Perkembangan Nawa

Huaaa, udah 8 bulan baru mau ngomongin segala perkembangan Nawa selama ini, hahaha. Habisnya, maunya dan niatnya sih tiap bulan ya bikin perkembangan Nawa itu udah apa aja, tapi yah gitu lah saya mah, kadang cuma berujung jadi niat doank, haha. Yang terealisasi palingan postingan perlengkapan bayi baru lahir aja, huee.

Baca juga: Ide Hadiah Lahiran

Yaudah lah ya, sekarang ceritanya mau ngerangkum gitu perkembangan Nawa tiap bulan apa aja. Yes, mulai dari bulan pertama, hihihi.

1 Bulan

Kenapa 0 bulannya enggak ya? Karena belum bisa apa-apa juga, kerjaannya ya cuma tidur, melek bentar beberapa menit, terus tidur lagi, udah. 1 bulan tuh udah mulai yang ngelirik-ngelirik saat ada orang di hadapannya, mengikuti gerak cahaya, juga menengok ke arah datangnya suara. Di umur ini, selain ngasih stimulus berupa sering bercerita, saya juga ngasih berbagai warna-warna kontras. Karena warna-warna kontras akan mengirimkan sinyal visual lebih kuat ke otak anak, jadi bagus untuk perkembangan penglihatan mereka di umur segini 😉 Continue reading “Perkembangan Nawa”

#FamilyTalk Ends

Iya guys, gak salah baca kok. Family talk sejak saat ini dengan terpaksa harus diakhiri. Huhuhu, aku syedih. Dan ini tulisan terakhir kita. Ceritanya tulisan perpisahan gitu 😀

Bukan apa-apa sih, karena kami makin sibuk *ciyeh*. Icha udah sibuk banget banget sama kerjaannya, akupun sibuk sama anak-anak. Anak baru dua aja rempong banget kayaknya yah. Tapi ya emang saya begitu, anak baru 2 aja rasanya repot banget, jadi ya gitu.

Baca punya Icha di:
#FamilyTalk Farewell Continue reading “#FamilyTalk Ends”

Agar Anak Bangun Lebih Pagi

Ih gak kerasa banget yah anak udah gede aja, huhuhu. Naia udah mulai sekolah, huhuhu. Dia mulai sekolah sejak tanggal 20 Juli lalu.

Sebetulnya sebelum mulai sekolah saya agak was-was gimanaa gitu. Soalnya Naia ini kalau pagi bangunnya hampir gak pernah barengan saya atau suami yang pagi-pagi gitu, mesti deh paling cepet jam 8 pagi. Lha kan sekolahnya masuk jam 7.30, gak mungkin donk kalau harus gitu terus. Continue reading “Agar Anak Bangun Lebih Pagi”

My Story with BCA

5 Tips Ala Saya untuk Hidup Tanpa Uang Tunai

Siapa yang suka males bawa uang tunai banyak-banyak kayak saya? Ayook ngacuung! hehehe. Bukan apa-apa ya, masalahnya kalo bawa uang tunai banyak-banyak itu suka gak sadar tuh uang abis untuk apa aja, dan yang paling penting, gak tercatat! Jadinya lupa aja dan menguap aja deh itu uang yang diambil tadi untuk apa aja. Makanya, saya cukup sering bepergian tanpa bawa uang tunai banyak-banyak.

Apalagi sejak 2010, Bank Indonesia memang sedang mencanangkan adanya transaksi tanpa uang tunai untuk membentuk cashless society kan. Jadi, kenapa gak kita mulai aja lah ya, hitung-hitung ikut berperan dalam mendukung BI membentuk cashless society laah 😀 Continue reading “5 Tips Ala Saya untuk Hidup Tanpa Uang Tunai”

#PlayfulWednesday: Butterfly Sensory Bag

Nemu ide menarik ini dari Pinterest, caranya ada di http://www.teachpreschool.org/2011/04/butterfly-sensory-bags-for-preschoolers/, tapi saya bikinnya gak pakai gel rambut. Yah, beda beda dikit di isinya doank sih, tapi bentuknya sama. Saya suka sama butterfly sensory bag ini karena 1 aktivitas bisa dipake sama 2 anak sekaligus, hahaha. Simple dan gak bingung buat nyari main apa lagi mereka yaa. Walau Nawa bisa ketawa-ketawa aja sih liatin kakaknya ngapa-ngapain aja, hehe. Continue reading “#PlayfulWednesday: Butterfly Sensory Bag”

Perhatian Suami

Buat saya ini puenting. Pake BANGET!

