Traveling

Bikin Trip ke Jepang Jadi Lebih Gampang Dengan Dokter Travelling: Professional Travel Consultant yang Sangat Efisien

Merencanakan traveling ke Jepang bisa jadi pengalaman yang overwhelming gak sih? Terutama bagi first-timer kayak kami gini, apalagi sambil ngajak anak-anak pula yakan. Dari booking tiket ke Jepang, nyusun itinerary yang efisien, sampai mikirin sistem transportasinya.

Semuanya beneran butuh dipikirkan secara matang dan riset yang mendalam, dan kebayang waktunya gak sedikit ya. 

Kuil Shinto di Jepang

Kalau seperti ini, bisa banget mempertimbangkan bantuan travel consultant profesional sih. Kayanya bakal banyak mempersingkat waktu dan perjalanan impian ke Negeri Sakura bisa jauh lebih mudah dan menyenangkan.

Tantangan Umum Saat Merencanakan Perjalanan ke Jepang

Penginapan Jepang

Banyak traveler yang merasa kewalahan saat pertama kali merencanakan travelling Jepang karena bahasa yang berbeda, budaya yang unik, dan sistem transportasi yang rumit. Memang sih tour guide Jepang bisa membantu selama di sana, tapi gimana dengan tahap perencanaan sebelum berangkat?

Di sinilah peran travel consultant menjadi sangat krusial untuk membantu menyusun rencana perjalanan yang matang.

Apa Itu Dokter Travelling dan Kenapa Kita Membutuhkannya?

Dokter Travelling adalah profesional travel consultant yang bekerja seperti “dokter” untuk perjalanan kita, mendiagnosis kebutuhan, memberikan solusi tepat, dan memastikan setiap aspek berjalan lancar.

Beda ya dengan travel agent konvensional yang hanya jual paket tour, layanan dokter travelling ini sudah lengkap banget karena mencakup konsultasi mendalam tentang destinasi terbaik, penyusunan itinerary Jepang detail, rekomendasi akomodasi sesuai budget, tips transportasi lokal, hingga JR Pass

Keuntungan Menggunakan Dokter Travelling untuk Perjalanan Ke Jepang

Hemat Waktu dan Tenaga

Riset sendiri untuk travelling ke Jepang bisa menghabiskan puluhan jam. Dengan travel consultant, kita cukup sharing preferensi dan budget, lalu mereka yang akan menyusun rencana lengkap. Terus nanti tinggal review dan approve deh, saving waktu berminggu-minggu untuk hal lain yang lebih penting ya.

Itinerary yang Efisien dan Realistic

Banyak traveler yang terlalu ambisius memasukkan terlalu banyak destinasi dalam waktu singkat. Tapi travel consultant berpengalaman tuh bakal tahu persis berapa lama waktu yang dibutuhkan di setiap tempat, rute transportasi paling efisien, dan kapan waktu terbaik mengunjungi attraction tertentu untuk menghindari crowd.

Insider Tips dan Hidden Gems

Mereka punya akses ke informasi yang tidak mudah ditemukan di Google, seperti restoran lokal favorit, spot foto Instagramable yang belum mainstream, atau event seasonal yang happening. Pengalaman langsung mereka di Jepang bisa memberikan value yang jauh lebih besar dibanding riset sendiri.

Budget Planning yang Akurat

Travel consultant membantu kita menghitung budget realistis untuk tiket ke Jepang, akomodasi, transportasi, makan, dan activities. Mereka juga tahu trik-trik hemat seperti kapan sebaiknya booking untuk dapat harga terbaik atau alternatif murah untuk pengalaman serupa.

Persiapan Teknis Sebelum Berangkat

Travel consultant juga bisa mengingatkan traveler seperti kita gini untuk melakukan persiapan yang diperlukan. Biasanya persiapan teknis kayak gini yang sungguh sangat penting sekali dipikirkan dan dipersiapkan dengan matang.

