Traveling

Sensoryscape Sentosa, Wisata Anak Gratis yang Interaktif di Singapura

Setelah kami (terutama aku sih) puas banget berkunjung ke Harry Potter: Visions of Magic di Sentosa Island, kami lalu berpikir untuk menjelajahi beberapa spot yang sebelumnya belum sempat kami datangi, salah satunya ke Sensoryscape.

Sensoryscape ini termasuk salah satu spot wisata gratis yang masih terbilang baru karena baru saja diresmikan sejak Maret 2024 lalu.

Ke Sentosa Island kali ini tuh kami memang mau memfokuskan berkunjung ke tempat-tempat yang gratis gitu ya di Sentosa Island (karena budgetnya udah habis buat Harry Potter: Visions of Magic wakaka), makanya kepikiran Sensoryscape ini, hehe.

Sentosa Sensoryscape

Hal yang membuat aku antusias untuk berkunjung ke sana adalah kata “sensory”-nya yang menurut aku, tempatnya bakal cocok buat anak-anak. Terlebih lagi, untuk berkunjung ke Sensoryscape ini, kita gak harus merogoh kocek tambahan lagi alias gratis kaann.

Aku penasaran, sebagus dan seniat apa lagi nih mereka bikin tempat wisata yang menarik secara gratis. Ternyata emang bener, walaupun gratis, pihak Singapura tuh seniat itu bikin spot wisata untuk menarik pengunjung.

Jadi, baik warga lokal maupun turisnya sangat puas dengan tempat tersebut.

Yuk, aku ajak dan perlihatkan ada apa saja, serta semenarik apa Sensoryscape ini.

Apa Itu Sensoryscape?

Jadi, Sensoryscape ini merupakan instalasi seni luar ruang yang dirancang untuk merangsang lima indera pengunjung.

Tempat ini menggabungkan cahaya, suara, aroma, dan elemen visual dalam satu jalur sepanjang 350 meter yang menghubungkan Beach Station dan Imbiah Station.

Sensoryscape dari atas
Sensoryscape dari atas

Terdengar panjang ya, tapi justru seru dan bisa dinikmati sepanjang perjalanan sih. Tanpa sadar, kita sudah berpindah stasiun dengan berjalan kaki, ahaha.

Sensoryscape menggabungkan alam, arsitektur, dan teknologi untuk membangkitkan keenam indera, termasuk imajinasi.

Yap, pengunjung akan diajak untuk berimajinasi melalui AR yang nanti bisa kita pakai di beberapa areanya.

Jadi Sensoryscape memang terdiri dari beberapa area gitu, yaitu Lookout Loop, Tactile Trellis, Scented Sphere, Symphony Streams, Palate Playground, dan Glow Garden. Nah experience sepanjang menyusuri area-areanya ini yang seru-seru menurut aku.

Area yang ada di Sensoryscape
Area yang ada di Sensoryscape

Awalnya nih, aku mau berkunjung di sore hari saat langit masih terang dan menyusuri Sensoryscape dimulai dari Imbiah Station.

Namun kami terlanjur berada di bagian ujung satunya lagi yang dekat dengan Beach Station, tepatnya Sensoryscape area Glow Garden.

Jadi rasanya aku bakal mulai dari sini saja, daripada bolak balik yaa, hehe.

Lokasi Sensoryscape

Tempatnya memang menghubungkan 2 stasiun yang ada di Sentosa Island kan tadi, jadi pengunjung bisa mengaksesnya baik dari Imbiah Station, maupun Beach Station ya.

Kami sendiri kemarin mulai dari Glow Garden yang terletak di dekat Beach Station.

Masuk Sensoryscape dari Glow Garden

Berhubung Sensoryscape ini bakal lebih seru kalau dikunjungi di sore menjelang malam, maka setelah ke Harry Potter: Visions of Magic, kami jalan-jalan ke pantai dulu, pantai Palawan dan berkunjung ke Southernmost Point of Continental Asia.

Jadilah, dari Resorts World Station, kami naik Sentosa Express sampai ke Beach Station terlebih dulu. Baru kemudian naik bus sampai Southernmost Point of Continental Asia serta bersepeda kembali sampai Beach Station lagi.

Di sinilah kami lalu dihadapkan oleh “Glow Garden” dan di area ini aku melihat tulisan kalau taman ini lebih bagus dinikmati di malam hari karena lampu-lampu yang menghiasi sekeliling tamannya sudah dinyalakan. Namanya juga “Glow Garden” yaa.

