“Kalau udah gak sekolah, ke museum buat apa sih?”, tanya seorang driver ojeg saat aku mau berkunjung ke salah satu museum di Jakarta. Entah ya, buat aku museum itu menarik karena banyak banget pengetahuan baru yang bisa kita dapatkan di sana.
Makanya, aku sama suami juga lumayan antusias kalau mengajak anak-anak ke museum. Istilahnya, di museum tuh bisa jalan santai sambil anak-anak belajar banyak hal baru.

Walaupun kami gak sesering itu juga yaa ke museum, tapi lumayan lah ya, hehe. Nih, aku list aja yaa museum-museum yang menurut aku bisa menarik banget buat anak-anak yang ada di Jakarta dan sekitarnya.
Museum Nasional
Belum lama ini kami memang berkunjung ke Museum Nasional Indonesia untuk mengikuti tur dari @jktgoodguide. Selain mengikuti tur tersebut, aku juga mengajak anak-anak untuk masuk ke ruang imersifA-nya, jadi anak-anak juga mendapat experience yang menyenangkan di sana.

Memang ya, ruang imersifA itu adalah salah satu hal yang menarik pengunjung. Selain itu, ada Paras Nusantara juga yang bikin pengunjung jadi penasaran wajahnya cocok atau enggak nih dengan kesukuan yang dilukis oleh Raden Pirngadie.
Terlebih lagi, jembatan antar bangunan satu dan lainnya sekarang dibuat sangat megah dan modern. Jadi makin menambah ketertarikan pengunjung deh.
Jujur aja, aku suka sih dengan konsep barunya. Dengan banyaknya pengunjung kayak gitu, setidaknya mereka juga terpapar dengan berbagai macam koleksi bersejarah yang ada di dalamnya.
Lebih enak sih kalau pakai guide yaa, jadi kita bisa dijelaskan juga koleksi-koleksi yang ada di dalam Museum Nasional ini.

Baca pengalaman kami ke Museum Nasional Indonesia di sini ya: Mengajak Anak ke Museum Nasional di Libur Sekolah.
Harga Tiket Museum Nasional Indonesia
Harga tiket masuk: Dewasa domestik sebesar Rp25.000, anak-anak domestik Rp15.000, dan turis asing: Rp25.000–50.000
Ruang ImersifA: Rp35.000 per orang (harus beli online untuk memilih jam masuk sesuai jadwal)
Jam operasional Museum Nasional Indonesia:
- Selasa–Kamis: 08.00–16.00 WIB
- Jumat–Minggu: 08.00–20.00 WIB
- Tutup setiap Senin dan hari libur nasional
Museum Fatahillah
Kalau yang ini, termasuk yang mudah dijangkau dengan KRL. Berhubung kami rumahnya di Depok, jadi tinggal naik kereta sampai akhir di stasiun Kota, lalu jalan kaki sedikit.
Pernah sih weekend pagi kami ke sini sekedar untuk berwisata di kota Tua-nya. Tapi, untuk masuk museumnya sendiri aku pernah ke sini bersama ibu-ibu @momsvideomaker. Kebetulan di hari tersebut anak aku juga study tour ke sini, hehe.

Museum ini menarik untuk anak-anak karena mereka jadi bisa melihat replika peninggalan masa Tarumanegara dan Pajajaran, perabotan antik dari abad ke-17 hingga ke-19, keramik, gerabah, serta peta dan dokumen sejarah tentang Batavia.
Lapangan depannya itu lho yang iconic banget, karena sangat luas dan biasa dijadikan tempat wisata juga, wisata murah meriah 😀
Museum Wayang
Kami pernah ke sini sudah lama banget sih, sudah beberapa tahun lalu, bangunannya juga belum sebaru sekarang. Makanya Museum Wayang ini jadi wishlist juga untuk didatangi sesegera mungkin, karena baru banget buka lagi setelah direnovasi 😀
Ternyata sekarang memang zamannya ruang imersifA, gak ketinggalan juga di Museum Wayang ini, makanya aku jadi penasaran, ihihi.
Selain ada hal menarik seperti imersifA dan pergelaran wayang. Pengen banget anak-anak juga mengenal pertunjukan wayang gini lebih sering deh.
Harga tiket masuk Museum Wayangnya seharga Rp10.000 untuk Selasa-Jumat, Rp15.000 untuk weekend. Untuk wisatawan mancanegara sih Rp50.000 yaa 🙂
Museum Bahari
Sekitar tahun lalu, saat menginap di hotel Mercure Batavia, kami bisa diantar untuk ke Museum Bahari ini. Menariknya untuk anak-anak adalah mereka bisa melihat banyak sekali jejak perahu atau kapal-kapal besar yang dulu digunakan oleh negara.
Mereka juga bisa melihat sejarah dari kebaharian Indonesia, juga sejarah kota Batavia atau Jakarta sebelum menjadi seperti sekarang.

