Background Galau

Ahahah, bukan background-nya yang galau, saya-nya yang galau menentukan background apa.

Background blog loh maksudnya. Jadi kemaren ujug-ujug saya punya ide menghias blog saya yang sangat simple ini dengan nambahin sedikit background. Terus tanpa sengaja ~gak mungkin tanpa sengaja sih ya :P~ saya baca blognya mak shintaries tentang background gratis dari colourlovers. Langsung aja saya jalankan rencana saya untuk mengganti background.

Yak, browsing-browsing nemu 2-3 pattern yang disuka, cobain deh. Background pertama, gak sreg ah, keramean, kelihatan putus-putus. Background kedua, gak sreg juga ah, tema warnanya gak sesuai sama tema warna blog saya ~pengalaman sebagai web developer, ribet yak nyari2 background pas gini, harus sesuai semua-muanya :D~. Bakcground ketiga, passs, saya sukaa warnanyaa (sebelumnya sih ngedit warnanya di colourlovers itu dulu baru didownload, hehe), oke pakai yang ini.

Tapi udah pakai background yang terakhir selama sehari, eh hari ini akhirnya memutuskan gak jadi pake background. Biar sajalah polos begini, lebih simple, lebih bersih, lebih enak diliat, hehehe. Sama kaya orangnya yang polos gini #eh

Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen

Yak, berhubung saya lumayan suka belanja online dan sehari-hari juga memang melakukan transaksi jual beli, jadi saya harus paham apa saja hak dan kewajiban sebagai konsumen. Dengan kata lain, saya harus jadi konsumen cerdas paham perlindungan konsumen.

Know Your Rights
Know Your Rights

Menurut Pasal 4 Undang-undang Perlindungan Konsumen (UUPK), Hak-hak Konsumen antara lain:

  1. Hak atas kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa;
  2. Hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan;
  3. Hak atas informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa;
  4. Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan;
  5. Hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut;
  6. Hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen;
  7. Hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif;
  8. Hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi/penggantian, apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya;
  9. Hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya.

Salah satu hak kita adalah adanya perlindungan konsumen dari pemerintah, khususnya dari kementrian perdagangan Republik Indonesia, demi menciptakan perasaan yang aman terhadap transaksi jual-beli.

Kementrian Perdagangan
Kementrian Perdagangan

Pemerintah telah berupaya banyak lho demi melindungi konsumen yang ada di Indonesia dan menjadikan masyarakat Indonesia sebagai konsumen cerdas paham perlindungan konsumen. Contohnya saja, seperti yang dilakukan oleh Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan bersama dengan Kepala Bareskrim POLRI Irjen Pol Sutarman pada akhir Januari 2013 lalu. Mereka menandatangani Nota Kesepahaman yang disaksikan oleh Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan terkait peningkatan penegakan hukum di bidang perlindungan konsumen dan metrologi legal di Tanah Air.

Selain itu, dilakukan juga penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Nus Nuzulia Ishak dengan Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian yang juga selaku Kepala Badan Karantina Pertanian Banun Harpini dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Lucky S. Slamet tentang Kerjasama Pengawasan Barang Untuk Produk Non Pangan, Pangan Olahan, dan Pangan Segar.

Upaya pemerintah pastinya tidak terbatas hal tersebut di atas saja, masih banyak lagi usaha lainnya demi meningkatkan kenyamanan konsumen dan kepastian konsumen akan perlindungan hukum. Undang-undang perlindungan konsumen pun sudah ada sejak tahun 1999.

Undang-undang perlindungan konsumen no. 8 th. 1999

Dari hal di atas, kita sebagai konsumen harusnya sudah memiliki perasaan aman untuk melakukan transaksi jual-beli di negara Indonesia tercinta ini :D. Tapiii, jangan dengan yakinnya kita akan dilindungi, kita jadi melupakan kewajiban kita sendiri sebagai konsumen ya.

Kewajiban sebagai konsumen pun sudah diatur sedemikian rupa dalam undang-undang. Berikut ini merupakan kewajiban-kewajiban konsumen yang harus dipenuhi sesuai dengan Pasal 5 Undang-undang Perlindungan Konsumen.

  1. Membaca atau mengikuti petunjuk informasi dan prosedur pemakaian atau pemanfaatan barang dan/atau jasa, demi keamanan dan keselamatan;
  2. Beritikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang dan/atau jasa;
  3. Membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati;
  4. Mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan konsumen secara patut.

Paham akan hak dan kewajiban merupakan salah satu cara kita untuk menjadi konsumen yang cerdas. Selain memahami hak dan kewajiban sebagai konsumen, kita juga perlu banget teliti sebelum melakukan transaksi jual beli.

Teliti sebelum membeli itu penting banget biar kita gak terjebak dengan produk yang tidak kita inginkan :). Nah, ada 10 hal yang bisa dijadikan panduan nih sebelum konsumen melakukan transaksi jual beli (menurut ketua YLKI, Taufik husni). 10 hal tersebut antara lain:

  1. Cari dan bandingkan informasi (mengenai harga, merek, spesifikasi produk, layanan purna jual). Dalam kasus saya, suami pernah ingin membeli HP android dan dia benar-benar membandingkan beberapa produk mengenai spesifikasi, merk, harga, serta kecanggihannya dari berbagai situs.
  2. Dapatkan saran dari pihak lain (mengenai teknis, cara pakai, pengalaman menggunakan merek tertentu dari teman atau   saudara). Kalau di langkah ini, saya dan suami biasanya baca-baca pengalaman yang udah pernah beli produk yang kita incer biar lebih sreg atau tercerahkan kalau ternyata produknya gak worth it  😀
  3. Simpanlah bukti tertulis (mengenai kartu garansi, dsb, serta ke mana akan mengadu apabila terdapat masalah pada barang atau jasa yang dikonsumsi). Saya sih menyediakan tempat khusus untuk menyimpan kartu-kartu garansi, kuitansi pembelian, dsb sehingga mudah dicari.
  4. Kenali hak Anda dan lakukan langkah yang benar (apabila masalah tidak selesai, laporkan kepada lembaga konsumen atau pemerintah terkait). Hak yang udah saya sebut di atas tadi yaa.
  5. Kontrol diri Anda saat membeli produk (beli hanya apa yang Anda butuhkan, buat daftar belanja). Kalau belanja bulanan termasuk gak yaa? :P. Prinsip saya dan suami Alhamdulillah sama, jadi kita membeli barang yang benar-benar kita butuhkan bukan yang kita inginkan. Sayang kan uangnya kalau ternyata barang yang kita inginkan dan terbeli malah gak bermanfaat? 😀
  6. Jangan ragu membeli produk lokal.
  7. Biasakan membaca label produk. (yang berisi kandungan bahan, masa kadaluarsa, dan petunjuk penggunaan). Biasanya sih produk makanan, yaa biar kita tau halal enggaknya. Kalau produk yang bukan makanan ya biar tau sudah memenuhi persyaratan SNI (Standar Nasional Indonesia) atau belum 😉
  8. Beli dari sumber yang terpercaya (hindari rantai distribusi yang panjang atau dari perusahaan yang tidak dikenal melalui internet). Hihihi, berhubung saya malah lebih banyak beli lewat internet, saya punya cara sendiri memastikan transaksinya aman dan terpercaya. Biasanya sih saya menilai dari CSnya, yang responsiflah yang saya percaya, hehe.
  9. Laporkan langsung setiap komplain yang ada. Bener nih, harus dilaporkan sesegera mungkin biar masalahnya gak berlarut-larut.
  10. Lindungi generasi mendatang (dengan membeli produk daur ulang, gunakan isi ulang dsb).
Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen
Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen

Jadi, jika disimpulkan, menurut saya pribadi konsumen yang cerdas adalah konsumen yang paham akan hak dan kewajibannya serta selalu berhati-hati sebelum melakukan transaksi.

Nah, definisi resminya sendiri, konsumen cerdas adalah konsumen yang kritis dan berani memperjuangkan haknya apabila barang/jasa yang dibelinya tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan tidak sesuai dengan yang diperjanjikan, tetapi konsumen juga harus mengerti akan kewajibannya.

Dengan menjadi konsumen cerdas, kita jadi paham akan perlindungan konsumen kan? 😀

Selamat menjadi konsumen yang semakin cerdas dan paham perlindungan konsumen yaa 😉

Lomba Menulis & Kontes SEO 2013 – Konsumen Cerdas
Lomba Menulis & Kontes SEO 2013 – Konsumen Cerdas

Sumber lain:

YLKI

Buletin Metropolis

Game Seru dari Running Man

Hihihi, lagi demen banget nontonin running man malah jadi dapet inspirasi game-game seru yang bisa dimainin sama anak nanti 😛

Mau dicatet di blog biar inget dan ~mungkin~ bisa dijadikan inspirasi juga buat yang baca 😀

  1. Petak umpet. Udah biasa sih, tapi yang bikin gak biasa itu di running man bukan 1 orang jaga dan sisanya ngumpet, tapi bikin 2 tim, tim yang satu nyari tim yang ngumpet. Nah, tim yang ngumpet ini gak sekedar ngumpet, tapi menjalankan “misi”. Misinya sih terserah bisa apa aja, bisa nemuin boneka ~kaya di running man eps 7~ atau apa aja. Di running man, banyak episode yang main petak umpet ini, terutama episode awal2 😀
  2. Sambung kata. Kalo ini cuma salah satu permainan kecil di running man, kalo gak salah sih di episode 11. Peraturannya satu orang nyebutin satu kata dan orang berikutnya nyebutin kata yang lain tapi pake suku kata terakhir orang pertama. Misal: Kata-Takut-Kutilang-Langsung-dst
  3. Role Game. Yang ini permainan peran. Kaya jadi tukang jualan ~jualan di pasar atau penjual makanan gerobak kecil, terus jadi karyawan, dst. Salah satu episode yang ada permainan peran kaya gini di episode 37 dan 96 (guestnya Park Ji Sung).

    Running Man Episode 37
    Running Man Episode 37
  4. Detektif2an ~apa nama bagusnya yak?, penyelidikan lah pokoknya~. Kalo yang ini ada di episode buanyak banget, haha. Jadi, ada episode yang salah satunya jadi spy (mata-mata) yang lainnya harus nemuin petunjuk siapa mata-mata itu sebelum dia mengeliminasi yang lainnya, ada di episode banyak, haha *gag apal* :P. Ada juga yang salah satunya jadi penjahat dan menjalankan misi + eliminasi pemain lainnya dan yang lainnya harus caritau siapa kriminal itu tanpa ada hint ~kaya di episode 51-Thailand dan 62-China.
  5. Kekuatan super. Heheh, sebenernya menentukan yang terkuat, tapi masing-masingnya dibekali “kekuatan super” yang cuma bisa dipake 1x. Contohnya di episode 74. Baru banget nonton kemaren dan menurut saya episode ini paling seruu, hahaha. ~Eh, tapi yang ada kekuatan supernya ada lagi sih di episode 96 (main bola pake kekuatan super)

    running man episode 74
    Running Man Episode 74

*Kalo nemu lagi tambahin lagi aaah 😀

Heheheh, baru banget keranjingan nonton running man dan baru segini game yang bisa diinget. Makin gak bisa berenti nontonnya karena liat banyak game yang nanti bisa dimainkan sama anak 😛

Babies

Last Sunday, my husband and I was watching this movie. It is a documentary movie that shows you the life of four babies around the world. There are Ponijao from Namibia (which in my opinion living the wild life, hihihi), Bayar from Mongolia, Mari from Japan, and Hattie from California.

Babies
Babies

For me, it’s an interesting movie considering we already have a baby too. We were so into it because we ~sort of~ could feel their parents feelings, how happy we were when she/he was born and how happy we are watching them growing everyday 😛

MariPro Margonda, Depok

Foto Keluarga
Foto Keluarga

Berhubung kemarin kita foto keluarganya di sini ~mariPro Margonda~, saya cuma mau sharing pengalamannya aja ya. Ini kumpulan twitnya adik ipar saya semalem, pas dia lagi kesel-keselnya, hihihi.

Enjoy 😉

chirpstory
chirpstory

Sebenernya ini pelajaran juga sih buat kita. Ya pelajaran buat kita, pelajaran juga buat si pelaku bisnis ~dalam hal ini MariPro~

Buat kita, pelajarannya adalah, sebelum deal harus bener-bener ditanyain sampai detail banget.

Kesalahan kita kemarin itu kan karena gak nanya juga yang dikasih di CD nanti itu semua foto atau cuma yang dicetak makanya jadi kesel begini. Tapi, kita ga nanya hal itu karena berasumsi semua studio foto akan memberi copy-an foto yang mereka ‘jepret’ walaupun yang mau dicetak hanya beberapa. Soalnya pengalaman saya selama ini, di semua studio foto yang pernah saya datangi memang begitu sistemnya. Sebelumnya saya dan keluarga saya pernah foto keluarga 2x pun begitu, mereka ngasih copy-an semua fotonya ke kita walaupun yang dicetak cuma 1.

Buat si pelaku bisnis, harusnya mereka menjelaskan selengkap-lengkapnya kan yang bakal didapet si pelanggan itu apa aja.

