A Little Surprise Made My Day

On Naia’s birthday, I’ve got a little surprise from my husband, which is a box of chocolate. For the first, I thought that chocolate was for Naia (because it’s her birthday, right?).

image

Me: is it for me or Naia?
My husband: of course you, it said “Gift for you” not “Gift for kids”
Me: (between zzz and flattered). What for?
My husband: nothing, just wanted to give you, it’s been a long time I haven’t give you some surprise, did I?
Me: *blushing and happy, can’t stop smiling that morning :D*

Some people said, a little of surprises can make a relationship getting stronger. Couldn’t agree more on that one. Of course because it happens to me.

It wasn’t the first time he gave me a little gift as a surprise though. But still, every time he did it, it always makes me love him more and more.

It’s true that before the marriage, I have expectations about romantic husband. But after the marriage, that expectations somehow forgotten. Oh, there is one explanation actually, because I have already so happy and feeling so blessed that he wanted to marry me and becoming my husband. So, when finally I’ve got that kind of husband, I feel so more blessed. Allah do really give me the best 😀

Every time I remember that side of him, it will always makes me smile and helping me to relieve my emotions. Seriously, when I got mad or we’ve got some problem each other, sometimes I just remembering those part of him. The part that always love me, the part that always encourage me, the part that helping me facing my baby blues, and the part that giving me some little surprises. By doing that, I then realized that I am being loved by a great, romantic, and “family man” husband. 😀

So, on this day I just want to say thanks to you. Yes, you! You read this, don’t you? Hehee

Thanks for all the love you always give me and Naia, for all the good times, for all good things that happened to us, and for loving me because of Allah.

Happy 4th anniversary dear, hope our love will be lasting forever and hope we will be gathering in His Jannah later on 😀

Love
Your wife :*

My Everyday Makeup with 1-Day Acuvue Define

Wihihi, jarang-jarang banget yaah ngomongin tentang make up make up-an di siniii. Tapi sebagai perempuan, ya saya make up an juga donk ah. Setelah menikah malah lebih rajin cari tau ini itu tentang make up, biar suami makin seneng gitu deh, hehe. Terlihat cantik itu wajib hukumnya di depan suami. Malah kalau suami lagi libur, terkadang saya juga make up-an buat di rumah aja, buat menyenangkan hati suami gituh. 😀

Dandan Biar Suami Senang

Tapi, apa make up yang dimaksud itu yang menor dan full kayak kondangan? Ya enggak lah, saya mah tipis-tipis jeh kalo pakai make up, paling-paling ya bedak & lipstik ajah, akhir-akhir ini aja yang ditambahin alis. Huhuhu, padahal mah alis meni tipis, tapi baru nyadar beberapa bulan terakhir aja buat nebelinnya. Yasudah lah ya, tidak ada kata terlambat kan yaaa. Hehehe.

Ditambah lagi sekarang juga lagi demen-demennya pakai softlens. Iyaaah, karena sayah punya 1-Day Acuvue Define ituh loh, makanya jadi seneng pakai softlens buat bepergian. Selang seling sih memang, kadang pakai softlens kadang enggak. Nah berhubung kalau pakai softlens mata jadi terekspose secara lebih banyak, jadilah harus lebih pintarr lagi memberi riasan pada mata ituh, wehehe.

So, here’s my everyday make up:

Makin Kenal Beauty Softlens di Launching 1-DAY ACUVUE® DEFINE™

Masih inget kan ya sama postingan saya yang nyobain 1-DAY ACUVUE® DEFINE™ dan akhirnya punya? Nah, beberapa hari setelah saya trial itu, saya dapet undangan buat hadir sebagai blogger di acara launching 1-DAY ACUVUE® DEFINE™ “Get Your Beauty Confidence with Healthy and Shining Eyes All Day”. Gimana saya gak tambah seneng coba, udah mah saya emang seneng banget sama Acuvue, seneng lagi karena Acuvue punya softlens harian berwarna, eh diundang pulak ke acara launchingnya. Wuiih, serasa jadi jodoh banget lah sama Acuvue  *lebay dikit gapapa ya kakaaa xp*

Media Launch E-Invitation - Acuvue Define 7 May 2015
Media Launch E-Invitation – Acuvue Define 7 May 2015