Oiya, di sini juga terlihat kalau bangunan museumnya dulu sebetulnya digunakan sebagai gudang rempah. Terdapat satu ruangan yang menampilkan berbagai macam rempah yang bisa disentuh dan dirasakan langsung oleh pengunjung.
Harga tiket masuk Museum Bahari:
- Dewasa: Rp5.000
- Pelajar/Mahasiswa: Rp3.000
- Anak-anak: Rp2.000
Museum Seni Rupa dan Keramik
Masih di daerah Kota sana ya ini ya. Di sini hal menarik yang bisa dilakukan anak-anak adalah mengikuti workshop gerabah.
Jadi anak-anak bisa diajak untuk membuat keramik dari tanah liat dengan tarif sekitar Rp50.000.
Kalau harga tiket masuknya sendiri sih hanya sekitar Rp10.000 pada hari Selasa hingga Jumat, dan Rp15.000 pada hari Sabtu dan Minggu. Anak-anak, pelajar, dan mahasiswa dikenakan tarif Rp5.000 setiap harinya. Sedangkan harga tiket untuk wisatawan mancanegara sebesar Rp50.000.
Museum Bank Indonesia
Aku pernah juga mengajak anak-anak ke museum ini beberapa tahun lalu. Menarik banget karena anak-anak jadi tau perkembangan uang di Indonesia.
Mereka jadi tau kalau nilai uang makin lama makin naik, dahulu mungkin ada 25 perak, tapi sekarang paling kecil 100 rupiah, itu juga tidak bisa terpakai satuan biasanya.
Dulu 10 ribu rupiah sudah terhitung besar, sekarang sih 10 juta baru besar xp Aku jadi bisa mengenalkan inflasi tipis-tipis sih di museum ini.
Museum Fauna Komodo

Lanjut deh ke museum yang juga diperbarui beberapa waktu ini. Aku senang bisa mengajak anak-anak ke sini untuk melihat jadi sebagus apa museum Komodo ini.
Lokasinya sih berada di dalam Taman Mini Indonesia Indah yaa. Jadi kalau masuk ke sini, beli tiketnya double, beli tiket masuk TMII dan tiket masuk museum Komodo.
Museum ini sebetulnya sekarang bisa juga dikenal sebagai “Taman Reptil”, sehingga tidak hanya komodo saja yang ada di dalamnya, melainkan reptil-reptil lain.

Harga tiket masuk Museum Komodo ini Rp45.000 untuk weekdays dan Rp55.000 di weekend dan hari libur. Kalau ditambah harga tiket masuk TMII sebesar Rp25.000, kalian jadi harus menyiapkan Rp70.000 untuk masuk ke sini di hari biasa ya.
Tersedia tiket bundling (tiket masuk TMII + museum Komodo sekaligus) seharga Rp62.500 pada weekdays, dan 72.500 pada weekend atau hari libur nasional ya.
Kalian bisa membaca pengalaman kami mengunjungi Museum Komodo lebih lengkapnya di Melihat Komodo dari Dekat di Museum Komodo Jagat Satwa Nusantara TMII.
Museum Transportasi
Salah satu museum lain yang berada di dalam kawasan TMII nih, yaitu museum Transportasi. Lagi-lagi, aku pernah mengajak anak ke sini beberapa tahun lalu, jadi dalam waktu dekat ini belum berkunjung lagi.

