Traveling

Apa yang Harus Disiapkan untuk Pergi ke China? Ini Panduan Lengkapnya

China selalu punya cara sendiri untuk bikin orang penasaran. Mau lihat gedung pencakar langit di Shanghai, menikmati suasana kota tua di Beijing, atau mencari pemandangan alam di Zhangjiajie, pilihannya hampir nggak ada habisnya.

Tapi, sebelum berangkat, ada beberapa hal yang sebaiknya sudah kamu siapkan dari Indonesia. Liburan ke China memang nggak sesederhana pergi ke negara tetangga. Sistem pembayaran, akses internet, sampai beberapa aplikasi yang biasa kita pakai sehari-hari bisa terasa berbeda.

Nah, kalau kamu sudah mulai merencanakan perjalanan ke sana, penting untuk tahu apa yang harus disiapkan ketika pergi ke China. Jangan sampai baru kepikiran setelah mendarat. Yuk, cek satu per satu persiapan yang sebaiknya sudah beres sebelum berangkat!

Urus Paspor dan Visa dari Jauh Hari

Sebelum sibuk menyusun itinerary, pastikan dulu dokumen perjalanan sudah aman. Untuk pemegang paspor biasa Indonesia, perjalanan ke China daratan masih memerlukan visa. Masa berlaku paspor juga perlu diperhatikan karena pihak China menyarankan paspor dengan masa berlaku setidaknya enam bulan.

Proses pengajuan visa sekarang sudah bisa dimulai secara online. Kamu perlu mengisi formulir dan mengunggah dokumen melalui situs Chinese Visa Application Service Center. Setelah lolos pemeriksaan awal, barulah dokumen dan paspor dibawa ke pusat layanan sesuai prosedur yang berlaku.

Dokumen pendukung seperti reservasi penerbangan dan hotel juga sebaiknya sudah disiapkan. Simpan salinannya di ponsel dan bawa beberapa dokumen penting dalam bentuk fisik. Kalau ada perubahan aturan atau persyaratan, cek lagi informasi terbaru sebelum mengajukan visa.

Jadi, urusan dokumen ini jangan dikerjakan mepet. Salah satu bagian penting dari apa yang harus disiapkan untuk pergi ke China justru adalah memastikan semuanya sudah beres sebelum koper masuk bagasi.

Siapkan Alipay atau WeChat Pay

Nah, ini salah satu hal yang cukup berbeda kalau kamu baru pertama kali ke China. Pembayaran digital sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat di sana. Mulai dari restoran, toko, sampai pedagang kecil bisa menggunakan pembayaran melalui kode QR.

Karena itu, sebaiknya kamu sudah punya Alipay atau WeChat Pay sebelum berangkat. Keduanya dapat digunakan wisatawan asing dengan kartu pembayaran internasional yang didukung. Proses verifikasi sebaiknya dilakukan saat masih di Indonesia supaya nggak panik ketika sudah sampai tujuan.

Tetap bawa uang tunai secukupnya sebagai cadangan. Bukan berarti semua transaksi pasti membutuhkan uang cash, tetapi punya sedikit yuan di dompet tetap berguna kalau sewaktu-waktu ada kendala dengan aplikasi atau kartu.

Oh iya, jangan lupa cek kembali kartu yang kamu hubungkan ke aplikasi. Lebih baik masalah pembayaran ketahuan sekarang daripada saat sudah berdiri di depan kasir sambil bingung mau bayar pakai apa.

Jangan Lupa Siapkan Internet

Ini juga nggak kalah penting. Beberapa aplikasi dan layanan internet yang biasa digunakan di Indonesia memang tidak bisa diakses secara bebas dari China. Google, WhatsApp, Instagram, dan beberapa layanan lainnya termasuk yang perlu kamu perhatikan sebelum berangkat.

Kalau nggak mau ribet mencari Wi-Fi setiap kali membutuhkan internet, kamu bisa menyiapkan paket roaming internasional atau travel eSIM yang memang mendukung penggunaan di China. Pastikan dulu layanan yang dipilih bisa mengakses aplikasi yang kamu perlukan.

Kenapa harus disiapkan dari Indonesia? Karena begitu tiba di bandara, internet sudah langsung dibutuhkan. Mulai dari membuka peta, menghubungi hotel, sampai mencari informasi transportasi.

Jangan lupa juga mengunduh dokumen penting secara offline. Tiket, reservasi hotel, alamat penginapan, dan informasi penerbangan sebaiknya tetap bisa dibuka tanpa koneksi internet. Jadi, kalau tiba-tiba sinyal bermasalah, kamu nggak langsung panik.

Download Aplikasi untuk Navigasi dan Terjemahan

Kalau biasanya mengandalkan Google Maps saat traveling, kamu mungkin perlu menyiapkan alternatif ketika pergi ke China. Aplikasi seperti Amap dan Baidu Maps banyak digunakan untuk mencari lokasi, rute, serta informasi transportasi.

