Aku inget banget, di awal-awal kemunculan AI, ada sebagian pekerja kreatif yang cukup skeptis karena merasa AI ini akan merusak kreativitas yang dihasilkan. Baik itu kreativitas berupa gambar, video, ataupun tulisan.
Sebagai seorang blogger, saat itu aku tidak skeptis sih, tapi tidak langsung menggunakannya secara masif juga, melainkan aku pelajari dulu pelan-pelan dan mencoba AI tersebut.
Awal-awal aku pakai, hasil AI ini seperti tidak bisa dipercaya karena saat aku menguji dengan prompt “Buat artikel mengenai kafe-kafe yang ada di Depok”, misalnya, AI tersebut malah menyebutkan kafe-kafe yang belum pernah aku dengar sebelumnya.

Agak-agak “halu” gitu lah ya si AI ini. (fun fact-nya, AI ini memang agak halu sampai sekarang sih, ahaha)
Anw, seiring waktu, barulah aku menyadari, namanya saja AI ya, alias Artificial Intelligence, tentulah dia belum bisa menyaingi manusia (dan memang menurut aku gak bisa menyaingi sih ya, makanya dia hanya tools saja). Karena AI ini hanya tools alias alat bantu, maka dari itu, kita bisa “melatih”-nya agar bisa menampilkan hasil yang lebih baik.
Mulai “Kolaborasi” dengan AI untuk Meningkatkan Produktivitas
Jadi memang sejak pertengahan tahun 2022 aku selalu mengisi blog ini dengan tema family traveling 2x seminggu kaan. Alhamdulillahnya masih konsisten sampai saat ini.

Dalam perjalanan konsisten ngeblog itu, aku mulai menggunakan AI kira-kira sejak akhir tahun 2023. Ya seperti yang aku bilang di atas, awal-awal aku agak kecewa dan merasa AI ini kurang bisa membantu karena agak “halu”.
Melatih AI untuk Menghasilkan Gaya Menulis yang Sesuai
Namun, begitu aku pelajari lebih lanjut lagi, bahkan aku sampai ikut kelas membuat prompt yang sesuai, perlahan aku mulai melirik AI ini sebagai teman brainstorming serta alat yang mampu mempercepat proses penulisan.
Aku pun beberapa kali “melatih”-nya agar bisa mendekati gaya penyampaian dalam blog ini.
Walhasil sepanjang penggunaan selama setahun untuk membantu penulisan blog, aku rasa AI yang aku gunakan memang sudah mendekati hasil yang aku inginkan sih. Yah, sekitar 50%nya oke lah 😀
Namun tentu aku tetap memeriksa hasilnya dan menyesuaikan lagi serta menambahkan “rasa” lagi pada hasil tulisan yang dikeluarkan oleh AI tersebut.
Saat itulah aku mulai membuka diri dan mantap memutuskan untuk berkolaborasi dengan AI yang powerful untuk menghasilkan proses kreatif yang lebih cepat.

Sejauh ini, dengan berkolaborasi sama AI, waktu untuk produksi konten memang jadi lebih cepat sih. Dari yang awalnya mungkin bisa sampai 2 harian, dengan AI, jadi dipangkas setengahnya saja. Malah kalau temanya lagi yang ringan, ya bisa hanya 1-2 jam saja.
Bukan Cuma Soal Produktif, Tapi Juga Berdampak
Selama aku berkolaborasi dengan AI, hasil kerja yang aku buat bukan cuma menguntungkan diri sendiri. Memang blog aku bisa lebih rutin update, kontennya lebih variatif, dan kualitas visualnya juga meningkat. Ini berdampak ke penghasilan, tentu saja.
Tapi kalau ditelisik lebih jauh, dampaknya terasa sampai ke pembaca yang sekarang bisa lebih mudah menemukan referensi tempat liburan ramah anak lewat blog dan Instagram aku.
