Traveling

Makin Seru! Ada Area Baru di Fanpekka AEON JGC yang Bikin Anak Nggak Mau Pulang

Sejak awal dibuka, Fanpekka JGC ini menarik perhatian aku banget deh. Lokasinya dekat dengan rumah mama, jadi aku bisa mengajak anak-anak main di sana sekaligus menengok ke rumah utinya.

Terus jujur ya, sampai sekarang Fanpekka masih jadi salah satu top of mind aku kalau anak-anak minta main ke playground yang bikin mereka benar-benar aktif bergerak dan terhibur.

Nah, kemarin aku main lagi ke sana karena dengar kabar kalau Fanpekka baru saja buka area baru! Wah, sebagai tim yang hobi cari tempat refreshing buat anak (dan emaknya, hihi), aku langsung semangat buat ajak anak-anak eksplor lah.

Baca dulu: Main di Fanpekka Cuma 10 Ribu, Begini Caranya

Main di Fanpekka lagi

Lokasi dan HTM Fanpekka AEON JGC

Kami ke sana di weekend hari Sabtu minggu lalu sambil mengajak keponakan (sepupu anak-anak) ikut serta. Jadi sambil main, kita jadi bisa kumpul saudara juga.

Berhubung aku memang tau lokasi Fanpekka, jadi kami juga memutuskan parkir di lantai yang sama dengan letak Fanpekka berada, yaitu di lantai 3. Soalnya, keluar parkir dan cukup jalan sedikit kami bisa langsung sampai di Fanpekka-nya. Jadi gak perlu keliling AEON JGC dulu gitu, hehe.

Untuk main di Fanpekka, tiket masuknya sekarang 150 ribu untuk member (ini member AEON ya) dan 170 ribu untuk non member di weekend. Tiket ini berlaku seharian ya, jadi anak bebas main berapa jam pun di hari tersebut.

Untuk yang durasi 2 jam tentu harganya lebih murah, yaitu 140 ribu untuk non member.

HTM Fanpekka

Berhubung aku bukan non member, jadi pakai tiket yang itu ya. Tapi kemarin pakai promo dari Traveloka jadi dapet diskon sekitar 15 ribu, jadi per anak hanya 155 ribu saja. Tiketnya sudah termasuk pendamping ya, jadi gak perlu beli tiket dewasa lagi.

Kalaupun ada pendamping tambahan, harga tiket pendamping cukup terjangkau kok, hanya 50 ribu saja. Bahkan di Traveloka pakai promo 12.12 kemarin itu jadi hanya 28.800 aja lho, ahaha.

Aku sudah sempet denger sih area baru yang ada di Fanpekka ini ada apa saja, yaitu Sand Box, Rainbow Slider, dan juga Kursi Pijat. Awalnya aku bingung, ini kursi pijat untuk main anak atau kursi pijat yang biasa ditemukan itu untuk relaksasi ya?

Jadi keputusan aku untuk mengajak anak-anak main ini sekaligus untuk memuaskan rasa ingin tahunya itu lah ya, ahaha.

Area Baru yang Lebih Segar dan Menantang

Anw, begitu masuk Fanpekka, suasana seru dan menyenangkannya masih sangat terasa. Tapi kali ini ada yang beda dan langsung terlihat dari pintu masuk. Bahkan terlihat dari luar Fanpekka itu sendiri, sehingga area barunya ini benar-benar menarik perhatian pengunjung mall juga.

Nah, area barunya juga didesain buat bikin anak makin betah mengeksplor kemampuan sensorik dan motorik mereka. Untuk kemampuan sensorik dan yang aku bilang langsung terlihat dari luar adalah si Tonttu’s Sand Park ini.

Tonttu’s Sand Park

Tonttu's Sand Park Fanpekka

Karena letaknya berada persis di belakang meja penjualan tiket, jadi anak-anak langsung antusias menuju sand box ini begitu masuk area Fanpekka.

Nah, ada yang unik banget nih di sini. Sand box di sini isinya bukan pasir pantai yang halus dan sering bikin berantakan itu ya, melainkan batu-batu sintetik yang kecil dan halus. Teksturnya mungkin beda dari yang kita bayangkan, tapi tetep efektif banget buat merangsang indera peraba anak-anak.

Anak-anak bermain di sand box Fanpekka

Yang bikin makin seru, di dalam sini banyak banget mainan penunjangnya yang unik-unik dan nggak pasaran. Jadi anak-anak dijamin betah banget eksplor di dalam bak “pasir” ini.

Jadi ya gitu ya, kalau sudah bosen, mereka tinggal meluncur keluar buat nyobain area lainnya, termasuk area baru yang dinamakan rainbow slider, hehehe.

