.

  16. Puas banget nih mbak Isti eksplore Garut nya. Eksplore hotel maksimal, main ke temoat wisata keburu, silaturahmi ke teman juga done. Makan enak di temoat makan rekomended juga kesampaian. Traveling yang sangat seruuu🤩

  17. Wah jarang banget nih aku baca destinasi wisata di Garut. Biasanya kalau daerah jawa barat ada aja ya tempat wisata alamnya yang menarik untuk dikunjungi.

  18. Seru banget baca ceritanya, dan saya setuju banget sama prinsipnya, kalau traveling bawa anak itu emang kuncinya harus fleksibel. Apalagi traveling bawa 3 anak emang luar biasa, karena pasukan saya juga tiga jadi bisa membayangkan keseruannya he…he…Jujur saya itu kalau mendengar kata “Garut” yang pertama kali terlintas dalam ingatan adalah “Dodol Garut” karena memang belum pernah ke sana secara langsung, jadi tidak [unya bayangan tempat-tempat yang menarik. Sepertinya next saya harus sering googling tempat-tempat yang menarik di louar sana he..he…. Sehat selalu buat mba sekeluarga, ditunggu cerita jalan-jalan berikutnya ya.

  19. Jadi bisa berenang dua kali nih, yang pertama pemanasan di pool, baru esoknya nyemplung waterpark ya hehe.
    Aku belum pernah samsek ke Garut, belakangan kota ini lagi heits ya, apalagi setelah ada kereta yang langsung dari Jakarta ke sana, kek makin mudah dijangkau.
    Untuk tempat makan ada Casacola dan Bumi Upi. Inget2 dulu nama rumah makannya haha.
    Owh ternyata ada kebun mawar juga? Kenapa tu kok nggak jadi ke sana? Karena mefet waktunya?
    Berarti garut tu masuknya wilayah dataran tinggi ya? Soalnya mawar bisa tumbuh bagus di sana?
    Travelingan emang suka gitu yaa, kalau bawa anak2 keknya nggak terlalu stick ke itinerary, santuy aja yang penting semua enjoy no drama anak kecapekan hihihi 😀

  20. Sepakat mbak, itulah sneinya travelling, ga semuanya esuai rencan, eh tapi itu kan seninya hidup juga kan
    Ah ta mengapa ban bocor atau kolam dikuras, masih bisa makan di bumi upi dan menikmati wisata lainnya kan.
    btw cara kita menghadapi kendala ini juga akan direkam kiddos lho, penglaman jalan-jalnnya pun akan terekam hingga mereka dewasa

  21. Garut emang seseru itu! Keliatan banget liburannya santai tapi tetap berkesan.
    Setuju sama bagian gak maksa itinerary, jadi benar-benar ngikutin mood dan kondisi, apalagi bawa anak-anak ya mbak. Justru yang kayak gini biasanya malah jadi core memory. Garut nih emang cocok banget buat short escape keluarga 👍

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.