Hadir Tanpa Anak

Sayangnya saya gak boleh bawa anak di acara tersebut. Kayaknya acara resmi banget gitu yaa. Nah, saya agak galau nih buat hadir. Soalnya itu hari biasa, which is kalo hari biasa saya wajib bawa Naia ke mana-mana, huhuhu. Etapi akhirnya saya dan suami memutuskan buat coba nginep aja di rumah ortu saya dan Naia jadi bisa dititip di sana deh. Dan ternyata Naia pun bisa diberi pengertian. Saya bilang sama dia “mama mau dateng ke acara yang gak boleh bawa anak nih, jadi Naia main sama mba Bilah ya di rumah uti.” Alhamdulillah bangeeet dia bisa ngerti dan ngangguk-ngangguk saat dikasih tau.

Begitu pun saat hari-H nya. Saya sengaja membangunkan Naia lebih pagi, biar saya bisa memandikan dan memberinya sarapan terlebih dahulu sebelum saya berangkat. Alhamdulillah lagi juga Naia bisa diajak bangun pagi. Nah, begitu saatnya saya pergi, dia yang agak sedih sebetulnya. Tapi karena diajak utinya buat ikut belanja, ya dia akhirnya seneng-seneng aja deh, hihihi. Makanya pulangnya saya bawa oleh-oleh. Berhubung tempat acaranya di Kuningan City, jadi saya mampir deh ke ITC kuningan buat beli baju buat Naia, hehe. *emak2 nyogok xp*

Anyway, saya bersyukur banget akhirnya bisa dateng ke acara launching 1-DAY ACUVUE® DEFINE™ kemarin. Soalnya, saya bisa dapet pengetahuan baru seputar softlens. Ya secara selama ini saya hanya sebagai pengguna aja ya, hehe. Pengetahuan apa aja tuh? Mulai dari sejarah softlens itu sendiri sampai teknologi yang digunakan oleh 1-DAY ACUVUE® DEFINE™ yang akhirnya bisa memberi 3 manfaat (nyaman, aman, dan sehat) kepada pemakainya. Mau tau juga? Yuk lanjut baca ya 😉

Tulisan Kamu Udah Ngikutin 3 Langkah Ini? Udah Termasuk Tulisan yang Menghipnotis tuh!

Ini sebetulnya materi waktu di kelas blogging yang saya hadiri beberapa minggu lalu. Materi ini didapet dari mas Reza Gardino, jurnalis dan blogger juga. Intinya adalah cara bagaimana sebuah tulisan bisa membuat kita betah lama-lama membacanya walaupun panjang. Malah kita juga bisa mengajak pembaca untuk melakukan yang kita mau mereka lakukan lewat tulisan ini. Saya sih juga masih banyak belajar dan belum jadi ahlinya, makanya ilmunya mau saya sebar lagi, siapa tau bisa lebih nempel dan bisa lebih dipraktekkan. Dengan gitu saya juga bisa lebih ahli lagi deh, hehe.

Practice makes perfect, yes?

Nah, langsung aja ah gimana caranya, atau apa2 aja yang harus diperhatikan dalam menulis sebuah tulisan yang bikin betah lama2 dibacanya. Maaf kalo kurang lengkap yak, ini bermodalkan oret-oretan catatan saya waktu pelajaran itu soalnya 😀

1. Kenali & tentukan target pembaca. Yes, it’s so important!

Iya, iya, kayanya semua juga udah pada tau ya poin pertama ini. Kalau gak kenal target pembaca, gimana kita bisa “ngobrol” sama mereka, ya kan? Komunikasinya ya gak bakal nyambung kalau kita bingung siapa target pembaca kita. Kaya saya misalnya. Karena sekarang gaulnya sama emak2 blogger, ya kebanyakan postingannya yang target pembacanya emak2, sok2 parenting gitu deh, walaupun sesekali curhatan-curhatan dikit sih. Kalau mau liat, sok atuh liat di https://momopururu.com *iklan boleh ya kakaaa xp*

Oke, back to the point. Pokoknya sebelum mulai menulis, pikirkan siapa yang akan membaca ya! Tulisan kita harus tentang kamu, kalau kamu ada sama saya, kalau kamu ngerasain juga, kalau kamu.. pokoknya kalau kamu kalau kamu yang lainnya deh. Dengan begitu tulisan betul2 akan mengalir deras. Karena kita seakan-akan melihat siapa yang membaca tulisan kita. Yaa, anggep aja kita ngajak ngobrol seseorang. Walaupun orang itu gak membalas di sela2 kita ngomong, tapi dia akan ngangguk2 di setiap omongan kita. Gitu deh kali ya contoh gampangnya 😀