Memang, tampilan aplikasi tersebut bisa terasa asing karena sebagian besar menggunakan bahasa Mandarin. Tapi setelah dicoba beberapa kali, fitur dasarnya cukup mudah dipahami. Kamu juga bisa menyimpan nama hotel atau destinasi dalam huruf Mandarin untuk memudahkan saat mencari lokasi.

Persoalan bahasa juga perlu dipikirkan. Di beberapa tempat, terutama kawasan yang tidak terlalu turistik, kemampuan bahasa Inggris bisa cukup terbatas.

Karena itu, aplikasi penerjemah sebaiknya sudah terpasang. Kalau tersedia, unduh juga paket bahasa offline. Fitur kamera untuk menerjemahkan tulisan bisa sangat membantu saat membaca menu, papan informasi, atau petunjuk jalan.

Cek Cuaca Kota yang Akan Dikunjungi

China itu luas banget. Jadi, jangan menyamakan cuaca Beijing dengan Guangzhou atau Shanghai.

Kalau kamu berencana mengunjungi beberapa kota sekaligus, cek prakiraan cuaca masing-masing kota. Perbedaan suhu bisa cukup terasa, terutama ketika perjalanan dilakukan pada musim dingin atau musim panas.

Informasi ini nantinya akan menentukan isi koper. Pergi saat musim dingin tentu membutuhkan pakaian berlapis dan jaket yang cukup hangat. Sementara itu, perjalanan pada musim panas mungkin justru membuat pakaian ringan dan perlindungan dari matahari lebih penting.

Sepatu nyaman juga jangan sampai ketinggalan. Apalagi kalau itinerary kamu cukup padat. Destinasi wisata di China bisa berukuran sangat luas, dan berjalan kaki cukup jauh dalam satu hari bukan hal yang aneh.

Obat-obatan pribadi pun sebaiknya dibawa dari rumah. Simpan dalam kemasan aslinya dan sesuaikan dengan kebutuhan selama perjalanan. Dengan begitu, kamu nggak perlu repot mencari obat tertentu setelah sampai di sana.

Pesan Tiket Kereta Antar Kota Lebih Awal

Punya rencana mengunjungi lebih dari satu kota? Kereta cepat bisa jadi salah satu pilihan transportasi yang menarik untuk dipertimbangkan.

Jaringan kereta cepat China menghubungkan banyak kota besar. Waktu tempuhnya juga cukup efisien untuk perjalanan antarkota. Jadi, kamu nggak harus selalu kembali ke bandara setiap kali ingin berpindah destinasi.

Kalau sudah tahu rutenya, jangan terlalu lama menunda pembelian tiket. Apalagi untuk perjalanan pada periode ramai. Cek jadwal, stasiun keberangkatan, dan stasiun tujuan dengan teliti karena satu kota bisa memiliki lebih dari satu stasiun.

Untuk penumpang asing, paspor digunakan dalam proses pembelian dan perjalanan kereta. Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan paspor yang akan digunakan saat bepergian.

Satu hal lagi, datang ke stasiun lebih awal. Stasiunnya bisa besar dan cukup ramai, jadi kamu mungkin membutuhkan waktu untuk mencari pintu masuk, pemeriksaan keamanan, sampai peron keberangkatan. Lebih baik punya waktu cadangan daripada harus lari-larian mengejar kereta.

Sudah Siap Berangkat? Jangan Lupa Persiapkan Penerbangannya!

Nah, setelah urusan visa, internet, pembayaran, sampai transportasi selesai, tinggal satu hal lagi yang nggak kalah penting, yaitu perjalanan menuju China. Penerbangan dari Indonesia ke China bisa memakan waktu beberapa jam, tergantung kota tujuan dan rute yang dipilih. Kalau setelah mendarat kamu masih harus lanjut menjelajahi kota, tentu lebih enak kalau kondisi badan tetap fit.

Karena itu, pilihan penerbangan juga layak masuk dalam daftar apa yang harus disiapkan untuk pergi ke China. Kamu bisa mempertimbangkan durasi perjalanan, jadwal keberangkatan, pilihan transit, hingga fasilitas yang tersedia selama penerbangan. Untuk perjalanan yang cukup panjang, kursi yang nyaman, pilihan hiburan, dan makanan selama penerbangan tentu bisa membuat waktu di pesawat terasa lebih menyenangkan.

Jadi, sebelum hari keberangkatan tiba, pastikan semua persiapan sudah beres. Mulai dari dokumen, koneksi internet, pembayaran, sampai barang bawaan. Kalau sudah siap, kamu bisa mulai mencari tiket pesawat ke China dan menentukan penerbangan yang paling sesuai dengan rencana perjalananmu.

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.