Rainbow Slider

Dari jauh, Rainbow Slider ini sudah mencuri perhatian karena warna-warninya yang bold. Di sini disediakan ban untuk meluncur dan sistemnya digunakan secara individu. Jadi, anak kecil maupun orang dewasa pakainya satu-satu ya, nggak bisa boncengan.

Rainbow Slider Fanpekka

Nilai plusnya dari segi keamanan, ada satu penjaga khusus yang siaga memberi instruksi kapan kita boleh meluncur dan kapan harus menunggu.

Ini penting banget menurutku, supaya nggak ada kejadian anak di bawah tertabrak sama yang baru meluncur. Safety first, jadi kita sebagai orang tua juga lebih tenang ngeliat mereka main yaa!

Main Rumah-rumahan dan Role Playing di Pasar

Meskipun ada area baru, ternyata pesona area rumah-rumahan dan ‘Pasar’ tetap nggak tergantikan buat anak-anak aku.

Main rumah-rumahan

Mainan di setiap tokonya beneran lengkap dan bagus kualitasnya, jadi anak-anak bisa benar-benar menghayati perannya. Rasanya seneng banget ngeliat imajinasi mereka jalan terus selama main di pasar mungil ini!

Nara antusias banget waktu jadi penjual es krim. Soalnya bentuk mainan plastiknya beneran kayak scoop es krim gitu lho dengan berbagai macam warna yang menunjukkan rasanya. Sendok plastiknya juga kayak sendok es krim yang bulat itu. Dia jadi kayak beneran lagi nyendokin es krim dan menyusunnya di cone.

Aku pun berperan sebagai pembeli es krimnya, jadi aku yang minta es krimnya berapa susun dengan rasa apa saja. Puas banget kayanya Nara main di sini.

Pasar mainan di Fanpekka

Bayar Pakai Uang Mainan

Terus, sebagai pembeli, kita pun bisa memakai uang mainan yang tersebar juga di beberapa tempat di “pasar”. Jadi beneran kayak pembeli dan penjual beneran gitu.

Waktu Nara sudah mau selesai main sebagai penjual es krim ini, malah ada satu anak laki-laki yang menghampiri toko es krimnya. Jadi Nara lanjut berperan sebagai penjual, dua-duanya jadi happy dan beneran jadi memunculkan interaksi sesama anak-anak ya, ihihi.

Inilah yang aku maksud dengan konsep ‘Learning by Playing’ di Fanpekka. Tanpa sadar, saat Nara asyik nyusun scoop es krim dan melayani pembelinya, dia sedang belajar banyak hal sekaligus; mulai dari melatih motorik halusnya, belajar urutan (logika), sampai mengasah soft skill komunikasinya dengan orang baru. Seru ya, belajarnya nggak berasa kayak belajar, tapi lewat main yang menyenangkan 😀

jual beli es krim pakai uang mainan

Pokoknya lumayan happy juga sih ngeliat mereka ganti-gantian jadi penjual es krim yang sibuk menyendok scoop demi scoop, lalu pindah jadi penjual sayuran yang telaten, sampai jadi penjual bunga yang estetik. Ya itu, ditunjang dengan mainannya yang berkualitas, jadi role playingnya serasa kayak beneran.

Berkualitasnya tuh semacam kayak tadi, es krimnya beneran terlihat kayak es krim. Terus sayuran-sayuran dan buahnya juga terlihat beneran, bunga-nya juga melimpah, dan di bagian role playing lainnya pun mainannya memiliki kualitas yang sama gitu.

Jadi sebagai orangtua yang melihat anak senang mainan dengan yang mirip beneran kayak gitu tuh ikutan seneng lho.

Tonttu’s Education Corner

Tonttu's Toy Academy

Buat aku, area ini lumayan spesial karena ada pendampingan dari kakak-kakak penjaga yang super ramah. Di sini, anak-anak diajak melakukan berbagai permainan edukasi yang seru. Nara pun sangat tertarik dengan ragam mainan edukasi tersebut.

Nah, bagian yang bikin anak-anak makin semangat adalah sistem Lembar Stempel. Setiap kali anak berhasil menyelesaikan satu permainan edukasi di sini, mereka akan mendapatkan satu stempel. Kalau stempelnya sudah terkumpul sampai 10, bisa ditukarkan dengan merchandise menarik dari Fanpekka!

Tapi perlu diingat ya, Ibu-ibu, stempel ini cuma diberikan satu kali per kedatangan. Jadi, meskipun anak-anak boleh banget mencoba semua permainan edukasi yang ada di situ berkali-kali, stempel yang didapat hari itu tetap cuma satu.