Dokumen Penting

Pastikan paspor kita valid minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan ya. Nah, untuk turis Indonesia, kunjungan singkat ke Jepang bebas visa hingga 15 hari, tapi tetap siapkan bukti tiket pulang dan bukti akomodasi untuk imigrasi.

Print semua konfirmasi booking hotel, tiket kereta, dan voucher atraksi sebagai backup jika smartphone kehabisan baterai.

Konektivitas Internet

Salah satu hal yang sering terlupakan saat merencanakan perjalanan ke Jepang adalah konektivitas internet untuk navigasi, translate bahasa, booking online, atau sharing momen di social media.

Daripada ribet cari WiFi publik atau beli SIM card lokal di airport, gunakan eSIM travel yang langsung ready saat mendarat tanpa ganti kartu fisik, punya daily Unlimited (FUP reset tiap hari) atau Big Data (kuota besar tanpa batas harian) dengan harga kompetitif, jadi kita bisa browsing tanpa worry soal roaming charges.

Pakaian dan Perlengkapan

Sesuaikan pakaian dengan musim kunjungan, winter (Desember-Februari) butuh coat tebal dan thermal wear, spring/autumn cukup jaket ringan, summer bawa pakaian breathable dan sunscreen.

Jangan lupa sepatu walking yang nyaman karena di Jepang kita akan banyak jalan kaki. Bawa tas lipat ekstra juga untuk belanja oleh-oleh dan power bank karena kita akan sering pakai smartphone untuk navigasi dan foto.

Mulai Wujudkan Japan Trip Impian!

Aku tuh kebayang rumit dan melelahkannya liburan jauh gini, terutama ke Jepang. Tapi kalau pakai travel consultant profesional dengan konsep Dokter Traveling gini sepertinya oke juga ya karena bisa mengubah proses perencanaan yang stressful jadi lebih enjoyable gitu.

Mereka bisa membantu menghindari rookie mistakes, mengoptimalkan budget dan waktu, serta memastikan setiap momen perjalann jadi memorable. 

Coba deh kalian pertimbangkan juga. Jadi daripada riset sendiri dan planning sendiri tapi di sana ada aja dramanya, emang lebih baik pakai travel consultant profesional kan? 😀

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

22 Comments

  1. Kalo dulu kami ke Jepang backpackeran mba karena cuma berdua saja dan spt biasa suamiku yg selalu ngurusin akomodasi dan transportasi karena jujur aku tu buta arah gak bisa lgsg belajar tranportasi umu apalagi di tempat baru krn disana kami bener2 mengandalanka tranportasi umum kayak mrt dan bus
    Tapi kalo rombongan banyak dan ada anak kecil mungkin aka lebih nyaman klo kita oake travel agent yaa jadi semua sudah pasti tertata jd liburan akan lbh santai

    1. Kalau berdua suami, mungkin kami juga pilih backpackeran sih mbak, karena lebih leluasa dan bebas serta jadi memuaskan rasa petualang aja gitu ya. Nah, kalau bawa anak-anak, apalagi anak 3 kayaknya emang lebih cocok pakai travel agent gini ya, supaya kita bisa tenang dan dipilihkan itinerary terbaik sesuai usia anak juga. Betul, ujungnya, liburan bisa lebih tertata dan jadi lebih santai.

  2. Saya pun jika ada kesempatan untuk traveling keluarga ke Jepang sepertinya better pake travel consultant, secara bawa keluarga dengan 4 anak dan masih buta dengan area Jepang akan beresiko sekali sepertinya. Kalau pakai travel consultant pastinya akan terbantu sekali, khususnya masalah itinerary untuk kita yang pemula

  3. Saya baru tahu ada Dokter Traveling, Mbak. Dan ini sangat… Sangat membantu kita saat akan traveling terutama di Jepang ya. Bagaimana Dokter Traveling bisa menganalisis kendala apa kita sebelum traveling, lalu memberikan solusi seusia sikon kita. Termasuk hitungan bajet yang nantinya disesuaikan dengan destinasi tujuan wisata kita di negara tersebut. Dokter Traveling membuat urusan traveling jadi cepat, mudah dan menyenangkan

  4. Udah layanan komplit ya kak ke dokter traveling gini. Cocok bgt yg introvert, ga suka tanya ke org bnyk ttg pengalaman liburan ke Jepang.

