Traveling

Merasakan Kecanggihan Drone Delivery di Lianhuashan Park Shenzhen

Sungguh aku sangat excited lho saat melakukan “the real” pemesanan delivery yang diantar menggunakan drone gini. Yap, Drone Delivery yang ada di China itu.

Kebetulan minggu lalu itu aku dan suami ke kota Shenzhen, jadi kami mencoba Drone Delivery yang ada di sini.

Se-excited itu karena kayak mimpi aja, yang biasanya (bahkan baru beberapa waktu yang lalu) aku tuh cuma bisa melihatnya di sosial media, sekarang malah mengalaminya langsung, ihihi.

Jadi ya senang sekali saat kami bisa memesan langsung minuman untuk kemudian melihat drone mengantarkannya ke stasiun pengantaran terdekat untuk kami nikmati.

Merasakan pengalaman memesan drone delivery

Sebagai informasi tambahan, Drone Delivery kayak gini ternyata bukan hal yang baru gitu lho di China mah. Meituan (Grab/Gofood-nya China) itu tuh sudah sejak 2021 melakukan pelayanan Drone Delivery kayak gini.

Bahkan sekarang sudah tersedia di 10 taman (park) di Shenzhen, termasuk Lianhuashan Park, tempat kami mencobanya ini. Saat kami jalan pagi keesokan harinya, kami juga menemukan satu drone station ini di Lizhi Park.

Pantes ya orang sana mah udah kayak normal aja gitu ngeliat turis kayak kami yang norak ingin ngerasain juga memesan makanan yang diantar pakai drone, ahaha.

Proses Pemesanan Drone Delivery pakai WeChat

Jadi, kita bisa memesan drone delivery ini kalau di tempat kita tersedia station-nya ya. Nah, kemarin itu kami mengikuti City Tour kan, yaitu hiking ke Lianhuashan Park.

Di taman (lebih seperti Kebun Raya) tersebut, tersedia 1 drone station ini yang berwarna cukup cerah (yaitu kuning), jadi cukup menarik perhatian lah ya.

Drone station di Lianhuashan Park

Saat kami berjalan mendekat ke station ini, Tour Guide sudah kami menyarankan untuk scan QR code untuk segera memesan makanan atau minuman menggunakan WeChat. Sehingga begitu kita sampai di station-nya, waktu tunggunya jadi gak begitu lama gitu.

Gagal Scan QR Code

Sempat terjadi sedikit masalah nih di sini. Soalnya, kami semua agak kesulitan saat me-scan QRnya. Terlebih lagi, hpku dan suami entah kenapa tidak bisa menginstall WeChat. Jadilah kami sudah pasrah saja, gapapa lah kami menonton yang lain pesan saja kalau begitu.

Tapi, salah satu dari guide malah menawarkan aku untuk memesan pakai We Chat-nya, jadi kami tinggal bayar saja pakai AliPay kami nantinya.

Oke banget lah yaa kalau begitu, ihihi. Jadilah kami memesan 2 minuman (yang memilihnya pun dibantu ya, karena tulisannya China semua jadi kami gak ngerti T_T).

Setelah membayar, kami lalu menuju station-nya. Untungnya station ini memang di-desain dekat dengan tempat duduk-duduk yang dekat dengan pohon juga, jadi kami bisa menunggu dengan adem walaupun hari sudah menjelang siang.

Sambil menunggu pesanan, kami berbincang sedikit serta bertemu dengan mantan pejuang China, ihihi.

Drone delivery station

Pelajaran Penting

Buat kalian yang mau ke China, satu pelajaran penting dari kami tuh, bener-bener persiapkan semua apps yang diperlukan untuk proses di sana ya, termasuk WeChat dan AliPay.

Kami sih sebetulnya juga sudah melakukan persiapan tersebut. Di hpku dan suami beberapa hari sebelum berangkat, kami tuh sudah menginstall 2 aplikasi itu ya, tapi entah kenapa kami gak bisa mendaftar di WeChat, tapi AliPay Alhamdulillah lancar.

Kami tidak menemukan kesulitan berarti dalam menghubungkan kartu pembayaran ke AliPay.

Nah, berhubung satu aplikasi sudah berjalan dan aplikasi tersebut memang lumayan penting, jadi kami belum memproses si WeChat-nya lagi.

Namun ternyata WeChat ini sangat penting untuk dimiliki. Selain fungsinya untuk komunikasi seperti WhatsApp, ya untuk pemesanan makanan seperti itu juga dan melakukan pembayaran lainnya.