Glow Garden di malam hari
Glow Garden di malam hari

Yasudah, kami sempat menunggu sekitar 45 menitan deh. Sebetulnya sekalian istirahat juga sih, soalnya dari pagi kami jalan kaki terus dan baru berhenti di sini, jadi kaki udah lumayan puegel yaa, haha.

Cara Menuju Sensoryscape

Tadi sudah aku sebutkan ya, kita bisa ke Sensoryscape ini melalui Imbiah Stasion ataupun Beach Station.

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menuju Sensoryscape ya:

  1. Naik Sentosa Express dari Vivo City, turun di Imbiah Station ataupun Beach Station. Kalau di Imbiah Station, kita akan memasuki Sensoryscape melalui Lookout Loop. Kalau turun di Beach Station, kita akan masuk melalui Glow Garden.
  2. Naik bus nomor 123, turun di Beach Station, dan masuk ke Sensoryscape melalui Glow Garden.
  3. Kalau naik bus dalam pulau, kita bisa naik bus A atau B dan turun di Beach Station sehingga masuk ke Sensoryscape melalui Glow Garden.
  4. Naik kereta gantung jalur Mount Faber, turun di Stasiun Sentosa, bisa masuk Sensoryscape melalui Lookout Loop.
  5. Naik kereta gantung juga, Jalur Sentosa, turun di Stasiun Imbiah Lookout sehingga bisa masuk Sensoryscape melalui Lookout Loop.
  6. Kalau naik mobil, bisa parkir di tempat parkir Beach Station dan masuk ke Sensoryscape melalui Glow Garden.

Mainan Seru: Aplikasi Imaginite dan AR Experience

Jadi sebelum “masuk” ke Sensoryscape, pengunjung dihimbau agar menginstall satu aplikasi terlebih dulu, judulnya Imaginite, supaya pengalaman selama di Sensoryscape makin maksimal dan terasa lebih nyata dengan adanya AR pada aplikasi tersebut.

Apps Imaginite

Sambil menunggu lampu-lampu di Glow Garden menyala semua, aku juga langsung menginstall Imaginite dan mengeksplor sedikit sebelum menikmatinya nanti.

Begitu hari sudah mulai gelap, lampu-lampu di Glow Garden juga semakin lengkap, barulah kami memutuskan untuk menyusuri Sensoryscape-nya dari arah Glow Garden ini.

Menikmati Glow Garden

Sensasinya memang langsung berbeda sih pada sore dan malam hari. Sore ketika kami baru sampai sini dan hari belum gelap, memang tulisannya lebih terlihat dan kita bisa melihat di kanan-kiri terdapat hiasan berjajar yang akan menyala pada malam harinya.

Nah, begitu hari mulai gelap, lampu-lampu hias yang berjajar tadi tidak hanya sekedar menyala, melainkan kelap kelip berirama sehingga menampilkan pertunjukan tersendiri yang cukup gemerlap.

Kami lalu mulai beranjak menyusuri Sensoryscape ini dan menuju area terdekat, yaitu Symphoni Streams.

Berimajinasi di Symphoni Streams

Symphoni Streams sebelum pakai AR
Symphoni Streams sebelum pakai AR

Karena sebelumnya aku sudah menginstall aplikasi Imaginite, jadi pengunjung bisa men-scan beberapa simbol yang nanti akan memunculkan AR di beberapa area, salah satunya di Symphoni Streams ini.

Di sini membangkitkan imajinasi pengunjung banget nih. Karena kalau dilihat dengan mata biasa mah, kita hanya akan menemui bangunan yang khas dibentuk menyerupai keranjang gitu.

Namun, begitu menyalakan AR dari aplikasi, akan muncul elemen-elemen digital bawah laut yang memperkaya Symphoni Streams ini. Kita seakan-akan dikelilingi oleh makhluk-makhluk bawah laut yang berwarna-warni serta gelembung-gelembung yang makin menyemarakkan suasana.

Ah, selama di sini, aku juga membayangkan rasanya kalau kami bawa anak-anak sih. Kayanya bakal berlama-lama di sini karena semua minta direkam agar terlihat tampilan mereka yang meriah dan dikelilingi hewan laut warna-warni tadi.

Bermain dengan Senseri dan Mencoba Hyperzoom di Upper Deck

Puas bermain di Symphoni Stream, kami lanjut menuju area lainnya. Aku penasaran dengan spot “Upper Deck”. Soalnya di aplikasi imaginite, tertulis di sini bisa mengaktifkan AR juga, bahkan di Upper Deck inilah “klimaks” dari Sensoryscape ini.