Pengen sih kapan-kapan aku mengajak anak-anak ke sini lagi untuk mengenalkan ke mereka mengenai perkembangan transportasi Indonesia.
Museum Lain di TMII

Masih banyak lagi sebetulnya museum yang ada di TMII, kayanya bakal aku jadikan satu postingan lain deh.
Tapi bener, kalian kalau ke TMII, bisa banget memilih museum mana yang mau kalian kunjungi. Karena beneran banyak dan gak cukup hanya dalam sehari saja untuk ke semua museumnya.
Ya kami saja ke museum Komodo 1 hari dan ke area lainnya di hari yang lain kan. Jadi TMII ini memang untuk dikunjungi berkali-kali yaa 😀
Museum Layang-layang
Salah satu museum yang berkesan banget buat aku. Karena aku pernah ke sini bersama 2 anak saja (karena memang belum ada yang ketiga, ahaha) dan pengalamannya menyenangkan banget.
Kami diterima dengan ramah dan dilayani, bahkan dipandu dengan sangat baik. Aku pun mengajak anak-anak untuk ikut membuat layang-layang di sana untuk bisa dibawa pulang.


Setelah anak-anak mewarnai layang-layang yang dibikin, mereka bahkan sempat memainkannya sebentar. Barulah kami pulang bertepatan dengan jam makan siang, jadi kami mencari tempat makan.
Harga tiket masuknya terjangkau banget sih, sekarang sudah Rp25.000 per orang.
Holeo Golf & Art Museum
Holeo ini aku masukkan karena memang judulnya “Art museum”. Namun sebetulnya memang merupakan gabungan dari put put golf dan juga art museum.
Bangunannya terdiri dari 2 lantai soalnya, lantai pertama untuk golf (yang ternyata disukai sama anak-anak aku), lantai kedua untuk art museum.


Nah, di art museumnya itu anak-anak juga bisa membuat tote bag atau melukis di canvas yang hasilnya bisa dibawa pulang.
Awalnya aku pikir anak-anak gak bakal suka sama golf ini, tapi ternyata kami malah seharian di sini, ahaha.
Lokasinya berada di dalam kompleks perumahan gitu ya, dan memang bentuknya juga seperti rumah besar yang disulap menjadi tempat aktivitas gini.
Cerita lengkapnya bisa juga kalian baca di Holeo Golf & Museum Tempat Bersantai dan Beraktivitas Bersama Keluarga.
Museum Satwa Animalium BRIN
Baru deh berikutnya kita ke arah Selatan dan berlokasi di Cibinong (masih sekitar Jakarta coret lah ya, ihihi).
Pengalaman berkunjung ke Animalium BRIN ini juga sangat menyenangkan buat kami. Soalnya pas banget dengan event family gathering TK anak aku yang terakhir.

Soalnya yang dibikin happy bukan cuma anak-anak aja yang bisa melihat berbagai replika binatang serta binatangnya langsung. Tapi juga orangtuanya yang bisa bermain games di ruangan yang tersedia untuk disewakan.
Konsepnya museum ini adalah terdiri dari beberapa ruangan yang dibagi berdasarkan klasifikasinya, aves, reptil, dlsb. Setiap klasifikasi terdiri dari 2 ruangan, ruang eksibisi (yaitu ruang yang menampilkan pengetahuan mengenai klasifikasi hewan tersebut) dan ruang kandang beberapa hewan dari jenisnya.


Bener bisa memberi pengetahuan mengenai hewan yang banyak sih buat anak-anak. Jadi selain menyenangkan, museum ini juga edukatif banget. Baca lebih detail aja di Keseruan Family Gathering TK di Animalium BRIN.
Yuk Ajak Anak ke Museum!
Yak, itu dia museum-museum yang menurut aku cukup seru untuk dikunjungi bersama anak-anak yaa.
Pengen banget gitu ya di liburan kapan bener-bener keliling museum. Mungkin akhir tahun ah rencanakan wisata museum di liburan sekolah mereka, ihihi.
Yuk kalian juga, ajak anak-anak ke museum yang seru-seru ini yuk. Anak bakal senang karena selain edukatif, mereka juga bisa bonding sama orangtuanya kalau kita yang mengajak mereka ke museum 😉

