Kereta Wisata Ambarawa

Pengalaman Naik Kereta Wisata di Stasiun Ambarawa Bersama Anak-anak

Senang sekali rasanya kami bisa kembali mengunjungi museum kereta Ambarawa. Kali ini tentu saja memang mengincar untuk bisa naik kereta wisata Ambarawanya.

Berhubung kali terakhir ke sana, kami gak bisa naik kereta wisata ini. Ya boro-boro kepikiran, tau aja enggak ya waktu itu, ahaha.

Continue reading “Pengalaman Naik Kereta Wisata di Stasiun Ambarawa Bersama Anak-anak”
Rainbow Slide Dusun Semilir

Puasnya Anak-anak Bermain di Dusun Semilir, One Stop Destination yang Wajib Dicoba Saat ke Semarang

Meriah! Rasanya 1 kata tersebut lah yang terpikir saat pertama kali aku menjejakkan kaki di Dusun Semilir. Kami berkunjung ke sana dalam rangkaian road trip akhir tahun 2023 kemarin.

Saat merencanakan perjalanan ke Semarang dan ke Jogja, awalnya kami bingung mau ke mana saja di Semarang selain mengunjungi om dan sepupu di sana.

Continue reading “Puasnya Anak-anak Bermain di Dusun Semilir, One Stop Destination yang Wajib Dicoba Saat ke Semarang”
Kereta Wisata Museum Ambarawa

Mengenalkan Lokomotif Kepada Anak-anak di Museum Kereta Api Ambarawa

Waktu aku hamil anak ketiga, kami sekeluarga berkesempatan untuk road trip dan berwisata ke Candi-candi yang terdapat di sekitar Jogjakarta. Tapi, ada satu tempat yang bukan Candi namun tetap judulnya wisata sejarah, yaitu Museum Kereta Api Ambarawa ini.

Berhubung tempatnya memang tidak terlalu jauh juga ya dari kami menginap di hari terakhir. Hari terakhir itu kami bertujuan untuk mengunjungi Candi Gedong Songo, jadi sebelum ke sana, daripada kami gak ke mana-mana, akhirnya cari tempat wisata yang lumayan seru juga.

Continue reading “Mengenalkan Lokomotif Kepada Anak-anak di Museum Kereta Api Ambarawa”

Mudik

Berbeda dengan keluarga besar saya yang sudah banyak berada di Jakarta, keluarga besar Suami masih banyak yang berada di Semarang, jadi sudah menjadi tradisi di keluarga suami untuk mudik ke Semarang di setiap Lebaran. Nah, sejak saya menikah, saya jadi harus juga mengikuti tradisi itu.

mudik
mudik

Tahun lalu sih kita gak mudik pas Lebaran. Itu karena sebulan setelah Lebaran ada sepupu suami di Semarang yang menikah, jadilah sekalian mudiknya.

Nah, tahun inii insyaAllah kita mudik ke Semarang di hari Lebaran. Awalnya sih ingin naik mobil aja biar di Semarang kalo ke mana2 juga gampang. Tapi setelah dipikir-pikir lagi ~mertua sih yang mikir2 lagi :P~ mobil yang dipake untuk mudik cuma ada 1 dan kita semua gak akan muat (muat-muat aja sih, tapi bener2 sumpel2an, hehe), jadi kita akan naik Kereta InsyaAllah.

Akhirnya, insyaAllah hari kedua Lebaran kita akan berangkat ke Semarang selama seminggu. Nah, sebelum itu, kita mudik ke rumah ortu saya di Priuk ~jyah, mudiknya deket benerr, ke Priuk :P~

Hehe, jadi karena mau menghabiskan banyak waktu di Semarang, sebelum Lebaran dan sampai hari Lebaran nanti, kita berdua ~bertiga sama Naia~ menghabiskan waktu di Priuk 😀

Oiya, ngomong-ngomong mudik naik kereta, ada cerita yang sedikit gimanaa gitu, hee.

Jadi, ceritanya kemarin kita beli tiket kereta api di alfamart ~yap, di alfamart atau di indomaret bisa beli tiket kereta api~. Harganya sama tapi enaknya ya kita gak perlu repot-repot antri atau resiko ketipu calo 😀

Nah, kita beli tiket itu malem2 banget, jaga-jaga takut kereta yang kita ingin gak penuh dan kalo mesen besok2 malah penuh. Btw, kita mau naik kereta eksekutif dan kebetulan kemarin dapet tiket pulang pergi pake kereta Argo Sindoro.

Photo by Johanes Christian

Pertama kita ngecek harga online dulu. Suami dan mertua akhirnya sepakat buat naik kereta Argo Sindoro berangkatnya dengan tarif Rp. 400.000,- dan naik Argo Bromo yang bertarif Rp. 560.000,-. Mereka milih kedua kereta itu karena waktunya yang pas. Jadwal pergi jam 16:45-23:10 dan jadwal pulang jam 11:52-17:41.

Tapii, begitu kita mau beli tiket pulang, sayangnya Argo Bromo sudah penuh. Akhirnya pilih kereta lain dan dapet Argo Sindoro yang jadwalnya lebih pagi yaitu jam 05:30-11:36 dengan tarif  yang lebih murah Rp.500.000,-. Nah, sayangnya lagi, kalau beli di alfamart ini kita gak bisa milih kursi. Jadi, begitu pesen langsung muncul nomer kursinya dan gak bisa diganti, hiks.

Nah, udah gitu, pembelian tiketnya itu maksimal 4 tiket dengan 1 KTP. Karena kita bertujuh, jadilah kita pake 2 KTP dan walhasil kursi yang tampil juga beda. Di kereta berangkat sih lumayan masih deketan, tapi pas kereta pulang kita terpisah beberapa gerbong, hiks hiks.

Besok paginya, saya baru ngecek email dan baca email dari tiket.com ~saya berlangganan newsletternya~ ternyata disitu jual tiket kereta api juga. Daaaan, bisa milih tempat duduk juga. Dan lagi, harganya sama, huaaa. Pas ngecek kereta yang kita akan naikin pas pulang, ternyata masih banyak kursi berjumlah 7 yang deketan. Telat, telat, telat taunya, huhuhu.

Tapi, yasudahlah, mau diapain lagi. Lain kali langsung beli online aja deh. Walaupun sama dengan beli tiket di alfamart yang gak perlu antri, gak pake calo, dan harganya sama, tapi ada 1 keuntungan yang dipunya tiket.com, yaitu gak pake keluar rumah 😛 *eini bukan promosi ya*