Bagian Upper Deck dengan mata biasa
Bagian Upper Deck

Begitu kami sampai, kami lalu mencari simbol yang bisa discan lagi. Begitu selesai memindai dan mengarahkan kamera ke jalan, langsung muncul kerlap kerlip cahaya dan tidak lama kemudian muncul “Senseri”, maskot dari Sensoryscape ini berupa burung merak yang berwarna-warni dan bercahaya.

Seru banget semua pengunjung mengarahkan kameranya ke jalanan dan berdecak kagum.

Selain ada Senseri, kami juga bisa mencoba Hyperzoom dengan mengklik menu “Hyperzoom” di apps Imaginite tadi. Baru kami diarahkan untuk ke spot tertentu dan melihat ke kamera yang sudah diletakkan di bagian atas.

Beberapa saat setelah kami memencet kamera untuk memotret, aplikasi lalu memprosesnya dan begitu hasilnya jadi, kita bisa langsung saja mengunduhnya tanpa tambahan biaya.

Hyperzoom di Upper Deck

Yang seru, hasilnya bukan cuma foto biasa, tapi ada juga video zooming-in yang cukup oke.

Huaah, seneng bangett bisa merasakan full experiencenya kayak gini. Ini sih jadi satu lagi tempat wisata gratis Singapura yang wajib dikunjungi yaa, ihihi.

Scented Sphere

Oiya, sebelum akhirnya kami keluar dari Sensoryscape, kami melewati beberapa area lagi dan salah satunya masih bisa menggunakan AR, tepatnya di area Scented Sphere.

Sayangnya kami sudah mulai lelah (berhubung seharian sudah berjalan terus dan tadi bangun dini hari untuk penerbangan pagi), jadi kami gak terlalu lama eksplorasi lagi.

Scented Sphere

Jadi aku hanya memotret bagian Scented Sphere dari atas (padahal di sini menawarkan sensori yang bisa dinikmati oleh indera lainnya lagi, yaitu penciuman) dan melewatkan Lookout Loop.

Eh, tapi sepertinya Lokkout Loop-nya juga sedang dalam proses renovasi sih, jadi memang gak maksimal juga jadinya.

Tips Buat Keluarga

Meskipun kami datang tanpa anak-anak, Sensoryscape ini jelas sangat ramah untuk keluarga ya. Soalnya jalanannya datar dan stroller-friendly, kita bisa mengakses lantai atas pakai stroller melalui ramp yang disediakan.

Tersedia juga banyak spot buat foto-foto, dan efek lampu plus suara bikin anak-anak pasti seneng banget dan terpukau.

Tips dari kami:

  • Datanglah menjelang malam agar bisa menikmati perubahan suasana dari sore ke malam.
  • Download aplikasi Imaginite sebelumnya, supaya bisa stand by begitu memulai perjalanannya.
  • Bawa botol minum dan kamera, karena banyak banget spot cantik di sepanjang jalur ini.

Hiburan Malam yang Berkesan

Menurut aku, Sensoryscape ini hiburan yang berkesan banget sih. Plus bangetnya adalah hemat karena masuk ke sini ya gratis!

Bisa dinikmati sejak sore, karena ternyata ada playground gitu buat anak-anak. Jadi bisa saja kita seharian di Sentosa dan menghabiskan waktu malam harinya di Sensoryscape ini.

Rasanya, kalau kalian mau ke Singapura, jangan lupa deh buat memasukkan tempat ini sebagai salah satu destinasi dalam itinerary kalian yaa. šŸ˜‰

Kalau mau ide itinerary selama di Singapura, bisa juga kalian baca ini:

  1. 3 Hari 2 Malam di Singapura: Itinerary Seru dan Gratisan Bareng Anak-anak!
  2. Ide Itinerary ke Singapura Bersama Anak-anak Selama 5 Hari 4 Malam
  3. Itinerary Wisata Sehari di Singapura Bersama Anak-anak

Sampai jumpa di cerita jalan-jalan keluarga berikutnya šŸ˜‰

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

35 Comments

  1. Sensoryscape ini salah satu tourism yang mengubah mindset bahwa AR tuh terlalu teknologi dan hanya sebuah perangkat rumit. Padahal ya kalau kreatif mah bisa juga jadi pengembangan pariwisata. Dan daebak hasilnya malah terasa wow banget di negeri singapura ini.