2. Rules of attraction

Inih hal2 yang bisa menarik perhatian pembaca, at least berdasarkan pengalaman dan penelitian para penulis senior yaaa 😀

2a. Rahasia

Yap, sebuah tulisan yang mengandung rahasia biasanya dibaca lebih lama. Makanya hindari deh tuh kata2: “seperti kita ketahui bersama” atau “sudah menjadi rahasia umum”. Kalau udah pada tau semua mah ngapain baca yak xp

Oiya, contohnya ada di toko online yang mas Reza ini bikin saat itu dan sukses. Beliau bikin tulisan “kenapa toko kaos online ini hanya menjual 13 buah kaos?”. Dan tulisan itu sukses bikin pembacanya penasaran, dan muncul pertanyaan di kepala mereka “iya ya, kenapa cuma jual 13 kaos sih?”. Nah, di situ deh poin rahasia-nya. 🙂

2b. Buat pertanyaan terbuka

Kalau ini judul artikel, bikin penasaran mau baca gak?
– sifat kamu seperti ini? zodiak kamu pasti aries!
– kamu hobi traveling? selamat, kamu pasti orang sukses!

2 judul tersebut bikin kita membuat pertanyaan lanjutan dalam kepala kan? yaitu, “kenapa?” Nah, karena mau tau “kenapa”, orang jadi penasaran dan baca deh tulisan kita! 😀

2c. Pain & pleasure

Nah, salah satu cara paling mudah menarik pembaca juga bisa dengan coba merasakan pain & pleasure-nya mereka. Pokoknya, semakin dalam emosinya akan hal tersebut, semakin tertarik buat baca deh.

Always start with why!

Contoh:
– sering dihina karena doyan petai? santai saja, 4 hal ini membuktikan manfaat petai!
– sakit hati? ini 5 lagu kejam untuk para mantan!

3. Induksi

Di catatan saya, ternyata ini poin terakhir, yeay! xp Intinya adalah untuk mempertegas lagi tulisan kita untuk siapa. Sekaligus, kita bisa sedikit memaksa pembaca untuk mendeskripsikan. Misalnya, pakai kata2 “bayangkan!” “Perhatikan!” “Ingat!” dsb.

contoh pendek: “Ingat sebuah situasi ketika kita menggunakan kaos yang sama dengan orang lain? Malu? Risih? Canggung? Pastinya! Sekarang bayangkan jika kita punya kaos dengan desain yang hanya dimiliki 11 orang lainnya. Eksklusif, limited, dan unik!”

Oiya, hindari juga kata tidak dalam tulisan ya, pakai kalimat positif deh pokoknya. Inget film inception kan? Untuk menanamkan suatu pemikiran, Cobb bilang pemikiran tersebut haruslah sepositif mungkin supaya bisa menancap lebih dalam dan lebih bisa dilakukan. Nah, tulisan pun ternyata menganut paham yang sama, harus sepositif mungkin!

Eniwei, kalau mau liat contoh tulisan-tulisan tipe begini lainnya, coba deh cek hipwee.com. Tulisan mereka selalu tentang kamu dan selalu enak dibaca sampai habis *salah satunya karena gak terlalu panjang sih*. Tapi, tau gak? Founder hipwee emang ahlinya hypnotic writing *ini info dari mas Reza sih, beliau kenal langsung katanya*, makanya bisa banget deh bikin tulisan-tulisan gitu 🙂

Oiya, ada beberapa catatan kecil lain yang sempat saya tulis nih, yaitu:
– usahakan selalu pakai kalimat aktif, bukan pasif
– bunyi berulang bikin keyakinan yang membaca jadi berkembang > 80%

PS: kalau sudah mulai menulis, jangan sekalian edit. Pokoknya tuliiiiis aja dulu sampe selesai, baru deh di-proofread. Saat itu baru kita edit secukupnya. Kalau sudah oke, publish deh 😉