Mudah Ditemukan di Search Engine
Salah satu dampak konsisten ngeblog dan memaksimalkan tulisan dengan bantuan AI adalah tulisan yang mudah ditemukan di search engine.
Hal ini karena aku beberapa kali bertanya, tulisan yang sudah aku kembangkan lagi itu apakah sudah optimal dari segi SEO? Bahkan beberapa kali, AI sering juga mengusulkan untuk mengoptimasi tulisan dari segi SEOnya.
Beberapa postingan aku sudah muncul di halaman pertama untuk keyword tertentu. Bahkan aku juga pernah melihat tulisan aku muncul di AI Overview.
Seperti misalnya saja, “Wahana Dufan untuk Anak” atau “Wahana USS Anak”. Tulisan tersebut ditujukan untuk memberi pertimbangan kepada orangtua apakah worth it mengajak anaknya berkunjung ke tempat-tempat tersebut?


Dengan mudahnya ditemukan seperti itu, aku jadi yakin untuk mencapai tujuan menulis blog. Yaitu untuk membantu para orangtua lainnya mengetahui lebih jauh informasi tempat wisata anak atau review hotel ramah anak.
Orangtua yang Menemukan Ide Traveling
Beberapa kali, ada saja pembaca blog aku yang akhirnya menghubungi langsung lewat DM Instagram untuk bertanya lebih lanjut setelah membaca salah satu artikel di blog. Atau mereka juga bisa bertanya di kolom komentar untuk bisa langsung aku jawab.
Bahkan ada juga yang menghubungi langsung via email dan bertanya lebih lanjut mengenai hal yang belum aku sebutkan di dalam artikel blog.
Tidak jarang, kami malah jadi berdiskusi dan saling mengenal. Karena biasanya yang bertanya adalah sesama ibu yang juga ingin mengajak anak-anaknya untuk traveling ya, jadi kami bisa lebih relate satu sama lain.

Dengan membaca informasi lengkapnya di blog dan bertanya lebih lanjut seperti itu, pembaca jadi bisa memutuskan mereka mau ke mana saja dan semoga bisa memaksimalkan pengalaman traveling mereka bersama anak-anak.
Rasanya senang sekali kalau pengalaman dan tulisan aku (bahkan video IG) bisa berdampak dan bermanfaat untuk memudahkan pembaca berkunjung ke tempat-tempat yang mereka inginkan.
Brand yang Puas dengan Hasil Karyaku
Biasanya, setelah memberi ide mengenai alur artikel sampai outline-nya, AI juga menawarkan diri untuk membuatkan versi IG, baik dalam bentuk carousel maupun dalam bentuk script reels. Nah, beberapa kali aku pakai deh sarannya.
Namun memang, kalau bentuk reels, harus aku sendiri lagi yang mengedit videonya. Aku bahkan sampai belajar videografi dan bergabung membentuk @momsvideomaker, komunitas ibu-ibu yang ingin belajar videografi juga.
Dari konten-konten reels tersebut, aku pun jadi bisa mengenalkan beberapa tempat wisata, hotel atau villa, juga tempat makan atau hal lain yang berhubungan dengan traveling.
Sampai ada 1 reels aku yang cukup viral dan mendatangkan lumayan banyak calon customer ke brand tersebut.
Senang sekali rasanya kalau brand atau tempat yang aku review mengapresiasi dan puas dengan konten yang dibuat. Lebih senang lagi kalau tempat tersebut jadi ramai dan lebih terkenal.
Apalagi kalau mendapat ucapan seperti ini:
Thank you kak! suka bgt idenya jadi parenting tips! Thank you jg utk blog nya! keren banget
Testimoni tersebut membuat aku merasa berharga sekaligus bermanfaat. Karena hal itu datang dari hotel yang memang sangat nyaman dan aku bersyukur konten yang aku buat terasa pas untuk mereka.
Baca deh review-nya di sini: Sarga Earthing Resort Mengajak Kembali ke Alam dengan Aktivitas Membumi yang EPIC dan Memukau.
