Kuliner

Makan Siang di Tahu Susu Lembang

Sesungguhnya ya, aku juga baru tahu kalau Tahu Susu Lembang ini tempat makan yang semacam food court gitu. Awalnya aku mengira kalau judulnya “Tahu Susu”, menu-menu yang ditawarkan tidak jauh-jauh dari tahu gitu.

Kami ke sini juga karena sejak awal, aku yang mengajak suami untuk membeli oleh-oleh di Bolu Susu Lembang, yang dulu pernah aku datangi juga dan sangat terkesan dengan mochi-nya.

Kala itu, mereka memang baru saja mengeluarkan jenis oleh-oleh terbaru, ya si mochi aneka rasa ini. Aku membeli mochi lumayan banyak dan ternyata anak-anak doyan. Waktu itu memang rasanya kenyal dan lembut sekali sih, aku saja terkesan dan beneran pengen beliin lagi.

Baca juga: Keliling Bandung Mewah dan Nyaman Pakai Go Shuttle Bersama Moms Video Maker

Jadilah setelah dari Be Glamping dan main di Noah’s Park, kami mampir ke sini untuk beli oleh-oleh, sekalian makan siang gitu.

Melihat Pembuatan Mochi

Aku semangat banget mengajak suami dan anak-anak ke sini tuh karena mau anak-anak menyaksikan pembuatan mochi secara langsung. Soalnya memang di sinilah letak pabrik oleh-olehnya.

Walaupun namanya pabrik, gedungnya bukan yang besar banget gimana ya, melainkan salah satu bangunan kecil yang berada di antara bangunan lainnya di Tahu Susu Lembang ini.

Jadi begitu menghampiri tokonya saja, kami sudah bisa melihat para pembuat mochi ini. Soalnya memang terpasang kaca yang besar supaya pengunjung bisa melihat langsung ke dalam yaa.

Anak-anak melihat pembuatan mochi

Beranjak ke toko oleh-olehnya yang menyatu dengan tempat pembuatan mochi ini, aku baru ingat kalau buat anak-anak itu, rasanya semuanya pengen dibeli. Mereka punya pilihan masing-masing dan gak berhenti deh tuh setiap menit minta izin “Mama, beli ini ya!” “Mama beli itu ya!”, hya. Lumayan sempat membuat pusing karena anak-anak mau minta “jatah” masing-masing.

Sempat Kecewa dengan Mochi

Berhubung fokus utamanya adalah si mochi incaran, jadi itu saja yang paling pertama aku incar dan beli lah ya. Ya ada tambahan cemilan kecil-kecil dari setiap anak juga sih, hehe.

Nah mochi ini tuh ada 1 kotak yang isinya berbagai rasa, ada juga 1 kotak yang diisi oleh 1 rasa mochi saja. Aku mencari-cari mochi rasa mangga yang waktu itu kami favoritkan. Rupanya mereka sudah tidak memproduksi yang rasa mangga lagi, huhu.

Sempat sedikit kecewa dan sedih sih. Tapi masih gapapa lah, yang penting masih ada mochi berbagai rasanya. Bahkan, sekarang sudah tidak tersedia lagi mochi dengan pilihan 1 rasa per kotaknya, semua seragam jadi mochi berbagai rasa dalam 1 kotak.

Jadi dalam 1 kotak tersebut ada 3 macam rasa, yaitu cokelat, kacang, dan juga strawberry.

Mungkin mereka akhirnya membatasi 1 kotak ada 3 macam rasa itu saja karena rasa-rasa tersebut yang populer ya. Sehingga meminimalisir adanya produksi yang terbuang.

Nah, pas kami sudah selesai transaksi dan mengamankan tentengan oleh-oleh ini, perut kami berlima serempak minta diisi. Berhubung tempatnya memang jadi satu dengan pusat makanan gitu, ya aku langsung saja mengajak mereka melipir ke area makanannya.

