Traveling

Keliling Jakarta Sambil Memecahkan Teka-teki Bareng Jakarta Good Guide

Seru banget banget hari minggu lalu aku bisa seru-seruan memecahkan teka-teki mengenai tempat-tempat bersejarah di Jakarta di Teka-teki Jakarta bareng bubu Dita.

Jadi beberapa minggu lalu aku melihat postingan instagram @jktgoodguide. Kali ini isinya bukanlah jadwal walking tour yang bisa kami ikuti, melainkan poster mengenai Teka-teki Jakarta yang akan mereka adakan pada tanggal 21 September.

Berhubung aku tertarik dan acaranya ternyata berkelompok dengan 1 kelompok membutuhkan 2 orang, aku ajak saja bubu Dita (@rumikasjourney) untuk ikut serta. Tanpa butuh waktu lama (hanya butuh ridho suami saja), kami lalu mendaftarkan kelompok kami yang diberi nama “Blogger Depok” xp

Berhubung kami berdua blogger dan memang dari Depok yakan, ahaha.

Acara Teka-teki Jakarta

Anw, rupanya Teka-teki Jakarta ini diadakan dalam rangka merayakan ulang tahun Jakarta Good Guide yang ke-11. Menurut aku sih seru dan membangkitkan hasrat memecahkan teka-teki setiap peserta yang ikutan.

Sebetulnya aku pribadi agak nekat juga sih, berhubung baru pernah ikutan walking tour-nya sebanyak 3x saja, ahaha. Tapi ya Bismillah lah yaa.

Briefing Teka-teki Jakarta

Acaranya tuh cukup kompleks dan membutuhkan penjelasan langsung, terutama mengenai teknis teka-teki dan gamesnya. Jadilah mereka mengadakan briefing dulu yang dilakukan via zoom 2 hari sebelum acara berlangsung.

Dari penjelasan via zoom ini, kami sebagai peserta diberitahu peraturan dan teknis gamesnya nanti seperti apa. Berikut ini beberapa peraturan yang kami pahami:

  1. Setiap kelompok memiliki PIC dari jktgoodguide dan harus melaporkan diri ke PIC tersebut via WA setelah briefing.
  2. Peserta tidak memulai dari tempat tertentu, melainkan bisa dari mana saja yang mereka inginkan. Soalnya teka-teki ini dimulai pukul 08.00 pagi dan soal dari teka-tekinya dikirimkan oleh PIC masing-masing melalui WA (WhatsApp).
  3. Setelah soal diberikan, peserta barulah menuju tempat yang dimaksud satu per satu. Total ada 8 soal yang harus kami pecahkan sehingga kami harus menuju ke 8 tempat berbeda (kalau sempat).
  4. Peserta melakukan selfie berdua di setiap tempat yang didatangi (yang berhasil ditebak) lalu mengirimkan ke PIC masing-masing.
  5. Setelah jam 11.15, semua peserta diharap sudah menuju Museum Kebangkitan Nasional. Nah, mau sempat atau enggak ke 8 tempat tadi (misal baru mendapat 5 atau 6 juga boleh), semua peserta ya harus menuju Museum Kebangkitan Nasional ya.
  6. Setelah sampai di Museum, peserta lalu dibagikan puzzle dan memilih warna amplop tertentu yang di dalamnya ada petunjuk (clue) lagi. Kemudian peserta mengumpulkan petunjuk tersebut sampai sekitar 8 dan dilaporkan ke PIC masing-masing.
  7. Poin penilaian dilihat dari 5 tim pertama yang finish, yang menyelesaikan tantangan (8 soal teka-teki tadi), dan juga yang menemukan seluruh clue.

Jujur aja, tadinya kami semangat banget dan yaa ada keinginan untuk menang lah ya. Tapi begitu melihat soal teka-tekinya, tet tooot, sepertinya kami harus merelakan saja kalau tidak menang. Tujuan jadi berubah untuk seru-seruan saja, ahahahaha.

Teka-teki Dimulai Pukul 08.00 Pagi

Aku lalu janjian naik kereta sama bubu Dita di stasiun Depok Baru untuk selanjutnya berhenti di Cikini atau Gondangdia. Kami berasumsi tempat-tempat yang nanti muncul bisa ada di sekitar itu.

Sampailah kami di stasiun Gondangdia sebelum jam 8, jadi sempat menunggu sebentar. Begitu jam 08.00 tepat, muncullah soal teka-teki tadi dari WA, kami lalu membuka dan tercengang sebentar. Soalnya susyaaah, wahahahaha.

Sok, kalau mau coba jawab, kunci jawaban aku kasih di bagian bawah ya.