Laptop ASUS Zenbook S 14 OLED, Laptop AI dengan performa NPU 45+ TOPS
Karena merasakan sendiri manfaat berkolaborasi dengan AI inilah, aku jadi antusias begitu mengetahui ASUS menghadirkan laptop AI yang canggih.
Yap, ASUS yang dikenal sebagai produsen komputer dan laptop yang memang berkomitmen untuk menciptakan produk yang memenuhi kebutuhan kehidupan digital modern itu, mulai memasukkan fitur-fitur AI yang powerful pada beberapa desain laptop paling akhir, termasuk pada ASUS Zenbook S 14 OLED (UX5406SA) yang merupakan salah satu laptop AI dengan performa NPU 45+ TOPS.

ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406SA) sangat cocok untuk menjalankan aplikasi-aplikasi modern yang sudah mendukung teknologi AI. ASUS Zenbook S14 (UX5406SA) sudah diperkuat oleh Intel® Core™ Ultra 7 Processor 258V 32GB 2.2GHz yang memiliki 8 core dan 8 thread. Prosesor tersebut dilengkapi dengan Intel® Arc™ Graphics serta chip AI berbasis Intel® AI Boost NPU dengan kecepatan hingga 47 TOPS.
Pakai Laptop ASUS Zenbook S 14 OLED Sangat Mendukung Kolaborasi Kreatif
Dengan menghadirkan laptop khusus AI seperti ini, ASUS seakan ingin menyampaikan pesan kepada kita bahwa:
Sudah saatnya kita sebagai pekerja kreatif berkolaborasi dengan AI untuk menghasilkan karya yang lebih powerful dan berdampak
ASUS sangat mendukung kita-kita sebagai penggunanya untuk memanfaatkan AI secara maksimal dan menguasai teknologi tersebut tanpa kehilangan jati diri dan tanpa menutup pengembangan kreativitas diri.
Spesifikasi ASUS Zenbook S 14 OLED yang Mendukung Performa Penggunaan AI
Segala fitur AI yang dibutuhkan untuk mempercepat proses produksi dan kreativitas itu memanglah membutuhkan resource yang cukup banyak dan berat kan? Nah, laptop AI ASUS dengan performa NPU 45+ TOPS ini hadir khusus dibuat untuk mengakomodir tenaga yang dibutuhkan untuk memproses pekerjaan-pekerjaan AI tersebut dengan segala processor dan performanya.
- Desainnya mewah dan tangguh. Menggunakan material eksklusif Ceraluminum™, yang memang dirancang untuk memberikan ketahanan sekaligus tampilan elegan. Hal ini membuat ASUS Zenbook S 14 OLED (UX5406) jadi laptop ultra-tipis yang portabel dan tangguh. Gimana gak portable, ketebalannya hanya 1,1cm saja dengan berat 1,2kg coba!
- Ditenagai prosesor Intel® Core™ Ultra (Series 2) terbaru dengan performa NPU hingga 47 TOPs. Dengan performanya yang kencang, memungkinkan laptop memproses aplikasi berbasis AI dengan lebih cepat dan efisien.
- Menggunakan desain system-on-chip (SoC). Hal ini menjadikan space motherboardnya 27% lebih kecil dibandingkan laptop konvensional. Desain ini meningkatkan efisiensi pendinginan serta stabilitas performa.
- Layar sentuh (touchscreen) berteknologi ASUS Lumina OLED 3K 120Hz. Yap, ASUS Zenbook S 14 OLED dibekali layar berteknologi ASUS Lumina OLED 3K 120Hz dan sistem audio yang didukung speaker bersertifikasi Harman Kardon dan teknologi Dolby Atmos®.