PS *lagi: ini pasti dibaca kan? ya kan? ya kan? hayo ngaku! hihihi. Jadi, pastikan PS ini cukup penting, karena orang akan selalu baca. Banyak kan ya orang yang males baca panjang2, eh, begitu di akhir tulisan liat note kecil ini, bacanya malah yang ini deh. Begitulah *angkatpundak*

Perjalanan Memakai Softlens

Waktu kecil mata saya itu normal-normal aja, hampir gak ada masalah, belajar di kelas juga asik-asik aja, apalagi duduk selalu di bagian depan. Tapi, begitu masuk SMP, pernah saya duduk bukan di bagian depan, yaa sekitaran baris ke dua atau ke tiga deh. Saat itu ngerasa ngeliat papan tulis tuh udah sedikit burem, tapinya saya gak engeh kalau ternyata mata saya ternyata saat itu sudah minus. Lha pas masuk SMA, baru deh saya mulai periksa mata, mulai cari tau aja beneran gak mata saya sudah minus. Ternyata bener, udah mencapai minus 1.5 pulak, huhuhu.

Langsung deh saya beli kacamata saat itu juga, yaa daripada minus saya nambah kan yaa. Tapi saat kacamata saya patah dan rusak, saya terlalu takut buat minta ganti ke orangtua. Secara belum punya uang sendiri dan tanggungan ortu bukan buat saya sendiri juga, jadi gimanaa gitu kalau minta ganti kacamata. Terpaksa lah saya gak pakai selama hampir 2 tahun. Makanya begitu selanjutnya memutuskan buat menggunakan kacamata lagi di kelas 3 SMA, minus mata saya bertambah semakin banyak, mencapai angka 2,25 coba, hiks.

Pengalaman Pertama Pakai Softlens

Saat kuliah dan ketemu dengan lebih banyak orang,…

Iklan Samsung Avenger Age of Ultron

Wekekek, iseng banget inih saya nyimpen link youtube di sinih. Pagi tadi ditunjukin suami iklan Samsung terbaru yang “Marvel’s Avengers: Age of Ultron and Samsung Mobile present ‘Assemble’ Part 2″. Dia bilang “you’re gonna like the ending“. Ya karena dikasih tau begitu jadi penasaran lah ya, apalagi dia yakin banget saya bakalan suka. 

Setelah nonton, ternyata bener, saya suka endingnya! hihihi. Suka karena sering nonton Return of Superman dan familiar sama tokohnya siiih, hehe. Penasaran juga? Coba tonton juga deh, serius keren! 😀

[youtube=https://www.youtube.com/watch?v=aY8lsblffo4]

*spoiler alert*

Pas nyampe menit 3:30an ada artis Korea Choo Sung Hoon, saya langsung  “Ooh, jadi karena ini suami bilang saya bakal suka, karena dia yang bakal jadi Hulk”. Tapi gak taunyaaa…  pas nyampe akhiirr.. Aaak.. Saraaanggg *love love looove* hihihi.

Sarang In Samsung Avenger
Sarang In Samsung Avenger – Photo courtesy

As I said before, Sarang itu tokoh favorit Naia akhir-akhir ini. Dia jadi kayak role model buat Naia gitu deh, makanya saya juga jadi gemes sama dia, hehehe. So, I definitely like this ads & my hubby wasn’t failed me, hihi ^^

Senyum Ceria Tanda Tidur Berkualitas

Gimana sih rasanya disenyumin anak begitu dia bangun tidur? Nyesss banget kan ya di dada? Rasanya tuh langsung bahagia gimanaaa gitu. Serasa dia bilang kalau “mama, terima kasih yaa, tidurku nyenyak lhooo” hehe. At least itu juga yang dirasakan Artika Sari Dewi sebagai salah satu Brand Ambassador-nya Pampers. Pokoknya senyum anak kita itu pemacu semangat kita banget deh. Iya apa iya? 😀

Brand Ambassador Pampers
Brand Ambassador Pampers – courtesy of Kartina Ika Sari

Tidurnya Naia

Etapi beneran lho, tidur yang nyenyak itu bisa bikin mereka puas dan seneng gitu. Naia aja kalau tidurnya nyenyak, begitu bangun langsung segar dan langsung minta main. Tapi kalau tidurnya terganggu?

[Parenting] Iklan Bisa Mendidik?