Dari semua yang pernah kukunjungi cuma satu, haha
Begitu banyaknya museum dan cuma satu yang pernah tuh rasanya pengen mbolang lagi
Apalagi aku suka masuk museum karena lihat sesuatu yang kadang belum pernah sekali pun bahkan ada sejarahnya
Hmm… next kalau diajak ke Jakarta sama Om akan saya coba diskusikan agar dianter ke museum yang ada di artikel ini
Enaknya di Jakarta tuh yaa, pilihan museumnya ada banyaaaak banget. Bahkan saking banyaknya, sampe bisa dibikin listing begini. beda jauh ama bekasi, yang museumnya bener-bener bisa dihitung pake jari. Bahkan mueum catur yang waktu itu aku bahas aja ya, banyaaak banget yg belom tau, wkwkwk.
Aku malah heran, sama orang-orang yang menganggap museum itu tempat untuk orang kolot. Padahal, justru museum itu kan jendela waktu ya. Membuat kita bisa mengunjungi dan memaknai sejarah masa lampau.
Insya Allah ntar anakku 4 tahun, udah bisa sering diajak ke museum, hihihi. Membiasakan museum date sejak dini.
Menyediakan waktu mengajak anak ke museum itu menurutku harta tak ternilai. Karena kehidupan akan berlangsung berawal bagaimana kehidupan bernafas sebelumnya. Anak-anak bisa mengetahui tentang lalu dari jejak yang di tinggal dalam museum.
Ternyata banyak juga museumnya kalau di list. Belum semua aku kunjungi tapi sebagian besar sudah dan aku selalu suka dengan sesuatu tentang lalu. List ini bisa jadi rekomen buat kawan-kawanku yang punya anak.
Terima kasih Isti sudah menjadi Ibu yang mengabadikan semua kisah perjalanan, bermanfaat banget buat para Ibu dan tentunya kelak juga anak-anak akan merasa beruntung di perkenalkan banyak tempat.
Lhhhooo ada juga ya museum layang-layang. Unikkk. Saya belum pernah denger ada museum ini mbak Is.. 🤗
Sekarang tuh museum jadi salah satu spot yang cukup banyak digemari. Selain sekarang beberapa museum tuh punya agenda yang menarik wisatawan, juga skg tuh museum banyak² yang merapikan bangunannya. Jadi bener² cantik dan menarik.
Beda pas zamanku kerja jadi pemandu museum dulu, semua serba bosan dan kurang gaya.
Serius aku jd tertarik ke museum layang² lho. Menarik banget. ❣️❣️
Beberapa sudah pernah berkunjung ke museum di atas bersama anak-anak sekolah waktu outing class. Dulu jalannya ke daerah Kota Tua, jadi yang dikunjunginya museum sekitar sana kaya museum keramik, museum Bank Indonesia, terus kita ke daerah timur juga waktu itu, ke museum pengkhianatan PKI di daerah Lubang Buaya.
Next kayanya pengen ngajak anak-anak ke museum-museum di Taman Mini, di sana lumayan banyak dan beragam juga, ya pilihan museum nya
Wiiiiih si Abang gojek ga paham serunya museum apaaa. Akh aja usia segini masih sukaaa main ke museum. Inikan cara terasyik utk belajar sejarah.
Untungnya anak2 Krn dibiasain tiap traveling ada mampir ke museum, mereka JD seneng mba. Cuma aku hrs akui, museum di JKT blm banyak yg aku visit. Trakhir itu museum jend Nasution.
Sebenernya spesifik museum yg aku suka, yg punya latar belakang ngeri, bloody history. Makanya yg aku visit museum jend Nasution, Krn pernah ada kejadian berdarah di sana kan.
Target2 museum yg aku HARUS datangin pun kayak Museum Bom atom Hiroshima, museum atom Nagasaki, killing field Pnom Penh, museum Sept 11 di New York, Museum Negara Auschwitz-Birkenau dj Polandia, museum pembantaian di Armenia.
Beberapa udah aku visit, tinggal yg Polandia dan Armenia belum.
Sementara museum2 yg mba tulis di atas, sayangnya aku blm ada visit 1 pun, 😅😅. Bukan ga menarik, tp genrenya aja beda dengan yg aku incer 🤭🤭😁.