    Tapi emang sih di SGN ini, teknologinya tuh udah beberapa langkah di depan. Ye nggak? šŸ˜šŸ˜

    1. Haa, bener banget. AR bisa dibuat jadi semenarik ini! Asli, aku jadi pengen banget ngajak anak-anak ke sini siih. Ada ajaa yang baru deh di SG tuuh

  2. Eryka says:

    Beberapa hari ini baca tulisan ttg spore jadi bikin mupeng….pengen kesana jugaaa apalagi banyak hiburan gratis skrg…dan yang ini tu bagus bangetttt mbaaa cantikkk….
    Gak cuma buat anak2 deh buat yg berumur kayak aku juga bakalan menikmati banget hiburan disini bener2 mamancakan mata mana ada yg menggunakan penciuman jg tp sayang ya mba gak ekplor banyak disana krn sdh terlalu lelah…
    Semoga suatu saat juga bisa ke spore lagi biar bisa ikut menjelajah semua wahana hiburan ini šŸ˜šŸ˜

    1. Ihihi, ayook mbak cuuss ke SG. Bener banyak yang gratisan tapi tetap cakeepp banget wisatanya.

  3. Secerdas itu memang negeri Sing ya, fasilitas wisata gratis yang super keren menurutku. Banyak hal baik didapat sebagai pelajaran. Hati senang logika cerdas kalimat yang cocok buat si Sensoryscape Sentosa ini.

    Baiklah, dirimu berhasil nih Isti, membuatku ingin kembali ke Sing lagi tapi khusus Sentosa Island.
    Ternyata banyak menarik yang bisa dilakukan, tulisanmu sudah “beracun” ke aku hihi. Tapi gongnya si yang ini si Sensoryscape Sentosa. Thank you yaaa

    1. Ehehe, iyaa ka Nik. Sentosa Island aku pikir mahal-mahal, ternyata banyak juga yang gratis dan gratisannya bagus bagus bangeett, hehe.
      Cuss ka Nik rencanakan ke SG lagii šŸ˜€
      Ditunggu cerita-ceritanya..

  4. Wow… Kerennya Sensoryscape ini. Dan Memnag bagusnya datang sore ya Mbak. Jadi bisa lihat perubahan dari sore ke malam. Terus banyak banget pertunjukan yang bisa disaksikan. Dan saya suka sekali dengan lampu-lampunya itu loh, yang berwarna-warni. Yang paling seru dan bikin happy adalah gratis. Senang di hati senang di kantong hehehe

    1. Iyaa, menurut aku paling cakep datengnya sore, jadi anak-anak masih bisa main di playground, tapi dapet pemandangan malamnya juga.
      Iyes, GRATISnya ini yang paling bikin happy siih, jadi gak perlu keluar uang mahal yaa, ihihi.

  5. Ternyata beneran masih baru ya mbak. Baru ada tahun 2024. Ih makin keren aja Singapura. Jadi pengen ke sana lagi. Dulu tahun 2016 air mancur menari masih belum ada di Indonesia. Jadi ke sana bela-belain nonton malam-malam. Eh sekarang karena air mencur menari sudah ada dimana-mana, Singapura bikin gebrakan lagi dengan memadukan AR dalam wisatanya. Aku nggak ngira AR bisa secantik itu. Kayanya kalau ke Singapura lagi, wajib deh berkunjung ke Sensoryscape.

    1. Iyaa mbak, kemarin pun kayanya masih ada perbaikan sih, jadi masih terus disempurnakan gitu nih si sensoryscape.

      Akuu pengen juga ke sini lagi buat ngajak anak-anak lihat cantiknya kalau malam dan biar mereka bisa berimajinasi jugaa šŸ˜€

  6. Ini pasti aku datangin kalo ke SG šŸ˜šŸ˜šŸ˜šŸ˜šŸ˜. Aku malah penasaran Ama yg scented sphere mbaaa. Pengen tau aroma2 yang bisa dinikmati.

    Gilaaa sih SG, kalo bikin tempat wisata ga ada yg failed yaaa. Semua totalitas dibuat. Even yg gratisan šŸ˜šŸ˜šŸ˜šŸ˜. Mana bisa nemuin begini di jakarta šŸ˜‚. Gratisan??? Nooh ke taman 🤭.

    Sayang beberapa tempat direnovasi. Memang jadi ga maksimal. Ini sama kayak aku duluuu pertama kali ke SG, dan patung Merlion sedang maintenance dibersihin. Jadi ga bisa foto hahahahaha. Berasa ga komplit, dan jadi pengen balik lagi.