Rasa Mochi yang Berbeda

Salah satu hal yang membuat aku semangat untuk mengajak suami membeli oleh-oleh mochi di sini tuh karena kami, terutama aku ya, sangat terkesan dengan rasa mochi yang halus, kenyal dan lembut banget. Jadi begitu masuk mulut, rasanya nempel banget dan gak bisa dilupakan.

Sayangnya ternyata mochi kali ini berbeda. Setelah kami masuk mobil lagi (seusai makan), aku lalu membuka salah satu kotak mochi untuk kami nikmati sepanjang perjalanan.

Di sinilah aku baru menyadari, kok rasanya agak berbeda ya dari yang dulu? Aku merasa mochi kali ini tidak sehalus dan sekenyal yang pertama kali aku rasakan. Apakah mereka mengganti resepnya ya?

Mungkin setelah uji coba beberapa resep, mochi yang pertama kali aku rasakan itu belum tentu tahan lama ya? Bisa jadi adonan mochi yang sekarang ini lebih tahan lama sehingga lebih besar kemungkinan untuk dijadikan oleh-oleh antar kota. Bisa jadii.

Soalnya, walaupun meamang sensari rasanya berbeda, ya mochinya tetap enak-enak saja sih. Bahkan 1 kotak yang aku buka untuk perjalanan tersebut langsung ludes dalam beberapa menit saja, hehehe. Untunglah aku membelinya gak cuma 1 kotak yaa 😀

Lokasi Tahu Susu Lembang

Sebetulnya sih di sini tuh sekaligus tempat produksi tahu susu Lembang gitu ya, makanya judulnya juga Tahu Susu Lembang. Tapi kami malah gak membeli tahu susu Lembangnya ini, soalnya kami masih mau mampir ke beberapa tempat kan ya, takut basi aja nanti tahunya, hee.

Tahu Susu Lembang

Kesan pertama kami begitu masuk, tempatnya tuh adem dan sirkulasi udaranya bagus karena semi-outdoor. Walaupun pengunjungnya lumayan ramai karena masih suasana liburan awal tahun, tapi rasanya gak sumpek sama sekali.

Anak-anak juga kelihatannya nyaman karena tempatnya lapang buat mereka sekadar jalan-jalan peregangan kaki sehabis main tadi.

Kalau mencari lokasinya di Google Maps, kalian bisa mendapatkan Tahu Susu Lembang ini di Jalan Raya Lembang – Bandung No.177, Jayagiri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391. Selain pusat makanan, juga jadi pusat oleh-oleh itu tadi ya.

Ya aku saja ke sini karena mengincar oleh-olehnya dulu, baru mencari tempat makannya kaan 😀

Fasilitas Nyaman dari Lesehan Hingga Kursi Pijat

Tahu Susu Lembang ini konsepnya semacam pujasera alias food court gitu ya. Jadi tersedia berbagai macam pilihan makanan yang bebas dipilih dan sangat memuaskan kebutuhan pengunjung yang seleranya bisa berbeda-beda.

Setelah sedikit menelusuri tempatnya, kami lalu memutuskan untuk duduk di area lesehan yang tersedia. Menurut aku, kami lebih nyaman di area lesehan ini, plus kalau suami mau merem sedikit untuk istirahat dan tidur sejenak, lebih memungkinkan dan lebih mudah di tempat lesehan kaan.

Meja lesehan

Selain tempat lesehan yang kami duduki ini, Tahu Susu Lembang juga menyediakan meja kursi yang cukup banyak. Sehingga memang bisa digunakan untuk beristirahat sejenak saat makan siang sekalian membeli oleh-oleh.

Area makannya juga bersih dan letak meja lesehan kami ini terbilang sangat strategis. Gak jauh dari situ ada tempat cuci tangan yang airnya mengalir bersih dan sabunnya tersedia. Jadi gampang banget untuk meminta anak-anak cuci tangan dulu sebelum makan tanpa harus bolak-balik kejauhan.

Lokasi toiletnya juga dekat dan terbilang cukup bersih untuk ukuran toilet pujasera wisata. Ini penting banget ya, urusan toilet tuh krusial kalau lagi jalan sama anak-anak. Jadi kalau di tengah-tengah makan tiba-tiba ada yang minta ke kamar mandi, aku gak perlu panik atau anak-anak gak perlu berjalan terlalu jauh.