Eh tapi ga menutup kemungkinan kok aku bakal kesana Ama anak2.
Itu tuuuh museum yg bisa bikin keramik aku mauuuuuuu 😍😍😍😍😄. Penasaran ih, mudah atau ga sih bikin keramik pake alatnya 🤭.
Dan salut tiket masuk ke museum2 di atas, murah bangetttttt ya mbaaa, kecuali yg TMII. Tp itupun worth it Krn luas ya aja gede segituuuu 😍😍.
Walah, aku malah ngeri banget kalau ke museum yang bloody history gitu. Kayak bawaannya horor aja, huhuhu. Pernah ke museum Dirgantara di Jogja aja aku ngeri di beberapa bagian mbak. Tapi berhubung perginya rame-rame, ya jadi mendingan lah.
Tapi museum Peranakan di Singapura tuh aku bisa sendirian, soalnya gak mengerikan dan pengemasannya gemes, hehe.
Aku juga belum pernah ke museum keramik dan emang kepengen bangeett. Waktu nginep di sekitar sana, aku hampir mau ke museum keramik juga, tapi pas nanya sama penjaga museumnya lewat WA, mereka lagi renovasi gitu, jadi tutup, huhu sad. Tapi sebulan kemudian udah selesai donk, ahaha. Emang belum rejeki aja ke sana. Next-nya ah 😀
Ternyata banyak ya museum di Jakarta dan sekitarnya. Yang baru banget tahu setelah baca ini tuh Holeo Golf & Art Museum, Museum Layang-layang sama Museum Fauna Komodo. Kalau lainnya sudah pernah dengar walaupun belum pernah berkunjung. Aku panasaran sama Museum Layang-layang itu sih. Kayanya menarik.
Di Bandung juga banyam Museum, tapi malah belum pernah ngajak anak-anak berkunjung. Karena selama ini kesannya jadul banget. Yang baru-baru direnovasi itu Museum Geologi. Kalau aku pernah berkunjung ke beberapa sebelum punya anak.
Dan lain-lainnya kni di TMII memang beraneka ragam ya mbak museum yang bisa didatangi. Asik-asik semua juga, terlebih gak yang serem alias gelap gitu. Karena penataannya juga udah rapi.
Eh iya, bisa juga mampir ke gedung arsip nasional. Eh tapi itu gak masuk musejn sih ya hehe. Karena itu tempat yang asik juga buat tambah pengetahuan
Beruntungnya Jakarta punya banyak musium keren dan nyaman untuk dikunjungi. Saya paling penasaran sama ruang imersifA di Museum Nasional dan workshop gerabah di Museum Seni Rupa. Kayaknya asyik banget bisa bonding bareng anak sambil melatih kreativitas mereka di sana.
Teferensi lengkap beserta harganya bakalan sangat membantu buat orang tua yang ingin liburan edukatif tapi tetap santai. Ditunggu cerita eksplorasi museum selanjutnya, Mbak!
Jakarta dan sekitarnya emang banyak banget museum yang oke ya mbak. Aku belum kesampaian nih ke Museum Nasional. Baru ke Galeri Nasional doang hehehe. Entah kenapa belum ada momen pas buat ke Munas. Padahal sangat oke after renovasi ya?
Museum Wayang dan museum layang-layang kata aku sih oke sekali. Sama ada di Bekasi Museum Catur.
Jelajah museum pas ramadan kayak sekarang seru juga ya, semacam ngabuburit sambil menimba ilmu. Makasih mbak sudah di kasih inget terkait banyaknya museum yang rekomen. Aku share ke sodara yang punya anak. Mana tau mereka mau tour ke museum.
Huaa, jadi kangen ke Taman Mini, satu tempat tapi banyak museum yang bisa dikunjungi.
Dulu, waktu anak-anak masih SD, pasti ada field trip ke museum. Tapi di Jogja enggak banyak museum seperti Jakarta. Beruntung bangetlah warga Jakarta bisa wisata museum setiap bulan 🙂
Paling seneng emang sih jalan-jalan ke Museum itu, kita dapat informasi dan pengetahuan tentang banyak hal. Dari semua list yang ada , saya udah pernah ke Museum Fatahillah. Sekalian jalan-jalan ke kota tua saat itu. Di TMII juga ternyata ada beberapa museum yang bisa dikunjungi yaa, tidak hanya satu. Saya mau rekomendasikan nih destinasi wisata museum ini ke temen-temen yang masih punya anak kecil, biar kalau liburan isi waktunya jangan ke Mall terus jalan-jalannya ke Museum aja, seru dan banyak ilmu baru….