Bisa donk, hehe. Tapiii, saya bukan ngomongin iklan yang di TV-TV itu yaaa. Saya ngomongin pengertian iklan secara umumnya. Iklan itu tampilan yang dikemas sangat menarik agar targetnya bisa mengikuti apa yang diinginkan pembuat iklan kan? *definisi saya pribadi, muahaha*. Nah, yang kita inginkan buat anak itu apa? Kita kemas saja apa yang kita inginkan tersebut dalam bentuk seperti iklan. Menurut saya pribadi sih ada beberapa jenis iklan yang bisa diterapkan buat anak. Berikut ini beberapa contohnya:

Buku

Iyes, dengan membaca *at least dibacakan ya kalau belum bisa membaca*, anak bisa paham mana baik mana buruk. Malah, kita juga bisa mengajarkan emosi dengan membaca juga. Ya misalnya saja, ada seorang anak yang sedih kehilangan ibunya. Kita yang membacakan buku juga ikutan sedih dan ngasih tau ke anak kalau kehilangan seseorang itu sedih banget.

Koleksi Buku Naia Tambah Satuu
Buku-buku Naia

Atau, saat di buku tersebut ada cerita anak yang sedang bermain tiba-tiba mainannya direbut. Saat itu si anak marah. Nah, kita kasih tau deh kalau marah itu seperti apa, dan gimana seharusnya tindakan kita saat marah tersebut. Mengajarkan kecerdasan emosi ke anak ini betul-betul penting lho! Saya mau menjelaskan pentingnya mengajarkan kecerdasan emosi ini di postingan yang berbeda ya, hehehe. 😉

Bentuk iklan lainnya apa?

[Parenting] Bangun Tidur Mau Ngapain?

Bangun tidur ku terus mandi
Habis mandi kutolong Ibu
Bersihin tempat tidurnya kuuu
Tidak lupa menggosok gigi

Akhir-akhir ini Naia suka banget sama lagu “Bangun Tidur” ituh. Ya gitu deh dia nyanyinya, liriknya dibalik dan diganti sesukanya. Udah dikasih tau berulang kali “tidak lupa menggosok gigi” terlebih dulu dibanding “habis mandi kutolong Ibu”, ya teteeep aja begitu. Ya wes, sak karepmu lah ndook ndok xp

Tapi, jangan kira dia asal bernyanyi saja lho ya. Ternyata dia sudah mengerti arti nyanyian itu. Gak jarang juga begitu bangun tidur dia mau langsung bergegas ke kamar mandi. Gak jarang juga habis itu sikat gigi. Malah akhir-akhir ini dia lagi demen-demennya beresin tempat tidurnya dia. Ini berkah nyanyinya sesukanya dia dan happy yah, haha. Jadi ya masuk lah itu lagu sampai ke bagian otak paling dalem kayaknya. Makanya bisa diikutin akhirnya.

Karena itu juga, saya dan suami jadi harus pilih-pilih lagu anak yang bagus. Dan kalo bisa yang menunjang kegiatannya dia kayak itu deh. Bagus banget ya kaan, baru umur 3 tahun udah bisa bantuin emaknya beresin tempat tidur, ihihih. Ya gak tiap hari sih, tetep masih sesukanya aja.

Tapi semoga kita, saya dan suami, juga tetep  bisa ngasih contoh yang baik-baik supaya kebiasaan baiknya bisa bertahan lama dan bisa dibawa sampai gede deh <3

Happy Me!

Ada masanya kita para ibu, khususnya saya sih, membutuhkan waktu untuk ber me-time agar bisa me-refresh keadaan diri dan mengeluarkan semua emosi yang terpendam. Terkadang saat bersama anak di rumah, emosi yang ada hanya “diparkir” sementara bukan benar2 dikeluarkan demi mengelola anak dengan asik dan tetap bisa berkomunikasi yang baik dengan anak.

Apakah sebegitu menguras emosi saat menghadapi anak? Terkadang iya, haha *jujur nih jujuur*. Apalagi saat2 saya PMS, wuiiih, sangat2 menguji kesabaran banget deh si Naia ini, hihi.