Ada Kursi Pijat

Nah, ini nih yang paling bikin salfok dan sudah aku notice sejak awal memasuki area makannya. Yaitu tersedianya beberapa kursi pijat!

Kursi pijat

Kayanya mereka tau banget sih, pengunjung yang mampir ke sini mungkin banget kelelahan dan membutuhkan istirahat serta meregangkan otonya sedikit. Maka mereka menyediakan kursi pijat supaya para wisatawan yang berkunjung bisa semakin nyaman.

Selain itu, supir-supir juga bisa beristirahat dan melemaskan ototnya sedikit supaya segar lagi untuk meneruskan perjalanan.

Sistem Pembayaran Terpusat dan Pilihan Menu Beragam

Aku lalu menyusuri satu demi satu stand yang ada di sini. Dari jauh sih tadi aku melihat ada chicken katsu favorit anak-anak ya, jadi aku menghampiri tempat tersebut untuk memesan 3 porsi chicken katsu dengan nasi untuk anak-anak.

Kemudian aku menuju stand lain yang juga menarik perhatianku, yaitu iga. Di tempat itu aku memesan nasi goreng kampung serta iga bakar untuk aku dan suami.

Dari masing-masing stand, aku diberi kertas bon gitu untuk nanti dibayar terpisah. Di sinilah aku baru ngeuh kalau sistem belinya tuh lumayan tertib.

Setelah bon-bon pesanan itu dikumpulkan, kita lalu bisa membayarnya secara terpusat di satu kasir besar yang ada di tengah-tengah area food court.

Pesanan makanan

Di sebelah kasir ini jugalah tersedia minuman, jadi setelah memesan makan, aku mengambil beberapa botol air mineral, lalu membayarnya lagi di kasir.

Menurutku, sistem kasir terpusat ini praktis banget sih. Kita jadi nggak perlu rempong ngeluar-masukin dompet berkali-kali di setiap tenant, cukup sekali antre bayar aja buat semua pesanan kami berlima.

Enggak lama setelah aku selesai bayar di kasir tengah tadi, pesanan kami pun datang satu per satu diantar ke meja lesehan. Anak-anak langsung semangat banget makan chicken katsu pesanan mereka karena memang porsinya lumayan pas buat mengisi perut yang kelaparan sehabis main.

Sambil mengawasi mereka, aku dan suami juga asyik menikmati iga bakar yang dagingnya terbilang cukup empuk dan nasi goreng yang cukup tebal bumbunya. Rasanya lumayan enak sih, tapi sayang daging iga-nya agak alot, jadi aku agak sekuat tenaga memakannya, hehe.

Perhentian Nyaman dan Mengenyangkan Sebelum Lanjut Perjalanan

Secara keseluruhan, mampir makan siang di Tahu Susu Lembang ini beneran jadi keputusan dadakan yang sangat tepat buat kami. Tempatnya yang menyatu dengan pusat oleh-oleh tuh benar-benar menghemat waktu dan tenaga, terutama buat keluarga seperti kami ya.

Kursi di Tahu Susu Lembang

Fasilitasnya yang lumayan lengkap, dari mulai tempat cuci tangan yang dekat, toilet bersih, sampai adanya area lesehan dan kursi pijat, jadi nilai plus yang bikin suasana makan makin santai.

Sehabis perut kenyang terisi dan anak-anak juga udah mulai kembali mood-nya, kami pun bersiap buat kembali ke mobil untuk melanjutkan sisa perjalanan liburan kami.

Buat kalian yang kebetulan lagi jalan-jalan ke daerah atas dan bingung mau cari tempat makan sekaligus beli buah tangan, kawasan Tahu Susu Lembang ini bisa banget lho dimasukkan ke dalam daftar kunjungan.

Tempatnya strategis, praktis, dan yang pasti sangat ramah untuk anak-anak. Kalian sendiri punya tempat perhentian favorit gak nih kalau lagi liburan ke Lembang?

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.