Kalau kaya begini, menurut saya bukan infonya yang abu-abu, tapi malah gak lengkap. Karena mereka cuma menjelaskan foto 25x + 4x dicetak 5R + 1x dicetak 14R dan diframe + dapet CD foto. Mereka berasumsi pelanggannya akan mengerti CD foto yang didapet itu berisi hanya foto yang akan dicetak.

Guys, coba baca "Liburan Musim Dingin ke Jepang? Saya Mauu Melakukan 5 Aktivitas Wisata ini!" juga ya. Mohon bantuan untuk ngeshare postingan tersebut. Terima kasih ;)

Oh, ada 1 pelajaran lagi, jangan mengandalkan asumsi. Baik untuk kita maupun untuk si pelaku bisnis.

Eh, tapi beneran recommended banget loh ini MariPro buat hasil fotonya. Baguuusss… Adik ipar saya pun bilang begitu kan? heheh.

PLN Penerang Nusantara

Pada tahun 2010, saya pernah membaca CEO notes pak Dahlan Iskan yang berjudul “Resiko Dihujat” ketika beliau masih menjabat sebagai Dirut PLN. Yang paling tertanam saat itu ialah ceritanya mengenai petugas yang sedang memulihkan tiang listrik di bibir jurang yang dalam di tengah kegelapan malam yang berhujan.

Oke, mungkin gambarnya gak pas ya, hehe 😛

Kala itu, setiap di rumah saya terjadi pemadaman (kalau kata kami sih mati lampu :D), kami sekeluarga hanya bisa menghujat PLN. Tidak puas dengan hanya menghujat, kami pun selalu menghubungi PLN meminta kejelasan kenapa terjadi pemadaman dan sampai kapan pemadaman akan berlangsung.

Saat itu sama sekali tidak terbersit dalam benak saya bahwa mungkin saja terjadi kerusakan yang sangat sulit diperbaiki atau bahwa mungkin saja di luar sana petugas PLN sedang berupaya sekuat tenaga dan bersusah payah memperbaiki kerusakan yang ada.

Sejak membaca postingan tersebut, saya langsung merasa bersalah dan berpikir apabila yang sedang memperbaiki listrik di tepi jurang yang dalam dan di tengah hujan lebat seperti itu adalah keluarga saya, betapa sedih dan terharunya saya. Dan saya pastinya tidak akan serta merta menyalahkan dan menghujat PLN setiap kali ada pemadaman.

Ada satu lagi yang teringat juga sampai sekarang, yaitu semangat pak Dahlan Iskan dalam membuat PLN lebih terkenal dari Bandara Soekarno-Hatta.

Saya harus membuat PLN lebih terkenal daripada bandara Soekarno-Hatta. Dengan demikian kalau suatu saat ada mati lampu lagi di Bandara Soekarno-Hatta, orang tidak lagi menghujat PLN.

Dahlan Iskan

Dalam benak saya, terkenal di sini bukanlah sekedar terkenal, namun terkenal karena PLN berhasil bangkit dan menjadi perusahaan BUMN yang bersih dari korupsi serta kinerjanya sangat cemerlang.

Ya, semangat membara seperti itu tercermin dari tulisan dan hasil kerjanya.

Beliau menjadikan tulisannya sebagai bahan renungan dalam pedoman perilaku yang digunakan untuk dokumen pendukung diterapkannya Good Corporate Governance (GCG).

Bebaskan Indonesia dari kegelapan,

Bebaskan konsumen dari keluhan,

Bebaskan warga PLN dari cap yang hina ini:

Cap sebagai sarang korupsi

Cap sebagai pengemis subsidi

Penghisap uang negeri

Dahlan Iskan

GCG merupakan tata kelola suatu perusahaan secara baik. Dengan kata lain, GCG merupakan sistem dan cara suatu perusahaan dikelola dengan benar dan bersih. Sistem tersebut menyangkut berbagai aspek dan merupakan salah satu upaya dalam menjadikan perusahaan bebas dari korupsi.

Sampai saat ini, upaya PLN dalam menerapkan GCG sudah cukup baik dan transparan. Bukti ketransparanannya adalah disebarkannya dokumen-dokumen pendukung GCG dalam situsnya: http://www.pln.co.id/?p=6498. Dengan begitu, yang menjadi pengawas dalam penerapan GCG nantinya bukan hanya jajaran direksi PLN sendiri, melainkan semua yang membaca serta yang mempelajari dokumen tersebut.

Harapan saya? Pasti ada, apalagi untuk pemasok listrik negara seperti PLN ini. Namun, harapan saya tidaklah secemerlang harapan pak Dahlan Iskan juga bukanlah harapan yang muluk-muluk. Saya hanya berharap agar komitmen serta semangat PLN dalam menerapkan GCG akan terus terjaga. Jajaran direksi, staff, serta karyawannya dapat bertindak sesuai dengan pedoman perilaku yang telah dibuat dan disepakati.

Dan, saya juga terus berharap agar lebih banyak lagi karyawan-karyawan serta pemimpin-pemimpin berdedikasi seperti petugas yang memulihkan tiang listrik di bibir jurang yang dalam di tengah malam yang berhujan tersebut dan seperti pak Dahlan Iskan selaku mantan Dirut PLN.

Yap, harapan tersebut saya buat agar PLN dapat terus menjadi penerang nusantara kita ini dan menjadi sumber pelita di tengah kegelapan negeri ini 🙂

iPad Dari BCA

Alhamdulillaah saya bisa menang lomba BCA blog competition – Berbagi cerita bersama BCA dan berhasil dapet iPad 2. Terima kasih banyak yaa BCA 😀

iPad
iPad

Jadi, ceritanya waktu pertengahan bulan Juni suami saya ngasih tau saya ada kompetisi blog dari BCA yang deadline-nya masih sampai 1 juli 2012. Dan berhubung saya suka ngupdate blog, dia nyuruh saya buat ikutan. Awalnya sih saya bingung mau nulis apa, tapi Bismillah deh buat ikutan.