    1. Nah iyaa mbak, aku pun masih penasaran sama scented sphere mbaaa. Next aku mau juga sih ke sini lagi sama anak-anak, puas-puasin eksplor semuanyaa pokoknyaahh.

      Betuul, di SG ituu walaupun gratis tapi beneran dipikirkan semaksimal mungkin, jadi yang gratis ajaa sebagus ini, apalagi yang berbayaarr yakaan, hehehe.

  7. Menarik, seru & gratis 🤩 Beneran oke banget asli deh. Aku auto catet dan pengen mampirin ke Sensoryscape.

    Meski gratis, rupanya mereka nggak membuatnya secara asal-asalan. Tetap memukau dan jadi area yang menarik buat disambangi. Baik anak-anak hingga orangtua, semua bisa fun dan pemilihan waktu sore hingga malam adalah momen terbaik untuk jelajah area satu ini.

    Hasil foto sebelum AR sampe udah pake aplikasi, semua bagus mba tajem banget jepretannya. Ake camera apa mba? Hehehe kepo camera nya juga nih, setiap liburan pasti oke semua jepretan mba nih.

    1. Ituu dia mbak, walaupun gratis, mereka tuh gak asal gitu bikinnya. Beneran maksimaall banget. Sampai bikin teknologi ARnya juga kan effort banget yaa.
      Hehe, akuu cuma pake HP mbak, tapi emang diedit lagi di snapseed. Sekarang senjata aku snapseed aja sih sama aplikasi lain di laptop yang ngecilin resolusi, jadi gak berat berat banget kalau diupload šŸ˜€

  8. Fenni Bungsu says:

    Happy nya nular nih mbak, kepadaku yang lagi baca hehe, apalagi yang pas di Symphoni Streams with AR, beeeuh itu apik banget ya, karena penuh warna. Healingnya dapat banget sih ini di sana. Bisa sejenak melupakan yang namanya urusan cucian, blogwalking, naikin DA, nurunin bounce rate wkwkwk

    1. Iih, seneng banget kalau happynya nulaar. Semoga kamu bisa ke sini juga yaa. Ahaha, bener banget, bakal ngelupain sejenak lah urusan yang muter muter di kepala, bisa healing sejenak. Beneran healing karena gak bikin pusing sama biaya ya, soalnya gratis. šŸ˜€

  9. Wah, kok keren banget ini ya
    Sensoryscape ini wahana yang sangat menarik dgn teknologi AR Tapi gratisan gitu ya

  10. Waaah…main kesini niih bisa betah sehariaaan mbaaa…..aura teknologi canggihnya kerasa bangeet yaaa. Singapuraa ini kereeen banget, buat wisata dengan tarif nol alis gratis aja sebagus ini dan gak main² padahal gratis yaaa….tapi digarap serius dan hasilnya bagus banget. Kereen sekali.

    1. Beneerr mbaak, bisa betah seharian di Sentosa Island siih. Sekarang aku jadi rekomendasiin banget nih si Sentosa Island, soalnya ternyata banyak juga wisata gratisannya, ihihi.

  11. Naaah.. wisata gratis ini cakeepp banget..
    Apalagi secanggih Sensoryscape ini yaa..

    Aku takjub banget melihat kecanggihannya dan gak cuma anak-anak, orang dewasa juga seneng pastii.. berimajinasii…

    Jadi bermimpi kalau suatu saat Jekarda juga punya yaa…
    Hihihi.. biat gak perlu jauh-jauh ke Singapore.

    1. Banggeeett.. aku pun takjub waktu pertama buka ARnya. Wuaaahh meriah bangeett ini teehh. Beneran jadi ngebayangin anak-anak juga bakal sehappy ituu kalau ke sini.
      Aamiin-in dulu aah ada di Jakarta juga, hehehe.

  12. Wah berarti tandanya mbak Isti kudu balik ke sana sama anak2 nih ya mbak hehe.
    Asyek banget yaa ada wisata ramah anak banget kek gini. Mana keyword-nya GRATIS hihihi.
    Kalau di sini mah bayar dulu baru nemu tempat seasyik gtu soalnya kalau gratis bisa dipastikan kek cendol =))
    banyak pula ya pilihan transumnya kalau mau menuju ke sana.
    Wah kebayang cahaya2 dan musik kek gitu, pasti menghibur pengunjung ya.
    Teknologi AR-nya udah canggih banget yaa. Ooo ternyata foto video kena charge ya? tapi gak masalah sih buat kenang2an yaa. Kalau gak mau bayar ya foto pakai kamera sendiri yaa šŸ˜€

    1. Ahaha bener itu Pril, tandanya aku mesti ke sana lagi nih ngajak anak-anak xp
      Iya banget lagi, di sini mah kayak gini gak bakal bisa gratis. Bukan apa-apa sih, cuma masyarakatnya yang emang belum bisa menghargai kalau gratisan. Di sana kan walaupun gratis, tapi pengunjungnya juga disiplin gitu yaa.

