HungryFriday

#HungryFriday #2: Restoran Burger Favorit

Horee, udah masuk minggu ke dua. Sekarang mau ngomongin restoran burger favorit. Berhubung saya masih susyeh ya pergi-pergi, udahlah ngelist restoran burger favorit ajah yang pernah dikunjungi. Eh, ada yang belum pernah dikunjungi sih, tapinya pernah makan entah lewat delivery atau dibeliin 😀

Wokeh, langsung aja boleh yaaa. Here’s my list of favorite burger restaurant.

Oiya, jangan lupa baca punya Nad di sini ya:
#HungryFriday #2: Mencari Krusty krab Continue reading “#HungryFriday #2: Restoran Burger Favorit”

#HungryFriday #1: Daebak Fan Cafe

Yuhuuu… Mulai Jumat ini, blog saya sama blog Nad (Nadia Khaerunnisa) bakal ngepost tentang seputaran kuliner niiih dan kita kasih tema #HungryFriday. Iyes, ini postingan kolaborasi dan bakal tayang tiap minggu juga donk pastinya. Biar pas weekend bisa kebayang mau jalan2 atau kulineran di mana gituu, siapa tau pada ngintip postingan kita ya kan hari Jumatnya, hihihi.

Baca punya Nad di sini ya:
#HungryFriday 1 Mr. Park Continue reading “#HungryFriday #1: Daebak Fan Cafe”

Drama Kontraksi

Duh, ini melulu yang saya ceritain kayaknya yaa. Abis gimana ya, masih keingetan aja gitu kehamilan kedua kemarin betapa banyaknya kontraksi yang terjadi *hayah*. Sejak umur 10 minggu sampai akhirnya saya lahiran pun, kontraksinya memang banyak. Entah ya, entah saya yang gak bisa ngerasain atau memang itu kontraksi.

Tapi soalnya setiap diperiksa ya memang betul kalau sudah kontraksi, piye donk, saya bisa ngerasain toh ternyata, hehehe.

Kontraksi Trimester Pertama

Namanya *katanya* kontraksi dini. Tapi ternyata kontraksi dini itu ya kontraksi sebelum waktunya yah poko’e, di umur kehamilan berapapun. Jadi, ya bener kan saat umur kehamilan saya 10 minggu itu terjadi kontraksi, ya dinamakan kontraksi dini juga, hehe.

Jadi, kenapa bisa kontraksi? Soalnya saya kecapekan. Udah saya bahas juga di kelebihan hamil kedua beberapa perbedaan hamil Naia dan hamil Nawa, salah satunya ya saya mudah capek di kehamilan kedua. Continue reading “Drama Kontraksi”

#FamilyTalk: Usia Ideal Menikah

#FamilyTalk #24: Usia Ideal Menikah

Baca juga #FamilyTalk lainnya ya!

Gambarnya provokatif banget yak. Kapan nikah? Pertanyaan yang disebelin sama jomblo2 tapi jadi pertanyaan favorit tiap pertemuan keluarga xp. And yes, minggu ini ngomongin pernikahan lagi euy. Tapi kali ini bukan tentang calon suami ataupun poligami, tapi tentang usia. Ish, pasti yang perempuan sensitif deh kalo udah ngomongin umur atau usia begini, hihi. Apalagi dari judulnya juga udah keliatan kalo kita bakal ngomongin usia ideal menikah menurut kami (saya dan Icha). Dan #FamilyTalk kali ini ide Icha yang merasa saat menikah kemarin bukanlah usia ideal dia untuk menikah, wahahaha… Saya jadi penasaran sendiri, jadi usia ideal menikah buat dia umur berapa deh?

Baca punya Icha di sini:
#FamilyTalk Usia Ideal Menikah Continue reading “#FamilyTalk #24: Usia Ideal Menikah”

Balita dan Tugas Rumah Tangga

Penting gak sih kita mengenalkan balita pada tugas-tugas rumah yang biasa dikerjakan? Buat saya sih penting ya, supaya mereka kenal dan paham akan tnggung jawab. Selain itu mereka juga bisa paham kalau semuanya butuh dirawat. Kayak baju kalau gak dicuci ya akan kotor terus, rumah kalau gak disapu ya ngeres, gitu gitu deh, hehe.