Akhirnya setelah liat-liat syarat dan ketentuan kompetisinya dan liat2 website BCA yang baru ~btw, kompetisi blog BCA ini diadakan dalam rangka peluncuran websitenya~, jadilah tulisan Rumah Impian – Berbagi Cerita bersama BCA dan saya beranikan buat dikirim 😀

Rumah Impian – Berbagi Cerita bersama BCA
Rumah Impian – Berbagi Cerita bersama BCA

Nah, pengumuman pemenangnya itu tanggal 26 Juli 2012. Hari itu saya sama sekali lupa kalau ada pengumuman BCA blog competition, jadilah saya menjalani hari seperti biasa 😛 Tapi begitu saya buka blog saya, ada komentar di postingan yang saya ikut sertakan di kompetisi blog ini. Daaan, komentarnya itu:

komentar
komentar

Kaget sekaget-kagetnya saya *lebay*. Tapi beneran saya kaget, gak percaya. Ya emang saya gak percaya gitu aja sih, tapi begitu ngecek ke situs BCAnya dan ngeliat pengumuman resminya di sini dan di sini bukan main senangnya saya, Alhamdulillaaah, hehe. Langsung saat itu juga saya telpon suami sambil loncat-loncat kegirangan di rumah *untung ga ada yang liat* 😛

Tapi saya bingung karena belum dapet pemberitahuan apa-apa secara langsung. Tertulis mereka akan menghubungi sih, jadi yaudah saya tunggu sajah. Sore hari akhirnya pihak panitia menghubungi saya dan ngasih tau apa yang harus saya lakukan selanjutnya.

Setelah urusan ini-itu selesai, iPadnya siap dikiriim, yeay. Saya lumayan gak sabar juga tuh nunggu iPadnya karena dari pemberitahuan iPadnya siap dikirim hari Kamis sampai hari Kamis berikutnya belum datang juga. Tapi Alhamdulillahnya hari Jumat, 10 Agustus 2012 akhirnya sampai, horeee.

Paketnya iPad
Paketnya iPad

Teruus, kenapa sekarang saya baru cerita di blog padahal iPadnya sampenya udah 1 bulan lalu? Hum, tadinya mau dijadiin 1 postingan, tapi kepanjangan kayanya. Saya pisah saja lah 😀

Sekarang… Marii kita lanjut berusaha sekuat tenaga mewujudkan rumah impian kita..!!! Yosh..! cc @ilmanakbar ^^

iPad dari BCA
iPad dari BCA

Foto Miniatur

Kemarin saya iseng-iseng ngedit foto, stok foto saya yang lama sih. Dan saya lagi pengen nyobain caranya buat ngejadiin sebuah foto tampak kaya foto miniatur.

Mulailah saya mencari tau gimana cara mengedit foto biasa untuk dijadiin foto miniatur. Ternyata gak sulit-sulit banget sih *sombong* tergantung foto dasarnya dan tergantung ngeditnya. hehe

Saya juga belum jago2 amat, namanya juga baru belajar. Tinggal bikin stok foto yang banyak dan yang pas aja anglenya biar bisa dijadiin foto miniatur jadi saya bisa banyak latihan deh 😉

Ini hasil foto yang saya edit itu, udah mirip miniatur belum yak? 😛

Miniatur Taman Ria
Miniatur Taman Ria

Ikutan Oriflame

Hehe, ini dia postingan terpisah lanjutan dari postingan ini.

Saya akhirnya ikutan oriflame ~lagi~. Kenapa lagi? Karena dulu (mungkin sekitar tahun 2005 atau 2006an) saya udah pernah ikutan oriflame. Waktu itu alasannya simple, biar bisa beli produk-produk oriflame lebih murah sekaligus dapet untung dari ngejualin produknya.

Waktu itu saya sama sekali gak peduli tentang bisnisnya. Masa bodoh sama bisnisnya, yang penting saya beli dengan murah dan jualan, hehe. Tapi, begitu saya udah bosen dan males ngejualin ya selesai gitu aja, gak dilanjutin sama sekali.

Terus, kenapa sekarang gabung lagi?

Terus terang aja, saya orangnya anti banget sama MLM. Bener-bener males banget denger namanya apalagi kalo diprospek, haduuuuh males banget. Saya lumayan punya beberapa pengalaman tentang penawaran MLM, mulai dari MLM obat, suplemen, sampe pembalut.

Dulu saya gak tau kalo oriflame itu MLM makanya ikutan gabung dan satu-satunya alasan saya gabung ya kaya yang saya sebutin di atas tadi. Sekarang udah tau tapi tetap ikut gabung karena saya bukan mikir MLMnya, tapi mikir bisnis jualannya.

Ya, salah satu cara saya belajar bisnis juga dengan melihat gimana bisnis penjualan yang bisa besar banget kaya oriflame ini. Dari yang saya perhatiin, ada beberapa alasan kenapa bisa besar gitu.

Yang Jual Produk Ini Gak Jualan Sendiri

Bayangin aja, ngejual barang dan dijualin oleh banyak banget orang. Kalau jualan sendiri hasilnya udah lumayan, apalagi dijual oleh lebih banyak orang, hasilnya pasti lebih besar.

Saya ngeliat yang paling atasnya lho ya, yang bikin produk ini dan ngejual pertama kali, bukan jaringan2 yang udah ada. Jaringan-jaringan yang udah ada kan intinya ya membantu jualannya yang jualan Oriflame 😛

Pinter juga ya idenya, dengan nyuruh orang jualan juga, barangnya pasti bakal dibeli oleh lebih banyak orang. Ya pastinya yang berjualan itu dikasih keuntungan dengan dapet potongan harga. Ya setiap reseller atau tangan kedua kan pasti dapet keuntungan langsung dari potongan harga itu.

Omsetnya Jadi Besar Banget

Oke, omset memang bukan segalanya, yang penting kan profitnya. Tapi yang namanya jualan barang itu kan setidaknya profit atau keuntungan bisa beberapa puluh persen (10%-30% kali ya) dari omsetnya.

Nah, yang saya tau, dari 1 jaringan aja mereka udah dapet omset 18 milyar. Itu baru 1 jaringan di Indonesia. Bayangin aja, jaringannya udah banyak banget kan di seluruh dunia, bukan cuma di Indonesia aja.

Nah, kalo alasan pribadinya sih ada beberapa juga.

Pertama, Oriflame Masih Bertahan Sampe Sekarang

Saya mikir, oriflame beda ama MLM2 yang ada itu. Dulu saya gabung waktu kantor pusat Oriflame di Jakarta itu masih di daerah Bulungan. Nah, begitu lewat beberapa tahun sampe sekarang, oriflame tetap ada dan kantor pusatnya malah jadi lebih besar di daerah Sudirman.

Artinya, ya oriflame bisa bertahan dibanding MLM2 lainnya. MLM yang dulu memprospek saya begitu saya cari tau lagi udah entah kemana namanya, hehe.

Mungkin tupperware juga begitu, sampe sekarang bisa bertahan juga, tapi saya rasanya lebih bisa jualin produk-produknya oriflame daripada tupperware 😛 ~kaka saya ikutan tupperware dan hasilnya lumayan juga tuh.

Kedua, Oriflame Ngasih Keuntungan Buat Banyak Orang

Dari bertahun-tahun itu, Oriflame tetap ada karena orang-orangnya masih aktif dan yang masih aktif itu karena berarti terbukti Oriflame ngasih keuntungan buat mereka. Saya sih mikirnya begitu, hehe. Dan emang pernah ketemu orang yang beneran ngerasain keuntungan langsungnya sih.