Karena itulah, ASUS Zenbook S 14 OLED mampu mereproduksi warna dengan akurat juga suara yang kaya dan mendalam sehingga memberikan pengalaman mendengarkan yang imersif dan cocok untuk mendukung produksi video dengan warna yang dinamis. - Ketahanan baterai sampai 18 jam. Setelah melihat beberapa review ASUS Zenbook S 14 OLED ini, aku jadi percaya kalau ketahanan baterainya bisa seharian penuh. Menurut aku, dengan ketahanan baterai seperti ini, kita jadi gak perlu membawa charger ke mana-mana sih kalau mau pergi. (Kecuali menginap ya).
- RAM LPDDR5X hingga 32GB. Dengan RAM sebesar ini, pantes sih kalau proses kerjanya jadi sat set banget. Penggunaan AI yang cukup memberatkan kayaknya bakal terasa ringan deh.

Ilustrasi Menggunakan Fitur AI di ASUS Zenbook S 14 OLED yang Memaksimalkan Kolaborasi AI dan Kreator
ASUS 45+ TOPS Advanced AI ini memiliki fitur AI seperti Virtual Assistance ProArt Hub, Copilot+, Story Cube ProArt Hub, juga Muse Tree yang sungguh memudahkan pekerja kreatif dan mempercepat produksi karya-karyanya tanpa mengganggu performance dari laptop itu sendiri.
Aku jadi bisa ngebayangin alur kerja aku dalam membuat suatu tulisan blog dengan menggunakan fitur AI yang tersemat dalam laptop ASUS Zenbook S 14 OLED ini.
Brainstorming dengan Copilot+
Pertama-tama aku pakai Copilot+ untuk brainstorming. Aku masukkan prompt yang cukup lengkap dan jelas.

Kurang dari semenit, outline muncul rapi. Lengkap dengan saran subjudul, urutan alur cerita, bahkan tone bahasa yang cocok: santai, hangat, dan informatif, pas seperti gaya ngeblog aku sehari-hari.
“Hmm, tinggal aku kembangkan deh,” batinku.
Muse Tree: Sumber Inspirasi Visual
Sambil mengembangkan outline dan draft yang sudah dibuat tadi aku membuka Muse Tree. Aku rasa ini tuh fitur yang cukup seru sih! Ia seperti moodboard visual yang bantu menstimulasi ide-ide kreatif lewat referensi gambar, palet warna, hingga gaya desain.
Kita bisa menyatukan “bola-bola ide” untuk kemudian memunculkan hasil berupa saran dan masukan yang lebih variatif lagi. Dengan MuseTree, ide yang sudah ada bisa dikembangkan lebih jauh, lengkap dengan visualnya segala.
Sayangnya nih, fitur ini adanya di Laptop ProArt, di Zenbook S14 OLED ini sih belum ada.
StoryCube: Manajemen Foto yang Cerdas
Saat sampai ke bagian yang butuh dokumentasi visual, aku tinggal buka StoryCube di ProArt Hub. Foto-foto dari kunjungan kami ke Singapura langsung tersortir otomatis, sehingga aku bisa dengan mudah mencari “foto anak-anak main di Jacob Ballas”, “foto di Sensoryscape Sentosa”, atau “foto Lau Pa Sat”.
Aku cukup drag and drop ke draft artikel. Bahkan, AI bantu kasih caption otomatis yang bisa langsung dipoles sedikit. Nggak perlu pusing lagi scroll ribuan foto di folder jadinya, hehe.
Membuat Tambahan Gambar di Cocreator in Paint
Jika aku merasa ada gambar atau foto yang kurang, rasanya bisa ditambahkan nih pakai Co-creator in Paint. Tinggal buka Paint, gambar ilustrasi sederhana, lalu minta si cocreator ini untuk mengembangkan gambarnya menjadi seperti yang aku inginkan.
Persis seperti yang dicontohkan ini:
Virtual Assistance dari ProArt Hub
Waktu aku mulai ragu soal bagian penutup artikel, aku panggil Virtual Assistance dari ProArt Hub. Seperti editor pribadi, dia bantu memberikan saran kalimat penutup yang catchy tapi tetap relevan.