Tapi sebetulnya, yang namanya balita itu kan memang rasa ingin tahunya besar banget yah, jadi tanpa dikenalkan pun, kalau mereka melihat kita mengerjakan tugas-tugas rumah itu, ya mereka mau ikutan. “Ikutaan” *if you know what I mean xp*. Saat mereka excited gitu mau “membantu” kita mengerjakan tugas rumah, jangan langsung dilarang karena takut pekerjaannya malah jadi berantakan ya, biarkan aja mereka melakukan dulu. Kalau kurang rapi atau kurang bersih ya kita rapikan lagi nanti, hehe. Itulah makanya kalau punya balita mah emang jangan berharap rumah rapi kinclong cucian beres semua sih, lower the expectation about living in a tidy home deh 😀

Nah, buat saya, ya sama gitu juga, kalau Naia sedang semangat membantu melakukan tugas rumah, yaudahlah saya berikan atau saya biarkan saja dia mengerjakan itu terlebih dahulu. Memang lah yaa kurang rapi dan kurang bersih, namanya juga masih belajar. Itung-itung semua tugas rumah itu merangsang perkembangan motoriknya ya kan, hehe. Dan saya mah udah nyerah deh sama rumah rapi, gak berharap banyak dengan punya anak balita gini. Apalagi sekarang malah 2 anak di rumah XD

Baca juga: Bye Rumah Rapi Continue reading “Balita dan Tugas Rumah Tangga”

MSG untuk Anak

#FamilyTalk #23: MSG untuk Anak

Jadi, kali ini idenya Icha karena saya sebetulnya termasuk ibu-ibu yang tadinya idealis dan sekarang agak cuek dengan masakan ke anak, MSG sih khususnya. Karena apalah ya, sejak hamil trimester 3 si Nawa aja saya udah gak masak, jadi sering banget beli makanan yang hampir pasti pada pake MSG, huhuhu. Dan saat itu kok ya gak kepikiran katering rumahan sik ah, padahal di daerah Depok sini lumayan banyak katering rumahan begitu, hih! Yaudah lah yaa, udah lewat, hahaha.

Eniwei, sebetulnya bahasan kali ini menurut saya berat, hahaha. Soalnya saya sendiri akhirnya perlu googling dan mencari penjelasan serta hasil penelitian segala macam yang menjelaskan MSG itu sebetulnya berbahaya atau enggak 😀

Baca punya Icha di:
MSG untuk Anak Continue reading “#FamilyTalk #23: MSG untuk Anak”

Pertimbangan Membeli Rumah

5 Hal Yang Kami Pikirkan Sebelum Membeli Rumah

Iya, kami, tentunya saya dan suami donk ah. Kan keputusan untuk membeli rumah bukan keputusan individu, tapi keputusan bersama, lha wong tinggalnya barengan, hehe.

Sebetulnya saya udah ngomongin beberapa kali yaa masalah rumah ini, mulai dari gimana rumah impian kami sampai rumah seperti apa yang kami tempati sekarang. Iya, walaupun sekarang kami masih mengontrak, ya kami pengen juga punya rumah yang menjadi milik kami sendiri donk yaa 😀

Baca juga: Rumah Idaman Continue reading “5 Hal Yang Kami Pikirkan Sebelum Membeli Rumah”

#FamilyTalk: Marah ke Suami

#FamilyTalk #22: Marah ke Suami

Pasti pernah kan? Kan? Kan? Hihihi. Gak mungkin lah dalam pernikahan itu gak ada yang namanya sebel-sebelan, kesel-keselan dan apalah namanya itu. Namanya juga 2 individu yang beda ya, pasti adaaa aja satu atau beberapa hal yang bikin pasangannya sebel. Bahkan hal sepele kayak kentut dan tidur aja bisa bikin sebel-sebelan.

Eh, eniwei, topik #FamilyTalk kali ini ide dari saya karena saya gak bisa marah ke Ilman, hih!

Baca punya Icha di:
#FamilyTalk: Tentang Marah-marah Continue reading “#FamilyTalk #22: Marah ke Suami”

Tentang Surprise

#FamilyTalk #21: Tentang Surprise

Okeh jadi sekarang udah hari Sabtu lagi dan saya belum nulis apa-apa lagi selain #FamilyTalk BAHAHAHAHA. Iyah, sekarang beneran lagi menikmati banget punya anak 2 jadi masih mencari-cari celah ke dalam hatimu buat bisa nulis blog lama lagi dan dengan tenang seperti dulu *hayah*.