Ke depannya kepengen juga punya bisnis yang ngejual produk gitu dan yang ngejual ya banyak orang gitu juga. Tapi saya masih bingung, bentuknya harus MLM kah? Gak adakah bentuk yang lain tapi bisa dijual oleh banyak orang dan ngasih keuntungan ke banyak orang itu? ~jujur aja masih males denger MLMnya 😛

Pokonya intinya sih bisnis yang bisa ngasih keuntungan ke banyak orang sekaligus ningkatin keuntungan bisnisnya. Kepengen banget..!!

~Punya suami yang setiap harinya mikir dan ngomongin bisnis melulu, jadi begini deh 😛

Belajar Bisnis

Eheheh, belajar bisnis? Yup, saya sekarang sedang melakukan itu.

Dengan ngapain? Dengan jualan/berdagang. Hoho, suami saya emang baru saja cerita di blognya (di sini)  tentang untuk mau mulai suatu bisnis mulailah dengan berdagang.

Jadi saya dagang apa? Oke, saya mulai dengan cerita sedikit kenapa saya mau berdagang.

~Postingan kali ini agak sedikit panjang (banget)~ 😛

Awalnya, saya sama sekali gak pernah kepikiran mau bisnis sendiri, sama sekali. Tapi begitu saya hamil dan udah mulai bosen kerja di tempat saya bekerja dulu, saya mulai mikir mau keluar aja dan kerja di rumah aja biar urusan rumah bisa tetap kepegang dan anak juga bisa diasuh sendiri. Saya gak mau saya udah cape-cape hamil, punya anak, tapi begitu anaknya lahir, saya sibuk kerja dan nyewa pengasuh. Saya mikir, kalau begitu ceritanya, saya gak bisa kenal deket sama anak saya dan anak saya jadi anak pengasuh karena sehari-harinya ya ama mereka. Kalaupun ada yang membantu, ya saya maunya bantu-bantu untuk urusan rumah aja bukan untuk urusan anak, jadi anak tetap saya yang megang.

Nah, kalau begitu saya jadi ibu rumah tangga donk? Iya, tapi gak bener-bener jadi ibu rumah tangga, karena saya bisa bosan setengah mati kalau cuma jadi ibu rumah tangga.

Bukan, bukan mengecilkan ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga itu pekerjaannya juga gak ringan. Ngurusin suami, anak, juga kerjaan rumah yang gak ada habisnya. Tapi, saya mau jadi ibu rumah tangga yang lebih dari itu. Ngurusin suami, anak, kerjaan rumah, plus ngurusin bisnis sendiri, lumayan kan hasilnya bisa nambahin penghasilan keluarga juga tapi dikerjakan dari rumah.

Jadi saya bisnis apa? Oke, saya rinci deh saya bisnis apaan aja / dagang apaan aja. Mulai dari dagang jasa ampe barang #eh, banyak 😛 *enggak banyak deng, ehehe*

Pertama, Undangan Online

Nah, pertama kali kepikiran untuk bikin bisnis itu, saya ingin bikin bisnis undangan online. Saya mau bikin bisnis jasa membuat undangan online untuk ~pastinya~ orang-orang yang ingin nikah. Nah, sekarang memang udah ada sih jasa yang sama, tapi saya mau bikinnya yang beda. Bedanya apa?

Yang saya liat, jasa undangan online yang sekarang itu tampilannya tiap undangan ya sama, sesuai template yang diusung si penjual jasa undangan online. Nah, saya mau bikin yang tiap undangan online ya tampilannya beda karena setiap pasangan itu unik dan beda daan narsis juga, hehe. Jadi, saya mau bikin yang mirip-mirip undangan online saya: istiana.ilmanakbar.web.id dan undangan online sahabat saya nasrulgema.com. ~Heheh, yang nasrulgema ternyata domainnya udah habis 😛

Tadinya, saya mau bikinin web khusus tentang jasa saya ini, namanya arehappy. Namanya begitu karena saya mikir setiap pasangan yang mau nikah pasti bahagia. Begitu ada yang pesan undangan online mereka bisa milih mau subdomain di arehappy (ilmanisti.arehappy.com misalnya) atau domain sendiri ~yang pasti harganya beda~.

Tapi akhirnya saya gak jadi bikin web khususnya, tapi tetap jadi dan jalan lho. Jadi kalau ada yang mau saya bikinin undangan online bisa langsung kontak saya lewat email istianasutanti[at]gmail.com 😀

Kedua, Jual Clodi (Cloth Diaper)

Ini yang bikin saya gak jadi bikin web khusus undangan online, 😛

Jadi, begitu umur kehamilan menginjak 5 bulan, saya mengenal clodi (cloth diaper). Apa itu clodi? Intinya clodi itu adalah diaper yang bisa dicuci dan dipakai ulang. Saya mikir dengan punya clodi selain bisa lebih hemat, lebih baik juga untuk kesehatan anak kita. Ya, saya mau anak saya terhindar dari resiko alergi kaya ruam kulit, iritasi dan alergi lainnya yang mungkin timbul dari campuran bahan kimia dalam disposable diaper.

Tapi, tiba-tiba jadi kepikiran untuk membagi perasaan yang sama ke ibu-ibu lain yang ingin punya bayi atau yang baru punya bayi. Perasaan untuk bisa lebih menyehatkan anak dan lebih berhemat. Saya berpikir belum banyak ibu-ibu yang kenal dengan clodi ini, jadi bisa sekalian mengenalkan juga ke mereka.

Nah, saya jadi punya ide kenapa saya gak jualan clodi aja sekaligus mengenalkan ke ibu-ibu lain untuk lebih bisa membuat bayinya lebih sehat sekaligus berhemat. Karena emang lumayan banget lho hematnya. Clodi ini bisa dipakai sampai dengan berat 25 kg, kira-kira bisa sampai anak 2 tahunan. Belum lagi kalau sudah gak dipake, bisa dilungsur ke adiknya nanti. Lumayan kan bisa dipakai lama tapi beli cuma 1 kali?

Akhirnya saya mulai cari-cari deh gimana caranya saya bisa jualan clodi ini. Begitu akhirnya dapet, saya awalnya mau jadi reseller. Tapi distributor resmi salah satu merk clodi ini berniat nyari orang yang bisa bikin web untuk dibikinin web ecommercenya, jadi pake model keranjang belanja gitu.

Mereka udah 1 tahun ngejalanin bisnis clodi ini lewat FB dan bikin blog khususnya di sini.

