Traveling

Kenalan dengan Lensa Perjalanan: Sahabat Baru untuk Cari Inspirasi Traveling Keluarga

Sebagai seorang mom traveler #asek, aku selalu merasa kalau mencari inspirasi perjalanan itu seperti menyiapkan “bumbu dapur” sebelum masak. Kalau diibaratkan perjalanannya itu seperti sebuah masakan, nah menentukan bumbu alias persiapannya itu menentukan hasil akhirnya juga.

Sering nih kalau mau pergi ke suatu daerah, aku bisa menghabiskan waktu berjam-jam browsing tempat wisata baru, membaca review hotel, atau mencari ide kuliner khas yang bisa dicoba bareng anak-anak. Rekomendasi-rekomendasi tersebut kemudian aku sesuaikan dengan itinerary yang disusun.

Lalu suatu hari aku menemukan sebuah website bernama Lensa Perjalanan. Dari namanya tuh aku ngebayangin, webnya ada unsur fotografinya (karena nyebut-nyebtu lensa, ehehe).

Ternyata bener, isi dari Lensa Perjalanan ini lebih dari sekadar blog perjalanan biasa. Ada sentuhan fotografi yang kuat, artikel yang rapi, dan destinasi yang bervariasi.

Lensa Perjalanan

Setelah membaca beberapa artikelnya, rata-rata isinya adalah rekomendasi beberapa tempat kalau kita ingin mengunjungi daerah tertentu, seperti “5 Destinasi Winter Swiss Paling Populer Untuk Liburan Keluarga”, atau “Rekomendasi Wisata Malang dan Batu Paling Hits”.

Isinya lumayan simple dan langsung to the point.

Kenapa Aku Suka dengan Lensa Perjalanan

Hal pertama yang bikin aku betah mampir ke Lensa Perjalanan adalah ya itu tadi, tulisannya yang singkat dan sederhana. Sebagai seorang mom traveler yang sering browsing sambil multitasking (kadang sambil nemenin anak belajar atau masak di dapur 😅), lumayan banget sih kalau nemu artikel yang simpel gini, hehe.

Di Lensa Perjalanan, aku bisa langsung tahu inti dari sebuah destinasi atau penginapan hanya dengan membaca beberapa paragraf saja.

Selain itu, visual yang mereka tampilkan juga memanjakan mata. Foto-fotonya memang bukan sekadar hiasan, tapi membantu kita membayangkan suasana tempat yang sedang dibahas. Misalnya saat mereka menulis tentang sebuah pantai, foto yang dipasang membuat aku bisa langsung membayangkan warna biru lautnya atau suasana tenangnya.

Baca juga: Postingan pantai di momopururu.com

Ditambah lagi, struktur artikel mereka rapi dan mudah diikuti. Ada pembukaan singkat, informasi utama yang jelas, lalu ditutup dengan ringkasan yang membuat kita tahu apa yang bisa diharapkan dari destinasi itu. Buat aku, format seperti ini mempermudah pembaca untuk menyerap informasi tanpa harus scroll terlalu lama.

Visi dan Misi Mereka Sejalan dengan Apa yang Aku Percaya

Aku sempat membaca bagian About Us di website mereka, dan ada satu kalimat yang langsung nyantol di kepala: “Setiap perjalanan punya cerita yang patut diabadikan.”

Kalimat itu sederhana, tapi maknanya dalam ya. Buatku pribadi, traveling bareng anak-anak selalu penuh cerita. Dari hal-hal besar seperti melihat sunrise pertama kali di pegunungan, sampai hal-hal kecil seperti bercandaan atau konflik sedikit dalam perjalanan. Semua itu berharga, dan sering kali hanya bertahan sebentar sebelum anak-anak tumbuh besar.

Jadi ketika Lensa Perjalanan menekankan pentingnya mengabadikan momen, aku merasa mereka juga sedang membangun budaya. Budaya bercerita, budaya mengabadikan kenangan, dan budaya berbagi inspirasi supaya orang lain juga bisa merasakan kebahagiaan yang sama.

Apa yang Bisa Didapatkan dari Lensa Perjalanan

Kalau kalian mampir ke websitenya, ada banyak kategori yang bisa dieksplor. Misalnya:

  • Destinasi Wisata: menceritakan beberapa rekomendasi wisata di beberapa daerah serta sesekali membahas tempat wisata dengan cukup detail.
  • Review Hotel & Penginapan: mirip dengan destinasi wisata, hanya saja ini berupa hotel. Jadi akan ada review hotel tersendiri, juga beberapa rekomendasi hotel terbaik.
  • Kuliner Lokal: kita bisa mendapatkan review banyak sekali jenis kuliner lokal di berbagai daerah. Foto-fotonya pun bisa membuat kita juga ingin menyantap hidangan yang ditampilkan.
  • Healing: berisi beberapa rekomendasi tempat perjalanan yang pemandangannya memanjakan mata. Harapannya lukisan alam tersebut bisa membuat pengunjungnya bisa healing sejenak dari penatnya kehidupan.

Potensi Kolaborasi Momopururu × Lensa Perjalanan

Sebagai blogger yang sering cerita soal traveling keluarga, aku merasa menemukan Lensa Perjalanan itu bisa membuka kesempatan kolaborasi kami. Mereka punya kekuatan di fotografi dan visual, sementara aku punya kekuatan di storytelling personal dari sudut pandang ibu.

Aku udah ngebayangin aja kalau nanti ada kolaborasi konten xp. Misalnya, aku cerita tentang tips membawa anak ke destinasi tertentu, lalu dilengkapi dengan foto-foto cantik dari tim Lensa Perjalanan.

Atau sebaliknya, mereka review hotel, lalu aku tambahkan pengalaman real aku saat menginap di sana bersama keluarga. Kombinasi ini pasti akan bikin konten lebih kaya dan bermanfaat buat pembaca kita semua. 🙂

Yuk, Kenalan Lebih Dekat

Aku percaya setiap orang punya cara sendiri untuk menikmati perjalanan. Ada yang suka berburu kuliner, ada yang doyan foto, ada juga yang sekadar ingin leyeh-leyeh sambil lihat pemandangan.

Di Lensa Perjalanan, kalian bisa mendapatkan inspirasi dari berbagai sisi itu.

Kalau kalian juga lagi cari referensi liburan atau sekadar butuh “healing visual” dengan foto-foto cantik, aku saranin langsung mampir ke websitenya: lensaperjalanan.com aja ya.

Siapa tahu nanti kita bisa sama-sama bertukar cerita: aku lewat Momopururu, mereka lewat Lensa Perjalanan. Karena pada akhirnya, perjalanan bukan cuma soal sampai di tujuan, tapi tentang bagaimana kita merangkai cerita dan menginspirasi keluarga lain untuk ikut melangkah. 🙂

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

1 Comment

  1. pengen ke jatim park belum kesampean, semoga ada kesempatan 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.