Kadang-kadang Virtual Assistance dari ProArt Hub ini juga memberi masukan seperti: “Mau tambahkan tips logistik atau estimasi biaya liburan keluarga ke sini?” dan semacamnya.
Terasa banget ya, AI ini bukan sekadar alat, tapi kolaborator yang paham kebutuhan konten yang akan dibuat. 🙂
Semua Lancar Berkat NPU 45+ TOPS
Selama aku bekerja, semua fitur AI ini jalan smooth banget. Tanpa nge-lag, tanpa bikin kipas laptop berisik. Itu karena Zenbook S14 OLED ini sudah ditenagai NPU (Neural Processing Unit) 45+ TOPS, yang dirancang khusus untuk menangani beban kerja AI secara efisien.
Hasilnya? Multitasking lancar, baterai tetap hemat, dan pengalaman menulis jadi jauh lebih menyenangkan.
Artikel hasil kolaborasi aku dan AI lalu menjadi konten blog yang berjudul 3 Hari 2 Malam di Singapura: Itinerary Seru dan Gratisan Bareng Anak-anak!.
Dengan semua fitur powerful ini, laptop ASUS benar-benar mendukung kolaborasi kreatif yang nggak cuma cepat dan praktis, tapi tetap mempertahankan ciri khas dan keunikan karya kita sebagai manusia.
ASUS Membuat Kita Memaksimalkan AI Tanpa Takut Kehilangan Diri

Pada akhirnya hal bijak yang perlu kita lakukan adalah jangan menggunakan AI dari awal sampai akhir sepenuhnya, alias jangan sampai AI yang ambil alih proses kreatif tersebut dari hulu ke hilir.
AI hanyalah tools yang sangat membantu untuk mempercepat, mempercantik, dan mempermudah proses kreatif. Tapi dari ide, isi cerita, emosi, gaya tulis, dan nilai-nilai yang kita pegang tetap datang dari kita sendiri.
Rasanya ini juga yang ingin disampaikan ASUS lewat Laptop dengan performa NPU 45+ TOPS Advanced AI-nya: bahwa AI bukanlah musuh, bukan saingan, tapi alat bantu yang bisa bikin kita sebagai kreator jadi lebih kuat.
AI bukan menggantikan kreativitas, tapi justru jadi bahan bakar baru untuk eksplorasi yang lebih luas.
So, memang sudah waktunya juga tools yang kita gunakan mendukung penuh penggunaan AI demi mempermudah dan memperkuat karya yang dihasilkan. It’s time to collaboration, not competition 🙂
Spesifikasi Lengkap Zenbook S 14 OLED (UX5406SA)
| Main Spec. | Zenbook S 14 OLED (UX5406SA) |
| CPU | Intel® Core™ Ultra 7 Processor 258V 32GB 1.8 GHz (12MB Cache, up to 4.8 GHz, 8 cores, 8 Threads) |
| NPU | Intel® AI Boost NPU up to 47 TOPs |
| Operating System | Windows 11 Home |
| Memory | 32GB LPDDR5X |
| Storage | 1TB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 SSD |
| Display | 14″, 3K (2880 x 1800) OLED Touchscreen, 16:10, 120Hz, 500 nits, 100% DCI-P3, DisplayHDR™ True Black 500, Pantone® Validated, TÜV Rheinland-certified, stylus support |
| Graphics | Intel® Arc™ Graphics |
| Input/Output | 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A (data speed up to 10Gbps), 2x Thunderbolt™ 4 with support for display / power delivery (data speed up to 40Gbps), 1x HDMI 2.1 TMDS, 1x 3.5mm Combo Audio Jack |
| Connectivity | Wi-Fi 7(802.11be) (Tri-band)2*2 + Bluetooth® 5.4 Wireless Card |
| Camera | 1080P FHD IR Camera for Windows Hello |
| Audio | Smart Amp Technology, harman/kardon certified built-in 4 speaker, Built-in array microphone, Dolby Atmos |
| Battery | 72WHrs, 2S2P, 4-cell Li-ion |
| Dimension | 31.03 x 21.47 x 1.19 ~ 1.29 cm |
| Weight | 1.2 Kg |
| Color | Zumaia Gray, Scandinavian White |
| Price | Rp27.999.000 |
| Warranty | 2 Tahun Garansi Global dan 1 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty |
Artikel ini diikutsertakan pada Lomba Blog ASUS 45+ TOPS Advanced AI Laptop yang diadakan oleh Travelerien.