      Iya, itu khusus untuk download aja kok, kalau foto terus mau discreenshot sendiri ya gak usah bayar, ihihi.

  13. Puas banget ya ajak anak-anak ke Sensory Scape ini benar-benar merangsang dan memanjakan panca indera benar-benar pengalaman yang berharga bersama keluarga

    1. Iyaa mbak, aku kayanya bakal seneng banget nih ngajak anak-anak ke sini. Bakal puas banget mereka yaa.

  14. Singapore tuh gak bisa diem banget ya Mbaaaaa…
    Spot wisata gratisnya ciamik gini, siapa yang gak semangat pingin ke sini
    Kepo berat sama teknologi AR nya aku siiih
    Wishlist nambah lagi jadinya dehhh, masukin dulu Sensoryscape, semoga segera ada jodoh ke sana, aamiiin!

    1. Ih bener banget, SG kayak gak bisa diem, adaaa aja tempat cakepnya. Mana kali ini gratis tapi maksimal banget pula.

  15. Keren banget ini Sensoryscape, sebagus itu free? W.O.W, dari foto yang mbak share jelas tergambar kondisi di sana, jadi bisa membayangkan spot-spotnya. Tipsnya bermanfaat banget saat nanti bawa kiddos jalan-jalan kesana. Aamiin, semoga dikabulkan

    1. Ituuu juga yang aku kagumi mbaakk. GRATIS kok ya bisaa gituu sebagus iniii. Berhubung mereka memang uangnya banyak ya, jadi bingung mau dibikin apa lagi. Untunglah gak banyak korupsi, jadi biayanya bisa dijadikan wisata gratisan yang cakep banget kayak gini, ihihi.

  16. Wisata Sensoryscape itu menurutku punya manfaat positif ya mbak untuk anak-anak. Meskipun jauh bagi warga Indonesia tapi begitu sampai di Singapura wajib ke berkunjug ke Sensoryscape. Btw aku salfok sama kura-kuranya, bisa bagus gitu. Ah… jadi pengen ke Sensoryscape kan

    1. Betuul, punya manfaat positif banget sih ya si Sensoryscape ini. Bikin anak-anak berimajinasi sambil merangsang semua sensori mereka. Duh, aku juga jadi kepengen ke sana lagi nih ngajak anak-anak.

  17. Wee, spot wisata gratis tapi pengunjung dapet experience yg maksimal banget yaa. Masuk gratis, donlot gratis.. Mantap deh. Dari ceritanya so pasti tempat ini bakal seru sih dikunjungi keluarga. Anak² pasti suka. Keren konsepnya yg merangsang semua panca indra. Noted deh mba, thanks rekomendasinya, Sensoryscape bisa jd wishlist klo travelling ke Singapura

  18. Sensoryscape ini unik sekali karena bisa merangsang banyak indera sekaligus lewat cahaya, suara, hingga AR. Seru juga karena gratis, jadi cocok banget dimasukkan ke itinerary keluarga saat ke Sentosa.

  19. Tempat secakep ini gratisss? astagaa! OTW search harga tiket pesawat ke Singapore.
    Sensoryscape memang cocok buat anak-anak ya apalagi yang butuh latihan sensory seperti saladin. Penasaran dengan yang bagian tactile. Benar-benar tempat yang bermanfaat. Coba kalau ada juga yang semacam ini di Indonesia, bisa tiap weekend ke sana.

    1. Hihihi kita terbiasa apa2 yang bagus harus bayar makanya kita kaget kok iso sih Siangpura ini menggratiskan. Beda emang yaaa hiks.
      Salah satu wish list ngajakin anak2 ke Singapura juga mbak, soalnya ini negara terdekat yang terlihat kek negara maju banget, plus mereka pakai Bahasa Inggris jadi sekalian aja seolah kita perginya jauh ya hehe.
      Semoga kelak bisa ke Singapura dan mampir Sensory scape ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.