Yaudah deh, akhirnya saya kerja sama aja sama mereka, saya yang bikin web plus jalanin pemasarannya lewat web itu (hehe, ketauan kan kenapa gak jadinya bikin web khusus undangan online?).

Sekarang emang belum jadi sih, tapi udah bisa dibeli di istianasutanti.com/clodionline. Yup, sementara saya udah bisa ngejualin clodi-clodi itu lewat sini sebelum dipindah ke nama resminya clodionline.com. Yang sekarang, clodionline.com masih mengarah ke blog mereka ini.

Jadi, untuk ibu-ibu yang ingin punya bayi kaya saya atau yang sudah punya bayi atau yang baru saja punya bayi (sebut Leni n Fithri aah :P) bisa beli clodi lewat saya aja ya, beli langsung di istianasutanti.com/clodionline 😀

Ketiga, Ikutan Oriflame

Yang ini dijadiin satu postingan terpisah aja deh 😀

Dengan ngejalanin itu semua, intinya saya sedang belajar bisnis, hehe. Suami saya belajar lewat S2nya, saya belajar otodidak 😛

~eh, tapi yang oriflame dijalanin berdua sih.

Nah, tapi ada 1 lagi juga yang saya kerjakan sekarang, bukan bisnis sih. Intinya self employee aja, freelancer web. Saya terima juga pesanan-pesanan web. Yap, saya sampe udah bikin portfolionya di sini. 😀

Hohoh, sekian dulu deh ceritanya.

~Fyuh, lama gak cerita di blog, begitu cerita postingannya jadi panjang gini, hehe

Energen Jahe

Image by me @momopururu 😀

Hehe, ini bukan postingan promosi lho yaa.. 😀

Jadi, waktu itu nyoba-nyoba beli Energen rasa jahe (biasanya yang saya beli itu rasa coklat). Tadinya saya ragu buat beli, tapi suami bilang coba rasa yang beda sekali-sekali.

Terus, terus, pas pertama kali ngerasain, saya baru engeh kalo rasanya mirip-mirip sekuteng ~yaa, intinya sih susu+jahenya yang bikin mirip~. Dan berhubung saya suka sekuteng, saya juga suka energen rasa jahe ini, bikin hangat, hehehe.

Kitab Masakan [Hadiah Pernikahan]

Yohoho, dapet hadiah begini dari anak Fasilkom (Ryu, Niken, Taufiq, Nurul, & Ahmadi). Alhamdulillah banget, mereka tau banget saya belum bisa masak :p

Sebelumnya sih udah beli-beli buku masak-masak juga, tapi yang kecil-kecil, yang tipis-tipis, yang memang gampang dipelajarin buat orang yang bener-bener baru belajar masak, hehehe.

Yak, dengan begini semangat untuk belajar masak dan menghidangkan makanan terbaik untuk suami tercinta makin nge-boost deh 😀

Terima kasih banyak yaa kalian yang udah ngasih buku inii.

Eh, tapi hadiah-hadiah pernikahan lainnya juga banyak banget yang berguna lho, kapan-kapan saya tulis juga deh di blog. Malah sebelumnya emang pengen nulis hadiah-hadiah pernikahan tapi gak bisa-bisa login blog mulu, jadinya gak jadi-jadi dah 🙁

TEDx jakarta 4th event

Huaaah,,benar-benar acara yang menginspirasi.. sepertinya akan menyesal kalau kemarin benar-benar tidak jadi berangkat ke sana.

Awalnya memang agak ragu ke sana karena menurut info tempatnya udah penuh dan berhubung gw masuk waiting list, jadi belum tentu dapet tempat. Tapi akhirnya nekat aja deh, dan ternyata banyak juga yang udah terdaftar tapi gak dateng, jadinya yang waiting list bisa masuk semua (bahkan masih ada beberapa kursi yang kosong).

Sebelum sampai sana, I’m wondering *siapa ya yang pertama kali punya ide ngadain TED (aslinya tanpa x karena x dimaksudkan untuk event TED yang independent, terlepas dari TED yang sebenarnya tapi punya tujuan yang sama dengan TED) ini, n maksud TED ini apa ya?. Ternyata pertanyaan gw tersebut terjawab di awal acara. Jadi, sebelum menampilkan speaker pertama, mereka menampilkan video orang yang pertama kali punya ide buat ngadain TED ini + menjelaskan maksud TEDx, namanya Chris Anderson (bisa diliat di ted.com). Nah, setelah video ini, mereka menampilkan video yang lebih keren lagi, yaitu pembicara TED event yang baru berumur 10 tahun (ini keren banget). Oiya, sebelumnya mereka bilang kalau speaker yang ada itu tampil diurutkan sesuai umurnya, jadi yang paling pertama tampil itu paling muda, jadi mereka menampilkan video itu dulu deh.

Nah, pembicara pertama itu Elang Gumilang, umurnya 25 tahun (sepertinya hanya dy saja yang saya tau umurnya :p). Dy itu yang membuat perumahan yang bisa dijangkau oleh kalangan menengah ke bawah, jadi sasarannya emang bukan orang-orang yang sudah lebih dari berkecukupan. Benar-benar memiliki kepedulian yang tinggi terhadap orang-orang kecil. Benar-benar ingin mewujudkan mimpi mereka-mereka yang sangat ingin memiliki rumah sendiri (bukan sekedar ngontrak atau tidur di mana saja). Keren bangett, walaupun hanya bermodalkan sedikit saja (340 juta dan itupun patungan :p ), dy bisa merealisasikan mimpinya untuk bisa membangun perumahan bagi orang-orang menengah ke bawah.  Dia bertujuan ingin meningkatkan standar kemiskinan di Indonesia. (sudah mulai merinding mendengar dy berbicara dan membuktikan usahanya).

Pembicara kedua itu Wahyu Aditya (yang sebelumnya presentasi di acara compfest juga). Awalnya sempat berpikir kalau sama seperti di compfest kemarin (waktu di compfest tidak begitu antusias dengan presentasi dy 🙁 ). Tapi ternyata kali ini dy sangat menginspirasi. Dy mendirikan KDRI (Kementrian Desain Republik Indonesia) yang bertujuan untuk menjadikan kita menjadi bangsa yang nasionalis gaul :p. Jadi, dy menciptakan desain-desain nasionalis tapi terlihat gaul agar kita semakin mencintai Indonesia. Dy ini membuat desain kaos yang bagus-bagus dan yaa itu, gambar-gambarnya sangat nasionalis gaul :p. Salut karena dy benar-benar nasionalis dan ingin menjadikan kita mencintai negara sendiri (jadi, akan mengurangi kebanggaan akan pemakaian kaos atau produk yang membanggakan negara lain).