Untuk itu, saya sungguh bersyukur punya suami seperti Muhammad Ilman Akbar yang mau memberikan saya waktu untuk sendiri dan sangat bersedia untuk bersama Naia. Me-time saya itu terkadang dengan pergi ke luar sendirian, menjalani aktifitas yang saya sukai dan kalau bisa bermanfaat. Atau pernah saya pergi untuk belanja sendirian (ujung2nya sih beliin hadiah juga untuk suami xp). Dengan begitu saya bisa happy lagi dan siap lagi menghadapi Naia seminggu ke depan. Buat saya itu jadi me-time, buat suami dan Naia itu jadi waktu pendekatan diri (fahter & daughter’s day gituh, secara senin-jumat ketemu & mainnya kan juga cuma sebentar, hehe).

Kalau di hari biasa sih saya wajib bawa Naia ke mana2. Suami juga membolehkan banget saya pergi2 hari biasa, asaal… bawa Naia donk pastinya. Mau itu cuma ke pasar, ketemu temen, sampai ke acara2 blogger. Pokoknya hari biasa wajib Naia bareng saya 😉

Apa tiap minggu saya harus pergi sendiri? enggak juga. Saya juga suka pergi bersama suami bahkan bersama keluarga besar, family time lah. As long as it makes me refreshed, he will happy to give me some me-time. Yeay, lucky me ^_^

Because, like I always said, Happy mother raise happy kids. So, happy parenting guys! 😀

Ngemil Lebih Banyak, Makan Lebih Banyak

Naia itu makannya sedikiiit banget deh porsinya. Saya juga heran apa kenyang ya dia kalo kayak gitu. Mungkin sih kenyang, tapi kan nutrisinya jadi kurang. Ya iya aja kalau ternyata beratnya juga kurang, ya karena makan dalam porsi sedikit tadi itu lah, huhuhu. Padahal mah saya udah semangat buanget deh bikin makanan macem-macem, kreasi MPASI gitu. Tapi setiap dibikinin kok ya dia seringnya menolak ya, hiks. Walaupun ada juga sih yang akhirnya dimakan. Tapi karena keseringan ditolak, saya sempet jadi gak semangat lagi bikinin macem-macem. :'(

Makanya otak saya harus bekerja lebih keras lagi supaya menemukan solusi kreatif lainnya dalam menghadapi problem makan Naia ini. Mulai dari selalu meningkatkan semangat buat bikin segala MPASI sampai memberinya cemilan-cemilan bergizi. Soalnya, masalah makan ini sempat membuat Naia itu kecil banget, malah termasuk dalam balita dengan berat badan kurang. T_T

Apaan aja ya yang udah saya lakukan buat Naia?

Liburan Seru Naia di Dunia Fantasi Ancol

Weekend kemarin sebetulnya ada kesempatan buat liburan panjang sekeluarga sih, soalnya long weekend dari hari Jumat. Tapi saya, Naia, dan papanya memutuskan buat menghabiskan long weekend ini di rumah saja, berhubung sudah lama tidak bersantai bertiga gitu di rumah. Walaupun hari Sabtunya saya pergi juga sih sendirian, lumayan me-time sedikit, hihi.

Meet & Greet Hello Kitty

Saat sedang bersantai begitu, saya melihat ada undangan “Meet & Greet Hello Kitty Dunia Fantasi” untuk hari senin depannya. Langsung tertarik deh saya, apalagi 1 undangan bisa ditukar dengan 2 tiket Dufan. Kapan lagi ke Dufan gratis ya kan? hihihi. Berhubung hari Sabtu itu bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional di Indonesia, tanggal 2 Mei, Taman Impian Jaya Ancol, tepatnya Dufan, mengadakan meet & greet ini pada tanggal 4 Mei 2015 deh yang sekaligus menjadikannya ajang berbagi dengan para pelajar dengan mengadakan Donasi buku untuk anak-anak sekolah rakyat Ancol.

Sekalian deh ya. Sekalian apa tuh? hihi

Naia’s “Owh” moment

Suatu pagi, saya sedang masak seperti biasa. Naia sudah bangun sih, untungnya papa masih belum berangkat kerja, jadi bisa menemani Naia main dulu sebentar. Tiba2 Naia menghampiri saya sambil nyolek2 dan bilang “Naia mau elus2 kepala mama”. Yaudah saya menunduk lah biar kepalanya bisa dijangkau sama dia. Sambil elus2 itu dia lalu berbisik “Naia sayang mama”. Ooowh, hati saya meleleh deh. :’)

