Para Suami yang Mendua

Pertama-tama ijinkan saya bilang “Naudzubillah mindzalik”. Jangan sampe yaah, jangan sampeee kejadian sama saya. Aamiiin. ūüėÄ

Tapi tetep mau ngomongin ini karena kemaren Icha ngeshare status facebook yang akhirnya ramai dan membuat¬†kita *kitaaaa…* (saya, Icha, mak Windi Teguh, beserta Makpuh Indah Julianti) yang gak setuju dengan postingan itu¬†akhirnya gatel mau bikin postingan ketidaksetujuan kita. Dibanding share status itu aja sambil bilang gak setuju ya kan. Statusnya makin tersebar dan orangnya makin terkenal deh. Kami sungguh gak rela itu terjadi, wkwkwk

.Jadi yah, sebetulnya status itu kan ceritanya didasari oleh keprihatinan pembuat status akan ibu yang beranak tiga yang bercerai ini yah. Terus dia jadi gosipin¬†gitu kalau cerainya ya karena orang ketiga yang lebih muda dan lebih cantik. Terus lagi akhirnya si pembuat status ceritanya menjelaskan kondisi istri yang udah¬†ngurus anak-anaknya dan rumahnya sedemikian rupa sampai lupa mengurus diri sendiri. Suami harus terima itu mau gak mau. Pokoknya suami harus mengerti banget banget kalau istrinya gak cantik dan gak terurus karena ngurusin anak, rumah, dan si suami sendiri. Pokoknya ya persis kata Icha lah, “kesannya¬†kaya terima aja deh istri lo kucel ga bisa dandan cantik, gue kan udah ngelahirin anak lo”. -_-

Continue reading “Para Suami yang Mendua”