Dan tema kali ini idenya Icha yang baru aja digagalin surprisenya sama JG, hahahaha. Aku pun hampir gak pernah bisa ngasih Ilman surprise sih -_-

Baca punya Icha di:
#FAMILYTALK: Tentang Surprise Continue reading “#FamilyTalk #21: Tentang Surprise”

Family Talk - Mau Punya Anak Berapa

#FamilyTalk #20: Mau Punya Anak Berapa?

Wihihi, pas gitu ya momennya, pas saya abis melahirkan Icha kepikiran buat ngomongin ini. Mau punya anak berapa dan kenapa?

Omongan ini sebetulnya mah diomongin sama saya dan Ilman sebelum menikah. Oh iya donk, sebelum menikah kami membicarakan banyak hal, diskusiin macem-macem sampe perjanjian nanti setiap hari harus selalu tetap smsan (sekarang sih WhatsApp-an ya), gak boleh enggak, hahaha. Bahkan kebiasaan jelek kita aja kita obrolin saat sebelum nikah ini. Tapi tetep sih, walau gimana juga, pas nikah akan selal ada hal baru yang gak disangka-sangka, hehe.

Baca juga: #FamilyTalk #6: Jangan (dulu) Menikah Kalau

Eh, kan tadi mau ngomongin mau punya anak berapa dan kenapa yaa, haha. Dan ini diaa topik #FamilyTalk saya dan Icha minggu ini 😀

Baca punya Icha di:
FAMILYTALK Mau Punya Anak Berapa?

Continue reading “#FamilyTalk #20: Mau Punya Anak Berapa?”

Botol Philips Avent

Persiapan Melahirkan: Avent Natural Bottle Sebagai Peralatan ASIP

Berhubung sekarang sedang masa-masanya menunggu lahiran, saya udah mulai mempersiapkan apa-apa yang dibutuhkan. Sekarang aja udah 36 minggu inih, nulis ini pun udah pembukaan 1 sebetulnya, yang pembukaannya gak nambah-nambah, huhu. Jadilah makin semangat dan gak sabar pengen make dan menggunakan semua yang udah disiapkan ituh, termasuk botol susu.

Loh, kok botol susu? Emang saya gak mau ngasih ASI? Jelas mau donk, botol susu itu sebagai persiapan saja, persiapan kalau sewaktu-waktu adiknya Naia nanti saya tinggal dan menyusu ASIP saya. Butuh kan? Soalnya pengalaman Naia, awal-awal diberi ASIP itu emang gak bisa kalau hanya melalui sendok atau gelas. Continue reading “Persiapan Melahirkan: Avent Natural Bottle Sebagai Peralatan ASIP”

NoSecret-NoPrivacy

#FamilyTalk #19: No Secret Between Us

Rahasianya adalah tidak ada rahasia – Pak Habibie

Pernah denger atau baca kata-kata itu kan yaa? Saat pak Habibie ditanya apa rahasianya dia bisa harmonis dengan Bu Ainun. Nah, saya termasuk salah satu yang ngangguk-ngangguk dan berkata dalam hati “tah, bener kan, jangan ada rahasia-rahasiaan antar suami istri deeh”. Karena ya Alhamdulillah dari sejak menikah kami berdua (saya dan Ilman) sama-sama berprinsip begitu, gak ada hal yang dirahasiakan.

Eiya, ini topik kita minggu ini buat #FamilyTalk donks, hehe. Karena Icha dan JG pun menerapkan prinsip yang sama, no secret between us 😀

Baca punya Icha di:
#FamilyTalk No Secret No Privacy Continue reading “#FamilyTalk #19: No Secret Between Us”

Inside Out

Naia dan Inside Out

Jadi ceritanya saya norak karena baru awal tahun ini bisa nonton inside out sama Naia. Ya jelas bukan di bioskop lah, di rumah aja kok, di laptop, screening tiime, wehehe. Dan baru engeh ceritanya bagus, dan baru engeh juga kenapa banyak yang ngereview bagus buat orangtua.

Bagusnya karena apa? Karena inside out memperlihatkan kalau emosi itu gak cuma satu, gak cuma bahagia doank. Eh, anyway, berhubung ini agak-agak review juga, saya selipkan sedikit ah sinopsisnya 😀 Continue reading “Naia dan Inside Out”