Di lain waktu, saya lupa sih papa sedang bermain apa dengan Naia. Tapi dia tiba2 menerjang papanya lalu mencium pipinya. Papanya tersenyum sambil bilang terima kasih. Naia menjawabnya dengan “sama2”, “Naia sayang papa” *sambil ngelus2 kepala papanya*. Huaaa.. Kejadian itu bikin Papanya jadi males berangkat kerja deh, hahaha. Tapi tetep kerja kok akhirnya 😀

Oiya, kebiasaannya mengelus kepala itu sepertinya sih karena kita juga mengungkapkan rasa sayang dengan cara mengelus kepalanya. Jadi, dia pikir “sayang” itu ya kepalanya dielus. Makanya tiap kali bilang sayang ke saya atau papanya dia pasti sambil ngelus2 kepala, hihihi.

Nah, suatu waktu saya pernah nanya Naia, ceritanya nguji gitu.

Saya: Naia lebih sayang mama atau papa?
Naia: Naia ayang mama, Naia ayang papaaa…
Saya: terus Naia lebih mau main sama mama atau sama papa?
Naia: Naia mau main ama mama ama papaa, yeay *sambil tepuk tangan*

Anak kecil kok ya udah paham jawaban yang aman yak kalo ditanya hal begitu, muahaha.

Bersihkan Gigi Lebih Dalam dengan Deep Clean

Gigi saya itu bagian belakangnya sudah lama sekali berlubang. Itu karena sejak dulu saya memang gak begitu memperhatikan kesehatan gigi. Sikat gigi aja semaunya. Biasanya sih tetap 2x sehari, tapi waktunya itu yang kurang tepat. Harusnya kan ya setiap habis makan dan sebelum tidur ya, tapi saya mah selalu setiap mandi, hihi. Kuman justru beraksi saat kita tidur kan? huhuhu.

Saat sudah mengetahui bagaimana seharusnya, kalau menyikat gigi sebelum tidur itu sangat penting, saya baru menyadari penyebab gigi berlubang saya ini. Sudah terlambat sih, tapi kan bisa ditambal ya. Makanya saya sekarang berusaha menjaga gigi-gigi lainnya agar tidak mengalami hal yang sama. Alhamdulillah sih sampai saat ini masih menyikat gigi setiap habis makan (khususnya sarapan) dan sebelum tidur ya. Anak saya juga saya ajarkan begini sekarang, gak mau giginya juga nanti kenapa-kenapa soalnya, huhuhu.

Pepsodent Deep Clean Blogger Gathering

Nah, selain waktu yang pas dalam menyikat gigi, pemilihan sikat gigi serta cara menyikat giginya juga harus benar lho. Karena, kalau menyikat masih asal-asalan serta bentuk sikat gigi yang tidak mengakomodir bentuk mulut kita juga ternyata bisa menyebabkan masalah yang sama, yaitu gigi berlubang. Makanya, untuk kebutuhan sikat gigi yang bisa menjangkau semua area gigi, Pepsodent meluncurkan produk barunya yang bernama Pepsodent Deep Clean.

Pepsodent Deep Clean
Pepsodent Deep Clean

Sesuai namanya ya, diharapkan sikat gigi ini mampu membersihkan gigi hingga bagian paling terdalam. Maksudnya ya itu tadi, agar tidak ada gigi yang terlewat dan menyebabkan penumpukan kuman yang akan membuat gigi berlubang.

Untuk memperkenalkan Pepsodent Deep Clean ini…

Fast Furious 7 #ForPaul

Fast Furious 7
Fast Furious 7 – courtesy of IMDB

Begitu fast furious 7 muncul di bioskop kesayangan, saya dan suami langsung antusias dan mulai mencari-cari waktu untuk bisa nonton berdua. Berhubung kita memang mengikuti cerita filmnya ya dari yang pertama. Makanya kita ngerasa punya ikatan gitu sama film ini *tsaaah* dan harus banget nonton jadinya, hehe. Alhamdulillah banget malam minggu kemarin akhirnya kesampaian ngedate berdua, walaupun nonton yang midnight, hihihi.

Ngedate
Ngedate

Saya bukan mau ngomongin gimana filmnya ya. Yang jelas bagus lah, hihi. Apalagi banyak aktor keren yang berperan. Buat pecinta film action kaya saya kayanya ini memang film wajib ya buat ditonton, hee.

Continue reading “Fast Furious 7 #ForPaul”