Setelah penampilan wahyu aditya ini kita break sebentar untuk sholat ashar. Tapi berhubung saya tidak sholat, jadi saya langsung menyantap jajanan yang telah disediakan,hehe. (enaaak,,semakin tidak menyesal karena nekat datang).

Setelah break, mereka langsung menampilkan kunokini (band yang memakai alat-alat musik tradisional). Mereka juga mencintai Indonesia,,saluut juga dengan mereka. Saya sangat menikmati penampilan mereka. I like them. Selanjutnya mereka menampilkan 2 video lagi, video-video ini dari event TED yang internasional itu (yang saya bilang TED yang asli, eh tapi bukan berarti TEDx gak asli lho :p)

Pembicara selanjutnya itu rektor paramadina, Anies Baswedan. Hum, dia juga sangat menginspirasi karena dia yang membuat program untuk orang tidak mampu di sekitarnya agar bisa mendapat pendidikan yang setara juga sehingga generasi selanjutnya bisa meningkatkan level hidup mereka (dari kelas bawah bisa menjadi kelas menengah).  Jadi hal tersebut bisa juga untuk menghindari future middle class people dari current middle class people (kelas menengah selanjutnya dari kelas menengah yang ada sekarang). Keren karena dia benar-benar sangat memikirkan pendidikan di Indonesia ini.

Nah, pembicara terakhir ini Tri Mumpuni, dy wanita yang berhasil menerangi (memberikan listrik) ke desa-desa yang belum tergapai oleh listrik ini. hum, cerita lengkapnya ada di sini. Yang paling diingat itu dia bilang berbagilah, berbagi tidak membuat kita miskin, menjadi kayalah dengan berbagi. Bahkan di salah satu slide-nya ada kata-kata yang bagus:

Mengejar rejeki adalah sebuah kesalahan, yang harus dilakukan adalah “menata diri” agar layak dilimpahi rejeki oleh Yang Maha Kuasa.

Orang disebut kaya bukan karena hartanya tetapi karena hasil karyanya yang mampu membuat lebih banyak orang semakin sedikit memerlukan sehingga lebih banyak orang yang mampu memberi pada sesamanya.

Huah, pokonya kemarin sepertinya akan benar-benar menyesal kalau ternyata saya tidak jadi datang, hehe. Ingin banget jadi volunteer TEDx yang selanjutnya.

13th May, such a great day

Hohoh, sudah lama tak mengisi blog ini,jadi agak terlantar.. maafkan saya 🙁

bucket02

13 may, awalnya sama sekali tak mengira akan sangat menyenangkan.ohoho. Emang sudah ada janji akan ke snowbay pake tiket murah yang dari buavita itu, sudah pernah dibatalkan jadi tanggal 13 sudah pasti jadi, tapi dikonfirmasi malam + pagi masih pada gak jelas ngumpul dimana jam berapa ama siapa aja. walhasil akhirnya ikutan kuncung aja deh pagi2 ke kota tua (yang dari awal udah pasti gak mau ikut karena saya pikir ke snowbay akan dari pagi) dan berniat hanya sampai jam 10.

Pagi2 sms mia terus katanya kumpul di air mancur underpass stas kota jam 7.30. Tanpa pikir panjang lagi langsung saja mandi+berangkat. Sampai sana ternyata saya orang pertama,,ohoho,,semangat sekali saya :p. Setelah semua kumpul langsung saja beranjak ke kota tua (saya belum tau kota tua itu dimananya padahal sering sekali lewat situ 🙁 ). Setelah puas berfoto-foto + melihat-lihat kota tua, semua segera beranjak lagi untuk menikmati traktiran Dani + Yudha (Terima kasih banyaak Dani+Yudha 🙂 ). Padahal beranjak dari kota tua itu sudah jam 10, tapi saya belum berpisah padahal sudah dibilang jam 12 janjian di tmii (huhuh, sudah masa bodoh dan berniat akan telat :p). Begitu sampai ke tempat traktiran (BK GI), ternyata ada seorang teman yang berniat telat juga (jadi ada temennya :p)

Selesai traktiran jam 12 lewat (jadi merasa bersalah dengan teman yang sudah ada di tmii). Sampai tmii jam setengah 2, sukurlah mereka gak marah :p. Ternyata mereka malah sedang menikmati berjalan-jalan di tmii (ini karena mereka sudah bingung mau kemana lagi kayanya, jadi melihat-lihat anjungan :p) dan masih ada 3 teman lagi yang harus ditunggu,hoho.. Begitu ketemu saya, kita langsung ke snowbay saja untuk makan selagi menunggu yang lain datang (snowbay penuhhh sekali, berpikir ini tidak akan bisa dinikmati jadinya). Gak lama sampai snowbay tiba-tiba hujan derass, semua (gak semua sih, tapi sebagian besar) yang ada di dalam berniat pulang sepertinya, karena lobi snowbay jadi benar-benar penuh dengan orang yang akan keluar dan masuk. Begitu hujan reda dan tinggal 1 orang teman lagi yang belum datang, akhirnya langsung masuk saja (tidak lama kita masuk, dy juga sampai :p). Walaupun tadi sudah banyak yang pulang, ternyata banyak juga yang baru masuk (padahal sudah sore,jam 3 🙁 ). Waktu pertama kali kesana, hampir semua sudah jadi, hanya cool running n hot spa yang belum bisa digunakan, jadi sudah merasakan hampir semua (termasuk hurricane + flush bowl).

Pas sudah di dalam, bingung mau kemana, awalnya mau merasakan hurricane lagi, tapi ternyata lagi ditutup, tapi begitu dibuka, antriannya panjang bangett,, jadi males 🙁 dan karena saya sudah pernah merasakan jadi saya merasa tidak rugi juga kalau tidak bisa merasakan lagi,hehe. Akhirnya merasakan yang belum pernah aja deh (cool running + hot spa). Setelah merasakan 2 wahana itu, akhirnya hanya bermain-main di typhoon river saja bersama yang lain (cukup menyenangkan juga ko).  Begitu maghrib, ombak di kolam yang besar dinyalakan, kita semua segera masuk situ. Lumayan lama dan asik maenan ombak disitu. Tapi berhubung saya tidak bisa berenang akhirnya saya tidak merasakan yang paling dalam, hanya beberapa meter saja dari titik terdalam (setidaknya titik ini masih bisa dirasakan dengan kaki :p). Setelah 15 menit, akhirnya ombak dimatikan, tapi kita tetap di kolam itu dan lumayan bisa belajar berenang sedikit :p. Lelah belajar berenang, kita menuju perahu2an kecil (padahal perahu ini sudah dirapikan, tapi kita ambil lagi :p), 1 perahu cukup untuk 1 orang. Ternyata perahu2 ini memang disewakan dan kita ditegur oleh penjaga untuk segera merapikan kembali,,ahaha. Dan tidak disangka ternyata hurricane dibuka kembali (tadinya sempat ditutup lagi dan saya pikir sudah tidak akan dibuka lagi) dan kali ini sudah sepiiii (karena sudah malam juga :p). Saya bersemangat sekali untuk merasakan ini lagi, hoho. Lebih seru karena saya bisa merasakan ini berkali-kali (tapi sepertinya kemarin cuma 3 kali). Padahal saya masih ingin lagi, tapi yang lain sudah tidak bernafsu (tidak bisa kalau cuma sendiri, setidaknya butuh 2 orang atau 4 orang). Dan berhubung sudah jam 8 malam pula, akhirnya kita langsung pulang saja.