    Ke travel consultant gini emg lbh praktis. Bs minta rekomendasi destinasi, tempat makan halal kalo muslim, hotel, telekomunikasi (baru tahu ga usah beli SIMcard lokal, kyknya mahal deh ya) hingga transportasi ke sana.

  5. Menarik sekali ini soal dokter travel consultan ini.

    Aku menyoroti soa Insider Tips dan Hidden Gems dan Budget Planning yang Akurat, penjelasannya mengingatkan saat masa-masa traveling. Benar kalau tidak semua informasi ada di google, karena itu aku lebih senang mendapat refrensi orang lokal dan mereka lebih jauh tahu bagaimana mengatur dan mengarahkan, supaya bisa menikmati lebih nyaman.

    Begitu juga soal budget, karena mengetahui detail tempat dan kebutuhan jadi harga yang sebenarnya di butuhkan juga lebih jelas, jadi lebih akurat. Apalagi kalau soal di luar negeri ya dan Jepang khususnya, kalau dengan keluarga dan anak-anak, jasa ini bisa dipakai. Lebih pratis.

  6. Fenni Bungsu says:

    Asik juga ini pas punya keinginan untuk traveling, bisa konsultasi lebih dulu, agar perjalanan yang dilakukan lebih bermakna dan paham juga mau jalannya itu ke mana aja. Gak bingung lagi, karena diberi arahan itinerary yang bagusnya ya. Bisa nih memanfaatkan dokter travelling

  7. buat yang belum pernah ke luar negeri kayaknya bisa juga ya menggunakan jasa travel consultant ini biar bisa merencanakan perjalanannya dengan lebih efisien dan tidak asal dalam memilih tempat yang ingin dikunjungi

  8. Bagus banget apalagi bagi yang pertama kali ke luar negeri / Jepang. Konsultasi ke dokter traveling dan disediakan itinerary sesuai dengan kebutuhan. BTW untuk bayar jasanya berapa ya? penasaran nih.

  9. Jepang tuh udah masuk travelistku sebelum covid mbak. Sampe searching travel consultan juga.. Sayangnya, pas tahun 2019 tuh Jepang tutup gerbang akhirnya kami batal ke sana. Hiks..

    Dari beberapa travel konsultan tuh sebagian menawarkan nggak juga itinerary-nya aja bahkan ada yg nawarin bikin visanya sekalian dan si kostumer tinggal terima beres. Cuma ya, resiko feenya juga membengkak. Hehehe..

    Tapi dengan adanya konsutan traveling gini, jadi memudahkan okloen buat tahu anggaran dan tempat realistis yang bisa dikunjungi. Dan ini sangat ngebantu banget buat pemula yg jalan²nya sambil bawa toodler.. 😁

    1. Nah iya, sangat membantu ya pakai travel consultant gini, apalagi buat pemula yang bawa anak kicik. Biar ngurang-ngurangin repot lah ya, hihihi.
      Tapi betul, memang ada harga ada rupa, haha. Kalau mau yang nyaman banget emang harus mengeluarkan biaya agak lebih gede lagi ya xp

  10. Menarik nih ada dokter travelling. Menyusun rencana liburan itu memang cukup memakan waktu. Apalagi kalau ke negara semacam Jepang. Saya pribadi kayanya bakal pakai saja travel consultant kalau ada kesempatan berkunjung ke sana. Lebih seru karena itinenarynya lebih personal. Enggak kaya tour yang rata-rata tujuannya sudah sesuai paket.