Banyak juga museum ramah anak buat dikunjungi di Jakarta ya Mba, saya hanya famliar dengan beberapa museum aja. Baru tahu ada museum layang-layang nih, anakku di rumah punya banyak layangan, kayanya dia bakalan seneng banget diajak liat berbagai layang-layang di museum ini
Saya termasuk yang suka ke museum Mbak Isti. Karena benar saat ke museum, tidak hanya melihat benda-benda bersejarah, tapi juga jadi tahu ceritanya sehingga menambah pengetahuan juga. Terakhir saya sengaja ke Rangkasbitung ke Museum Multatuli. Sebelumnya saya ke Bale Panyawagan di Purwakarta. Saya paling suka kota Tua Jakarta karena sekali jalan, banyak Museum yang bisa dikunjungi. Tiketnya juga sangat terjangkau.
Padahal salah satu privilige tinggal di Jakarta (coret juga termasuk) adalah banyak banget museum yang bisa dikunjungi yaa.
jadi keinget di Surabaya dulu tu ada museum namanya Museum Mpu Tantular. Hingga tahun ke berapa gitu mereka menempati salah satu gedung cagar budaya yang lokasinya strategis di tengah kota. Eh lha kok tahun berapa gitu dipindah ke gedung baru di Sidoarjo yang kyknya mengurangi vibes saklarnya museum deh *imho.
Makanya suka kalau museum2 tu ada di bangunan2 lama juga, vibesnya lebih menarik menurutku.
Anak2 keknya baru ke museum yang deket karet apa tu ya Museum Tekstil sama yang di area Kota Tua aja.
Dari dulu belum ke Museum Nasional, nyesel deh, mana tarifnya denger2 dah naik. Moga nanti habis lebaran bisa ngajakin ke sana 😀
Kalau di TMII duluuu banget pernah saat bocil tapi ya mana inget mereka haha.
BTW udah pernah nyoba ke Museum Multatuli di Rangkasbitung belum? Itu juga bagus buat edukasi anak2. Di sampingnya ada perpustakaan daerah juga. Naik KRL seru lho 😀
Waktu kecil anak-anakku happy banget kalau ke museum sampai sekarang juga excited kalau diajak ke museum apa pun padahal temannya pada bosan kalau ada kunjungan museum pas studi tour hihi.. nggak seru katanya…
Di jakarta banyak banget ya museumnya. Aku baru pernah ke museum yang ada di monas sama ke galeri nasional gitu. Jujur aku sendiri juga penggemar wisata museum sayangnya di kotaku museumnya dikit dan nggak banyak koleksi yang menarik
Pilihannya banyak banget ya ternyata museum di Jakarta Mba.. Asli sering banget bingung kalau main ke Jakarta tapi tujuannya yang wisata edukasi anak. Karena belum apa-apa udah linglung duluan karena panas (ini lebay sih, wkwk).. Tapi ternyata pilihannya sebanyak ini, dari yang sejarah di Museum Nasional, sejarah Batavia di Museum Fatahillah, sampai yang unik kayak Museum Layang-layang atau melihat komodo di Museum Fauna Komodo di TMII. Seru pasti kalau ajak anak ke museum, jadi bisa jalan-jalan mereka juga belajar tentang sejarah, seni, hewan, sampai hand on kerajinan keramik langsung.
Cukup banyak museum di jekardah ya sampai ada museum layang-layang juga. Belum pernah tahunada museum layang-layang ini.
Banyak hal yang bisa dipelajari di museum selain menambah wawasan seolah-olah juga menambah pengalaman. Makanya sayanpun juga suka ngajak kiddosmke museum, sayangnya kalau di Surabaya banyak museum yang tutup di hari Minggu
Wah, banyak juga ya museum di Jakarta
Semuanya bagus bagus dengan suasana modern
Anak anak pasti betah diajak kesini ya
Museum nggak lagi kuno dan suram
Aku pas di Jakarta cuma pernah mampir ke Museum Nasional saja belum sempat ke museum lainnya