Jadi jujur aja ya, kalau dari sudut pandang aku sebagai emak-emak, kebijakan satu stempel per kedatangan ini agak sedikit disayangkan, hihi. Mengingat harga tiket masuk Fanpekka yang lumayan pricy, rasanya kok tantangannya jadi terasa lama banget ya buat mencapai 10 stempel.

Menurutku sih, idealnya mungkin bisa dikasih jatah maksimal 3 stempel lah gitu per kedatangan kalau anak memang rajin menyelesaikan tugasnya. Jadi anak-anak merasa usahanya lebih dihargai dan kita sebagai orang tua juga merasa ‘investasi’ tiketnya lebih berasa progresnya.

Tapi ya sudahlah ya, hitung-hitung ini jadi alasan buat anak buat minta balik lagi ke sini, ahaha.

Kursi Pijat dan Area Santai

Oiya, aku tadi menyebutkan ada kursi pijak juga kan yaa. Berhubung penasaran ini kursi pijat untuk mainan anak atau untuk relaksasi orangtua, jadinya aku mencari.

Ternyata ketemu di area “desa” alias dekat dengan anak-anak yang main rumah-rumahan. Dan ternyataa, kursi pijat ini betul untuk relaksasi orangtuanya, ahahaha *puasbangetkayanyaaku.

Jadi area atau fasilitas baru yang ada di Fanpekka ini gak cuma mengakomodir kebutuhan anak-anak aja lho, tapi juga orangtuanya.

Fanpekka nih kayanya ngerti banget ya kalau menemani anak main seharian itu lumayan bikin pegal.

Kursi pijat yang tersedia tersebut bisa dipakai secara cuma-cuma! Jadi, sambil tetap bisa mengawasi anak-anak lari-larian dengan aman, kita bisa me-time sejenak melemaskan otot kaki dan punggung.

Bahkan ada barisan kursi antrian gitu supaya tetap kondusif pemakaian kursi pijatnya. Jadi orangtua yang mau memakai kursi pijat ini gak berebutan dan tetap bisa duduk sambil menunggu gilirannya. Fasilitas yang sangat pengertian ya, ihihi.

Selain itu, area santainya juga lumayan banyak dengan bean bag yang juga melimpah. Kayanya yang dimanjakan bukan cuma anak-anaknya sih, tapi orangtuanya juga. Jadi anak-anak puas main seharian, orangtuanya tetap bisa santai dan gak terlalu capek menemani mereka 😀

Fasilitas Lainnya

Oiya, buat orang tua nggak perlu khawatir kalau anak-anak mulai rewel karena lapar sehabis lari-larian ya. Di dalam Fanpekka sekarang juga tersedia camilan dan minuman yang bisa kita beli langsung untuk anak.

Walaupun kalau kita beli tiket yang all day bisa keluar sebentar untuk nanti balik masuk lagi, tapi spot cemilan dan minuman ini lumayan banget banget untuk mengurangi kita bolak-balik keluar masuk sih.

Jadi kalau mereka butuh recharge energi sebentar cukup beli di dalam, duduk sebentar, lalu lanjut eksplor lagi deh! Praktis banget sih menurut aku.

Tips Main ke Fanpekka AEON JGC

Fanpekka AEON JGC

Buat kalian yang mau mengajak anak-anak main ke Fanpekka juga, aku spill sedikit tips nih ya biar mainnya makin nyaman:

  1. Cek Promo Ulang Tahun: Seperti yang pernah aku bahas, jangan lupa manfaatkan promo hari ulang tahun (bayar cuma 10 ribu atau bahkan gratis bagi member!). Lumayan banget kan buat jatah jajan kopi di AEON, ihihi.
  2. Kaos Kaki Anti-Slip: Wajib banget ya buat anak dan pendamping. Kalau lupa bawa, tenang, di kasir ada yang jual kok.
  3. Datang Lebih Awal: Kalau mau puas eksplor area baru tanpa terlalu ramai, usahakan datang pas opening mall atau saat weekdays.

Fanpekka Salah Satu Playground Terbaik di Jakarta

Toy Academy Fanpekka

Satu hal yang aku suka, Fanpekka tuh konsisten dengan konsep learning by playing. Di setiap sudut area baru ini tetap ada petunjuk stimulasinya, apakah itu melatih imajinasi, logika, atau kemampuan berkomunikasi dengan teman baru.

Buat aku, tambahan area baru di Fanpekka ini makin mengukuhkan tempat ini sebagai salah satu playground terbaik di Jakarta. Fasilitas pendukungnya seperti nursery room dan toilet anak tetap juara bersih dan nyamannya.

Jadi, kapan nih rencana ajak si kecil ke Fanpekka AEON JGC lagi? Atau ada yang sudah nyobain area barunya juga? Sharing yuk di kolom komentar, siapa tahu kita bisa janjian main bareng!

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.