Teka-teki Jakarta
Pertanyaan teka-teki Jakarta yang harus dipecahkan. Mau coba tebak gak?

Kami lalu berhenti dulu untuk memikirkan jawaban semua teka-tekinya. Setelah mengumpulkan beberapa jawaban, kami lalu mulai berjalan, soalnya waktu sudah berlalu lebih dari 30 menit, jadi kami gak mau menghabiskan waktu lebih lama lagi di stasiun.

Tempat pertama yang kami datangi adalah Sarinah (kami pikir jawabannya jl. Wahid Hasyim). Jadi kami selfie di bawah papan nama jalan Wahid Hasyim ini.

Kemudian kami lalu beranjak menuju Monas (kok ya kepikirannya Monas yaa, wkwkwk). Setelah dari Monas, kami lanjut naik bajaj sampai gereja Katedral karena merasa salah satunya jawabannya ya itu.

Intinya, inilah 8 tempat yang kami datangi berdasarkan tebakan kami:

  1. Jl. Wahid Hasyim
  2. Monas
  3. Gereja Katedral
  4. Lapangan Banteng
  5. SMA 1 Boedi Utomo
  6. Gedung Pos Indonesia
  7. Taman Amir Hamzah (yang ada patung Gusdur kecil-nya)
  8. Rumah Raden Shaleh (ngaco banget sih yang ini wakakakaka)

8 tempat itu berdasarkan urutan kami berkunjung ya, bukan berdasarkan urutan jawaban setiap nomor. Jadi memang tempat yang dikunjungi boleh dari tempat nomor berapapun, gak harus berurut dari nomor satu.

selfie di taman Amir Hamzah
selfie di SMA Boedi Utomo
selfie di gereja katedral

Lanjut Bermain Games di Museum Kebangkitan Nasional

Di jam 11.15, kami sudah sampai di Museum Kebangkitan Nasional. Nah, begitu sampai, kami lalu diberi puzzle lalu diminta memilih warna amplop melalui undian. Kami lalu mendapat amplop berwarna hijau dan diberikan 1 lembar clue yang juga bertuliskan angka 1.

Jadi clue yang di sinilah yang harus berurutan. Begitu memecahkan clue di nomor 1, kita harus menemukan amplop berwarna yang sesuai (hijau) untuk menemukan clue nomor 2, begitu seterusnya.

Tapi ya, Museum Kebangkitan Nasional itu ternyata guedeee banget banget, jadinya kami kepusingan sendiri keliling dan nyaris gak menemukan clue satu pun, huahaha.

Terus kami jadi lupa peraturannya harus berurutan, karena peserta lain ternyata mengambil tanpa urutan juga, huhuhu.

berfoto di Museum Kebangkitan Nasional
Hore-horean aja jadinya di Museum xp

Kami juga lupa melapor ke PIC setiap menemukan clue yang lain. Dahlah aku dan bubu Dita udah pasrah dan beneran cuma ketawa-ketiwi aja jadinya. Plus badan juga sudah lelah ya jalan dari jam 8 pagi sampai sekitar jam 1 siang jalan melulu xp

Dari 8 petunjuk yang harusnya diberikan, aku dan bubu cuma nemu sekitar 5 petunjuk aja, itu pun gak berurutan. Setiap amplop hijau yang kami temui ya kami ambil. Karena itu tadi, lupa sama peraturannya, ahaha.

Acara Perayaan 11 Tahun Jakarta Good Guide

Begitu PIC mengirim pesan lagi kalau semua peserta diharap berkumpul di suatu ruangan, kami langsung bergegas. Ternyata sudah banyak peserta yang masuk, sehingga kami tidak bisa mendapatkan kursi bagian depan panggung.

Syukurlah di bagian kiri depan masih tersisa beberapa kursi, jadi kami duduk di situ. Yaa walaupun melihat MC atau yang sedang tampil dari sisi kanan, gapapa lah yaa, hehehe.

Panggung acara Teka-teki Jakarta

Pemotongan Tumpeng dan Pengumuman Pemenang Teka-teki Jakarta 2025

Acara perayaan diawali dari penampilan tarian dari salah satu guide JGG. Setelah itu, mereka meminta beberapa peserta memberikan testimoninya langsung ke depan.

Sekitar 3 tim menyatakan hal yang sama, soal teka-tekinya KESUSAHAN, wahaha. Jadi memang gak banyak yang berhasil menebak semua.

Eh, memang gak ada deng yang berhasil menebak semua, juara pertama saja hanya berhasil menebak 6 dari 8 soal yang diberikan. Dan ternyata yang juara pertama ini sudah sekitar 60 kalian ikut walking tour bareng JGG.