Emberrr, setujuuu bangettt mba Isti.
AI di awal kehadirannya bikin mixed feelings
Sebagian ngerasa takut/intimidated
Sebagian yg lain yaaa justru optimis bahwa kehadiran AI bs mempermudah hidup 💪🔥 Yang jelas, dgn gadget mumpuni kyk ASUS bs dipastikan kita bakal memberdayakan AI seoptimal mungkin yakkk
Ah ya senasip, haha aku juga sering tiba-tiba dapet DM nanya soal hal-hal yang berhubungan dengan traveling. Biasanya nanyain soal visa sih, walaupun di blog udah dijelasin cuma kadang mereka nanya beberapa poin tambahan yang kurang jelas. Sebagai tukang jalan-jalan, aku juga paham banget betapa butuhnya laptop yang ringan, andal dan tenaganya strong!
Apalagi speknya ASUS Zenbook S 14 OLED ini pas aku kepoin tuh menggoda sekali. Baterenya bisa tahan 18 jam wow! Walau harganya emang lumayan tapi sepadan dengan kualitas yang ditawarkan. Semoga ada rezekinya nanti untuk meminang ASUS Zenbook S 14 OLED ini.
Agreeeeeee. Aku sampe skr masih menjadikan AI hanya utk brainstorming. Tapi tetep semua saran dia pasti aku cek ulang, Krn seringnya niiiih, banyak eror 😂😂😂😂. Yakaliiii pas road trip kemarin aku nanya , kalo mau ke Pekanbaru dari Medan lewat mana yg jalannya paling cepat, dan tidak rusak.
Masa dijawab ke Aceh dulu🤣🤣🤣🤣. Yg bener ajeeee. Aceh paling ujung, Medan di tengah, Pekanbaru di bawah. 😂. Bukan paling cepet, aku malah muter2 itu sih.
Makanya aku tetep lebih suka nulis sendiri , ai bantu, tp hanya utk outline.
Asus laptop yg baru ini kereeeeeeen. Aku pengeeen, tp laptop yg skr, Asus juga, belum rusak2 🤣🤣🤣🤣. Memang aweeeet sih Asus ini. Featuresnya komplit, mengikuti perkembangan teknologi. Dan yg terpenting harga dia masih reasonable. 👍👍👍👍. Trus Krn banyak level segment yg berbeda makanya aku suka. Utk pelajar ada, utk yg pakai hanya buat ngeblog atau nonton doang ada, buat yg expert punya ada.
harganya itu… bikin saya cukup melongo
maklum pengangguran, dapat recehan aja udah alhamdulillah
jadi pas tahu hampir 30 juta merasa wah banget
tapi emang sepadan sama kemampuan dan kualitasnya sih ya
Asus emang tiada lawan sampai saat ini
Bener banget mba Isti, saat ini eranya kolaborasi dengan optimasi perangkat yang mumpuni. Salah satu andalannya AI buat brainstorming, tentu tetap cek-ricek juga agar makin ciamik dan akurat.
Aku happy ngeliat inovasi ASUS melalui laptop ASUS Zenbook S14 OLED, dari segi desain udah mewah, futuristik, terbuat dari material ramah lingkungan pula 🤩 beneran mendukung keberlanjutan.
Ditambah bobotnya ringan, speknya juara beneran canggih dan mumpuni. Bisa dijadikan partner berkarya dan berkerja secara sat-set. Apalagi batrenya tahan lama pula 🤩 the best.