Eh, tapi mampir dulu ke tempat makaaan,,lapar setelah puas bermain,haha. Tapi sayangnya gema mengajak ke tempat makan seafood (saya kan tidak suka seafood :(, tapi masih mau makan udang + cumi2 ). Jadi yang saya makan cuma cumi-cumi saja deh 🙁 sedangkan yang lain begitu lahap menyantap ikan bakar + sop (apa ya namanya, saya lupa :p). Tapiiii afterall, kemarin itu hari yang sangat menyenangkaaan.. full of fun..

Thanx all for giving me such a great day.. ^_^

~tambahin gambar ah, biar tau hurricane dkk.

– Typhoon river:       – Kolam ombak (gak tau nama benernya apa :p):

typhoon02 snowbay02

– cool running:

2009_06_17_10_20_48_coolrunning2

– flush bowl:

flush02

– Hurricane.. (this is my favorite):

hurricane01 hurricane01-1

All the pictures are taken from http://www.snowbay.co.id :p (but the cool running is not)

Latihan??

Hohoho,,sahabat gw lagi banyak yang sakit nih, insya Allah gak lama-lama yah,,amien…

Huah,,padahal kalo kemaren JFest Dita, Ero,n Gema juga ikut pasti tambah seru deh, sayang keadaan tak mengizinkan. Dita tiba-tiba kena penyakit gondongan terus Ero kena musibah yang bener2 gak disangka (musibah gak akan ada yang nyangka lah ya,,hehe). Jadi, waktu foto-foto buat buku angkatannya, si Ero tiba-tiba kejatohan batu gede n jempol kakinya itu kena terus retak. Tadinya dy gak terlalu mempedulikan lukanya itu, tapi kemarin, begitu pulang dari nginep di rumah Dita, Ero akhirnya memutuskan untuk melepas kukunya. Ya udah, ke perawat terus bener kukunya dilepas. Setelah dilepas, ternyata lukanya itu parah banget, mestinya sih dijait kalo dy dari awal langsung ke rumah sakit. Mpe tadi aja, pas ganti perban, darahnya itu masih keluar terus dari lukanya. Parah banget,,

Terus katanya sekarang Dita udah sembuh dari gondongnya, tapi masih sakit panas. Hum, sehari ini bolos latihan lagi deh, pada sibuk semua. Gw ngerjain skripsi + belajar buat ujian korea (tapi sekarang malah nulis blog :p), si Gema lagi sibuk nyari bahan buat skripsi, si Dita masih sakit panas, terus si Ero begitu,,kakinya bener-bener gak bisa kompromi,,huhu. Hum, mudah-mudahan hari jumat kita bisa mulai latihan deh..

Sebenernya sih kalau belum diundur, seharusnya minggu ini ada kejuaraan antar kota di Palembang. Kita (gw, Gema, Dita, Ero) udah gak ikutan lagi coz udah ketuaan,,hehe. Jadi, kita sebenernya udah merencanakan klo mau latihannya itu ya setelah kejurkot aja,,hehe. Tapi, ternyata eh ternyata kejuaraan antar kota itu diundur jadi bulan januari, ya akhirnya minggu ini udah mulai latihan buat Porda deh. Yowis deh, insya Allah Jumat ini kita bisa latihan. Ayo kita semangat,,ohoho…

Kumpul2 setelah kejuaraan

iceskating1

Hohoho,,akhirnya kemaren jadi juga ngumpul2 rame2,,jalan2,,maen ice skating doank sih,,tapi asik bgt ruame buanget dah yang ngikut,,mpe tutup lagi sky ringnya,,haha.

Yang ikutan itu dari 3 wilayah jakarta,,utara, pusat, n barat,,gmana gak rame buanget,,haha. Tadinya jakarta timur juga pada mau ikutan,,anak2 unj.. Tapi mereka punya urusan masing2 jadinya gagal ngikut semuanya,,huhu. Dari jakarta utara sih ber5, gw, gema, dita, ero, n sempay nasrul. Dari jakarta pusat ada fau, dani, vanny, om ari, n iwan. Terus yang dari jakarta barat ruame bener dah,,ada heni, sempay panji, sempay daus, fitri, fitrah, riri, n dimas. Seru banget,,rame banget,,ternyata ada yang blom bisa juga,,haha..

Tapi kemaren itu gw paling cepet datengnya. Abis,,niat kuliah dulu,,udah ke kampus,,eh ternyata kuliahnya gag ada,,huhu membuang ongkos saya sajah,,ehehe. Di sana maen sendirian dulu deh,,baru rombongan jakpus + fitri n fitrah dateng. semakin malam semakin rame,,makin banyak aja yang dateng..Tadinya berniat pulang duluan,,takut gag ada angkot lagi,,takut kemaleman pulangnya. Eh, tapi ternyata ada barengannya,,si heni rumahnya di priuk juga haha. Ya udah deh ikutan yang laennya lagi,,maen mpe tutup.. Foto2 rame2 di dalem sky ring,,diomelin ma penjaganya. Padahal udah sering diomelin,,tapi tetep aja foto2 lagi,,foto2 lagi ahaha…Tapi sebelum kita keluar,,akhirnya mas2 penjaganya yang motoin kita2,,haha,,ramee banget

Eh,,begitu udahan banyak banget yang kelaperan,,sempay nasrul baik banget. Dy berbaik hati mau nraktir kita2,,haha. Tadinya mau di pizza hut,,tapi orang pizza sombong banget,,pelanggan terakhir juga,,kita2 gak diijinin masuk,,udah mau tutup katanya. Akhirnya ke texas deh,,mas2nya baek,,mungkin karena ngeliat kita rame2 banget kali ahaha…Tapi yang nraktir ternyata bukan cuma sempay nasrul seorang,,sempay panji juga,,huweee baik sekali mereka..abis maen rame2,,makan rame2,,baru dah pulang,,haha

Seru,,seru,,seru,,kapan ngumpul2 rame2 lagiii???hahaha