Mengetahui itu, aku dan bubu Dita langsung “Oooh, iya lah pantas menang lah dia” ahahahaha.

Tarian dari guide
Pemenang teka-teki Jakarta

Setelah mendapat testimoni dari peserta, barulah acara seremoni berupa pemotongan tumpeng tanda perayaan 11 tahun JGG dilakukan. Berhubung aku duduk di sisi kanan panggung, jadi sulit memotret mereka dari depan, hehe.

Baru deh setelah itu pengumuman pemenang. Seperti yang sudah aku sebutkan, pemenang pertama itu benar 6 dari 8 soal, sama seperti pemenang kedua. Perbedaan poin mungkin ada saat mengumpulkan clue di Museum Kebangkitan Nasional ini.

Penampilan Romy Rafael Menutup Acara

Aku pikir setelah pengumuman pemenang tersebut, acara sudah selesai dan kami boleh pulang. Rupanyaa ada penampilan khusus nan spesial dari Romy Rafael, seorang hipnoterapi yang biasanya menghipnotis orang di setiap penampilannya.

Kali ini beliau mengajak peserta untuk menajamkan intuisinya (sejalan banget dengan tema Teka-teki Jakarta ini yaah) dengan menebak dan menyamakan jawaban atas pertanyaan yang diberikan dari panggung.

Dipilih lah satu orang yang berhasil menyamakan 4 dari 5 jawaban dengan Romy. Di sini dia diminta untuk menebak angka kombinasi dari sebuah gembok yang (biar makin seru) dipasang beberapa cincin dari beberapa peserta juga. Cincin aku jadi salah satunya, ahaha.

Penampilan Romy Rafael

Jadi kalau dia salah, itu cincin gak balik. Tapi kan gak mungkin yaa, ihihi. Jadi setelah dibantu, ya peserta yang maju tadi juga akhirnya berhasil menebak angka kombinasi gembok untuk membuka kuncinya deh.

Oiya, Romy Rafael tidak hanya jadi guest star di acara ini saja. Beliau hadir karena JGG memang akan mengadakan Kemang walking tour bareng Romy Rafael pada tanggal 4 Oktober nanti.

Sayangnya acara Kemang walking tour tersebut diadakan sore hari ya, jadi aku skip deh. Nanti ikut walking tour JGG yang lainnya lagi saja 😀

Pengalaman yang Berkesan

Walaupun tim kami (aku dan bubu Dita) gak berhasil menebak Teka-teki Jakarta yang diberikan, kami tetap senang karena bisa merasakan pengalaman yang berkesan ini.

Kapan lagi yakan muter-muter Jakarta mencari tempat berdasarkan petunjuk yang diberikan. Beneran memacu semangat sih buat aku.

berfoto di Museum Kebangkitan Nasional

Apalagi saat melihat peserta Teka-teki Jakarta ini ternyata cukup banyak. Ya gimana gak banyak, terdapat 5 PIC yang masing-masing PIC nya memegang sekitar 15 tim yang terdiri dari 2 orang. Jadi total tim yang mengikuti ada sekitar 75 tim. Banyaakk kaann? 😀

Dengan acara kayak gini, aku ngerasain banget manfaatnya. Kami jadi tau tempat-tempat menarik dan bersejarah lainnya di Jakarta. Sebelumnya aja tuh aku gak tau ada taman Amir Hamzah yang menempatkan patung Gusdur kecil di salah satu sudutnya.

Kemudian, begitu dilontarkan oleh panitia, aku pun baru mendengar beberapanya. Baru tau kalau di tempat ini ada patung apa. Gitu gitu lah ya. Jadi menumbuhkan perasaan mau mengunjungi tempat tersebut dan melihat patung-patung yang dimaksud.

Oiya, buat yang mau menebak jawaban dari Teka-teki Jakarta tadi, sudah berhasil menebaknya belum?

Nih aku kasih kunci jawabannya, tekan saat kamu sudah mentok untuk menebak ya, ehehe. Jadi tebak dulu aja sebisa mungkin deeh.

Kunci Jawaban Teka-teki Jakarta

1.⁠ ⁠KI Hajar Dewantara -> Gedung Menza
2.⁠ ⁠Gereja Theresia
3.⁠ ⁠Light of hope Atma Jaya
4.⁠ ⁠Taman Ismail Marzuki
5.⁠ ⁠Patung bung Karno di Lemhannas
6.⁠ ⁠Patung Gusdur di Taman Amir Hamzah (Menteng)
7.⁠ ⁠Monumen Perjuangan Jatinegara
8.⁠ ⁠Little India

Gimana, gimana, berhasil menebak berapa jawaban ges? Coba coba tulis di kolom komentar, ehehe.

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.