Menerima dan Memastikan Kemasan Diletakkan Sesuai Tempatnya

Rupanya ada satu hal yang baru aku sadari saat sampai di drone station. Beberapa merchant besar bisa kita dapati logonya di papan petunjuk yang ada di drone station.

Kemudian, ada drone (yang membawa kotak pesanan salah satu kami) yang mendekat ke station tersebut untuk berhenti tepat di atasnya untuk kemudian “ditangkap” oleh mesin lainnya yang ada pada station. Ah, rasanya excited sekali saat drone tersebut mendekat yaa.

Drone sampai di atas station delivery

Yang baru aku sadari kemudian, ternyata atap station ini tidak sepenuhnya terbuka. Jadi, atapnya tertutup namun begitu drone mendekat, atap tersebut otomatis terbuka.

Maka dari itu lah, drone bisa berhenti tepat di atasnya untuk kemudian dipindahtangankan dan diletakkan ke station-nya.

Setelah paketnya ditangkap dengan aman, layar yang ada di station akan memunculkan notifikasi pesanan yang datang itu pesanan apa.

Setelah dipastikan pesanan tersebut punya kita (dengan waktu tunggu sekitar 15-30 menit lah ya), kita tinggal memasukkan kode (atau scan) untuk membuka pintu station agar paketnya bisa diambil.

Paketnya itu berbentuk kotak agak besar gitu yaa. Begitu diambil, kita bisa langsung membuka paket tepat di samping station-nya.

Oh iya, station ini tadi berbentuk satu bangunan (tempat meletakkan paketnya) dan juga 1 kotak besar lengkap dengan area datar gitu untuk membuka paket. Kotak besar tersebut semacam “tempat sampah”, namun kotak tersebut merupakan kotak untuk mengumpulkan kembali packaging yang digunakan dalam drone delivery.

Kotak Paket yang Bisa Dipakai Ulang

Jadi, saat kita membuka paket yang tadi sampai di area ini, kita bisa langsung melipat kotaknya sampai datar untuk kemudian dimasukkan ke dalam kotak besar tadi. Dengan begini, kotak paketnya bisa digunakan berkali-kali yaa.

Keren ya, kecanggihan teknologi tetap diiringi dengan kepedulian terhadap lingkungan gitu. Jadi, supaya gak menambahkan sampah terlalu banyak lagi, ya solusinya ada di kotak yang bisa digunakan berkali-kali tersebut deh.

Menghibur Sekaligus Membuat Kagum akan Kecanggihan Teknologinya

Yap, aku akui, teknologinya memang secanggih itu ya. Bisa memastikan drone-nya terkirim ke tempat yang ditentukan serta tetap menjaga lingkungan untuk langsung meletakkan kembali kemasannya ke tempat yang seharusnya.

Pengalaman singkat di Lianhuashan Park ini sekaligus jadi salah satu momen yang paling aku ingat dari perjalanan ke Shenzhen kemarin.

Bukan cuma soal teknologinya yang canggih, tapi bagaimana kecanggihan tersebut dikemas dengan cara yang tetap ramah lingkungan dan mudah dinikmati siapa saja.

Kalau kalian ada rencana ke Shenzhen nanti, boleh juga mampir ke taman-taman yang ada drone station-nya kayak gini untuk mencoba drone delivery. Lumayan lah yaa buat pengalaman dan bahan cerita ihihi.

Info Praktis

InfoKeterangan
Platform deliveryMeituan (美团) / Meituan UAV — bisa lewat app Meituan atau mini-program WeChat
Lokasi stationDekat pintu Selatan Lianhuashan Park, Shenzhen
Waktu tunggu15-30 menit
Jam operasional10.00-22.00
Biaya kirim3-9 yuan
Metode pembayaranWeChat Pay, AliPay
Taman lain Shenzhen yang memiliki drone stationShenzhen Central Park, Lizhi Park, Shenzhen Talent Park, Shenzhen Bay Park, dll.

istianasutanti

Halo, salam kenal ya.

Aku Istiana Sutanti, seorang ibu dari 3 orang perempuan yang hobi sekali mengajak anak-anak untuk traveling bersama.

Di blog ini aku sharing pengalaman traveling kami sekeluarga plus pelajaran parenting yang aku dapatkan, baik dari pengalaman pun dari seminar parenting.

Semoga kalian suka membaca pengalaman traveling kami dan semoga membantu untuk menentukan tujuan traveling kalian berikutnya! ;)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.