  11. Bener banget sih mba, kebayang effort dan waktu yang dibutuhkan buat persiapan liburan ke Jepang sekeluarga plus anak-anak. Rumit, makan waktu dan rieut juga ke kepala ujungnya. Nah, Alhamdulillah untungnya ada Dokter Traveling. Beneran tim profesional yang bisa ngebantu momen rencana liburan ke Jepang bareng keluarga tercinta jadi lebih realistis dan tentu ada banyak hidden gems info bermanfaat karena mereka profesional di bidangnya.

    Jadi, masalah terkait rumitnya persiapan akan berlibur ke Jepang sudah teratasi dengan baik. Tinggal atur waktu dan cussss liburan deh. Apalagi pas, momen akhir tahun kayak sekarang.

  12. Masya Allah ka aku baru dengar istilah dokter traveller, traveling dengan destinasy luar negeri sepertinya butuh efort yang g biasa dari segala hal ya ka , bener2 harus disiapkan jauh2 hari ,bisa aja sendiri tpi pasti nya minim haha kalau pakai dokter traveler setidaknya kita akan dpt full info ya ka

  13. Baru tahu ada istilah dokter traveling, memang buat merencanakan perjalanan apalagi ke luar negeri seperti Jepang butuh persiapan yang matang. Dari ulai dokumen, itinerary, persiapan belajar bahasa untuk berkomunikasi di sana dan lainnya. Memang butuh bantuan ahlinya sih buat traveling ke sana

  14. Unik juga yaaa istilahnya, dokter travelling. Jadi dalam bayangan saya karena namanya itu dokter jadi travelling yang dibuatnya itu sesehat mungkin alias bagus dan minim komplain. Kan sehaat jadi memuaskan. Travelling ke Jepang adalah salah satu impian saya. Semoga suatu saat nanti bisa pergi kesana.

  15. Bagus nih kalau baru pertama kali ke Jepang dan blank sama sekali bisa minta bantuan dokter travelling ya untuk bikin itinerary liburan Jepang yang menarik dan sesuai minat kita..

  16. Asyeeekk mau banget ke Jepang. Emang kyknya bakal keder kalau first trip ke sana, apalagi bawa bocah ya. Pilihannya mau pakai travel tapi khawatir nggak nyaman kalau ramaian.
    Kalau ada konsultan travel kyk gini enak, jadi bisa konsul dan diberi gambaran plus dikasi itinerary dan budget plan pula yaa.
    Eh tapi aku penasaran mbak, mereka ini membantu untuk perencaan aja atau mereka juga akan bantuin kita selama kita liburan di sana? Soalnya kan kadang ada aja yang bikin keder gitu ya, jadi kalau mau nanya2 lagi apa masih bisa juga?

    1. Kayanya bisaa deh Pril. Atau mereka nanti punya dokumen yang bener2 bisa tinggal dibaca gitu kali ya buat yang pakai jasanya. Jadi meminimalisir nanya2 lagi, wehehe

  17. Jadi penasaran daku Mbaaaaa
    Kayanya kalau itin ada yang bikinin dan semua serba udah rapi, mau traveling juga tenang ya
    Jadi gak perlu ribet
    Mau jalan besok juga tinggal satset

  18. Unik namanya, dokter traveller, berasa seperti konsultasi ke dokter. Tapi sesuai juga sih ya, kalau kita ada keluhan sakit kan ke dokter dan akan diberi solusi. Sama halnya dengan ini, ke Jepang itu kan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, jadi konsul la dulu ke dokter traveller

  19. Iayyaa.. setiap negara itu unik dan punya tantangannya masing-masing.
    Bersama Dokter Traveling, jadi meminimalisir hal-hal yang gak diinginkan dan bisa bikin berantakan itinerary perjalanan.
    Pingin banget punya kenangan indah saat bepergian ke Jepang kaan..
    Siapa tauu bisa pepotoan cantiik dengan memilih waktu dan temen perjalanan yang tepat, bersama Dokter Traveling.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.