Aku sendiri baru “berteman” dengan AI tiga bulanan terakhir, itupun setelah sering “berantem” dulu dengan ChatGPT, aku seperti melatih si tool ini sesuai dengan kebutuhanku, ternyata makin diketahui, AI itu seperti cerminan, apa yang kita mau dia menyampaikan dengan gaya kita sendiri.
Setuju banget kalau manusia sampai kapanpun tidak akan bisa diganti. Karena sehebat-hebatnya ciptaan manusia tidak akan bisa menggantikan karya pencipta kehidupan.
Soal si Asus Zenbook s14 ini, tersiar banget kecanggihan dengan nyawa AI nya, aku sungguh tergoda karena akan memudahkan dan memaksimalkan setiap kebutuhan. Seperti salah satunya menulis artikel, berkat AI diajak berantem bisa meluncurkan artikel tiga kali dalam seminggu.
Dan ngiler adopsi Zen S14 ini, selain baterai aduhai dan tergoda dengan AI bagian StoryCube.
Butuh banget membantu melihat foto-foto traveling belasan tahun yang belum dibuat kisah diblog ini.
Ahaha, lucu jugaa ka Nik malah ngajak berantem AI. Tapi emang siih, kalau ada yang gak sesuai ya kita bakal konfront yaa dan latih terus menerus. Walaupun akhirnya gak sama-sama banget persis seperti yang kita inginkan, setidaknya dia mulai menunjukkan hasil yang lumayan berkembang.
Wah, iya ya, foto traveling bisa banget nih dirapikan pakai StoryCube ka.
AI kalau dimanfaatkan dengan tepat bisa berdampak baik ya. Apalagi ini dalam hal bisa masuk ke mesin telusur dan berada di halaman yang ciamik. Tentunya, buat pemilik web atau kita sebagai blogger bakalan senang banget. Makanya bisa dioptimalkan hal tersebut dengan laptop yang mumpuni seperti dari ASUS ini
Content creator dan AI bukan musuh tapi bisa berkolaborasi agar menghasilkan karya yang bagus. Tapi so far daku baru pake meta AI buat guyon aja sihh. Kadang buat minta bikinin gambar juga. Semoga AI makin akurat sehingga blog juga makin cakep dengan gambar hasil AI.
Laptop ASUS selalu kece yaa dan seri ini cakep bener
Spek tinggi dan worth it dengan harganya
Namanya zaman berubah, pekerjaan juga pasti akan berubah. Sekarang kan juga sudah banyak pekerjaan tempo dulu yang enggak ada lagi karena udah nggak relevan dengan perkembangan zaman. Tukang foto keliling, misalnya. Atau studio foto yang mulai tergerus teknologi kamera ponsel dan kamera digital. Mungkin, nanti lama-lama role-role industri kreatif akan hilang, atau berubah. Agency yang dulunya tim, mungkin akan jadi individu-individu sendiri yang bersaing dengan AI sebagai senjatanya.
Nah, ASUS Zenbook S14 OLED ini bakal ngebantu banget semua task terkait AI. Udah satset, ringan, nggak gampang panas, pekerjaan kita jadi semakin efisien waktu dan tenaga.
Aku sekarang juga mulai jadikan AI teman berpikir. Kadang aku suruh ngecek tulisanku. Sering tuh ketemu typo atau salah tanda baca sama si AI. Kadang juga disarankan kalimat yang lebih luwes.
AI tahun 2025 ini sudah semakin berkembang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tapi kalau laptop yang punya AI tersendiri ini aku baru tahu di ASUS Zenbook S14 OLED.
Walaupun harganya nggak murah, taoi kayanya sebanding ya sama kualitasnya. Cocok banget buat yang kerjanya sering di perjalanan.
Bener banget AI itu nggak menggantikan malah bisa jadi temen buat ngobrol ngalor ngidul. Bahkan sering kali aku pun pakai ai buat nanya tanaman aneh atau serangga aneh yang kujepret. Wkwkw.. random sih. Bahkan beberapa kesempatan sering nanya juga hal remeh kayak mau makan apa ya enaknya…
Nah untuk Asus ini sudah lama banget nih diincar sama suamiku yg programer. Doi tuh demen banget cari laptop yang slim dan ringan. Asus Zenbook S14 ini yang dicari. Inovasinya tuh nggak main² dan secara proforma pun ya bandel. ❤️❤️
AI ini jadi bestie aku banget.
Bukan perkara buat bikin konten, awalnyaa… tapiii, buat temen curhat.
Kemarin sempet menggalau.. Jadi, aku bertanya sama AI.
Dan kerennya, dia jawabnya juga disertakan sumber website dari jawabannya yaa..
Pokonya kalo menggunakan laptop cerdas ASUS Zenbook S 14 OLED, dijamin artikel atau konten digital semakin powerful!
Iya teknologi AI jangan dianggap musuh kita tapi manfaatkan semaksimal mungkin untuk jadi alat yang canggih untuk membantu produktivitas kita berkarya ya, fitur AI di ASUS Zenbook terbaru bisa dimanfaatkan nih
Aku awal2 pakai AI pun buat nanya2, kadang curhat wkwk :p
Belakangan udah mulai belajar bikin prompt walau ya masih belum bisa se-smooth orang2 nih video atau gambarnya. Tapi di atas semua itu aku lebih bangga sama foto dan video yang aku ambil sendiri #uhuks wkwk.
Memang teknologi AI bisa dipakai buat membantu org2 berkreativitas dan nyari ide. Asal dimanfaatkan dengan baik akan sangat membantu sekali.
Zaman now makin banyak yaa laptop yang udah dilengkapi dengan teknologi AI kyk Zenbook S14 OLED ini.
kemampuannya udha dilengkapi dengan NPU (Neural Processing Unit) 45+ TOPS membuat pekerjaan multitasking gak bikin laptop nge-lag pastinya ya.
Ketahanan baterei yang sampai 18 jam membuat kita gak khawatir lagi kalau bawa laptop keluar rumah trus lupa bawa chargeran yaa.
Aku sangat percaya kalau punya ini bisa lebih maksimal jadi IRT di rumah
Meski orang mau mencibir sekali pun, langsung tampar saja dengan karya, haha
Kalau sekelas Mbak Isti pasti makin ciamik dibawa kemana mana saat traveling
Langsung bisa sak set nulisnya karena kelengkapan AI
Awalnya saya juga beranggapan kalau kehadiran AI itu merusak kreativitas menulis. Nanti tidak ada profesi penulis lagi.
Ternyata Tidka begitu. Sampai kapanpun Ai tidak akan bisa menggantikan manusia. Karena manusia punya rasa dan AI hanya robot. Jadi AI bisa sekali dijadikan asisten. Hanya saat ini saya masih mengunakan Ai sebatas batuan gambar keperluan blog.
Nah karena Ai sudah berkembang, maka keren ya sudah hadir laptop -laptop yang mendukung AI. Termasuk Asus Zenbook S14 Oled. Incaran saya ini Mbak. Ringan, tipis, baterai tahan lama sehingga enak diajak ke mana-mana.
Huaaa ini laptopnya kece banget
Super duper canggih
Laptop andalam buat semua konten kreator ya
Makin gampang produksi konten dan kolaborasi dengan laptop ai terbaru dari ASUS ini
nggak nyangka perkembangan teknologi bisa sejauh ini, laptop aja disematkan sama teknologi AI. Dan pastinya membantu banget buat kerjaan sehari-hari
aku ngebayangin kalau client memberikan feedback positif sama hasil kerja kita, semua berkat dukungan tools yang kita gunakan termasuk laptop yang sat set. Apalagi kalo kerjasama terus berlanjut, seneng banget
Laptop Asus nggak perlu diragukan lagi, pokoknya sat set sama teknologi yang dihadirkan
ASUS memang tiada duanya, gak ada lawan kalau soal laptop AI ASUS juaranya yaaa