Karena apa? Karena itu bisa jadi hal yang paling menentukan apakah si istri bahagia atau enggak. Karena istri yang bahagia itu kunci dari keluarga yang bahagia, hahaha. Happy mom raise happy kids yes?

Ya siapa sih yang gak bahagia kan diperhatiin sama suami? Intinya menikah ya itu kan? Untuk saling membahagiakan. Buat apa menikah kalau suami masa bodoh sama kita. Pun sebaliknya, buat apa menikah kalau kita juga masa bodoh sama suami? Intinya, perhatian suami ini jadi salah satu KEBUTUHAN DASAR istri. Tuh, kebutuhan dasarnya di bold dan huruf besar semuanya! hahaha Continue reading “Perhatian Suami”

#FamilyTalk #46: Cita-cita Terhadap Anak

Berhubung kemarin kita ngomongin homeschooling, ada yang komen di postingan Icha, dia pikir kemarin itu kita ngomongin homeschooling A-Z gitu. jadinya kita minggu ini mau ngomongin homeschooling A-Z. Tadinyaaa.. Begitu mau mulai nulis kok malah bingung ya. Harus mulai dari mana dan apa yang diceritain. Soalnya, kami berdua sama-sama bukan praktisi orangtua homeschooler kan, huehehe.

Yaudahlah ganti aja temanya jadi cita-cita kita terhadap anak.

Baca punya Icha di:
#FamilyTalk: Cita-cita Bebe Continue reading “#FamilyTalk #46: Cita-cita Terhadap Anak”

New Parent Class bersama Philips Avent

Hari Sabtu 2 minggu yang lalu, 24 September 2016, saya ikutan menghadiri “New Parent Class” di RSU Bunda Menteng. Acara tersebut diadakan oleh Philips Avent untuk membuktikan komitmennya mengedukasi dan membantu para orangtua serta calon orangtua agar bisa memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Terutama ASI. Iya, ASI. Karena bagi kebanyakan calon orangtua dan sebagian orangtua, masih saja menyimpan banyak pertanyaan tentang ASI ini. Ya kenapa bayi baru lahir nyusunya baru sedikit lah, gimana kalau mereka nanti lanjut bekerja lah, dan pertanyaan-pertanyaan lainnya termasuk seputar MPASI.

Baca juga: Memahami Seluk Beluk ASI Continue reading “New Parent Class bersama Philips Avent”

#FamilyTalk #45: Homeschooling, Yes or No?

Sejak Naia lahir, tepatnya sejak dia sekitar 2 tahunan sih, di pikiran saya mulai terdengar kata-kata “homeschooling”. Karena saat itu semakin pesimis dengan pendidikan Indonesia, khususnya di sekolah-sekolah dasar, yang kebanyakan rasanya malah “mematikan rasa ingin tahu anak”. Malah saat saya mengikuti kuliah online ibuprofesional.com, bu Septi pun menyatakan, biasanya keingintahuan anak-anak akan mati saat mereka memasuki gerbang sekolah. Jreeeng.

Ah, anyway, sebelum panjang lebar, baca juga punya Icha ya di:
Homeschooling Yay or Nah Continue reading “#FamilyTalk #45: Homeschooling, Yes or No?”

Playful Wednesday: Stiker Kata

Hahaha, postingan Playful Wednesday ini beneran jadi 2 minggu sekali. Bukan karena gak ada ide, tapi gak nulis-nulis dan selalu terdistraksi sama hal lain -_-

Yang hari ini sebenernya juga udah dishare di IG saya sih beberapa hari lalu (minggu lalu mungkin), tapi baru ditulis hari ini. Tuh kan, lama kan nulisnya kan? hahaha  Continue reading “Playful Wednesday: Stiker Kata”

#FamilyTalk #44: Parents Tag

Jadi ya, saya dan Icha baru ngomongin topik apa yang mau ditulis itu kemarin, huee. Jadilah gak ada ide donk, dan bingung juga mau nulis apa.. Akhirnya kepikiranlah buat jawab-jawabin question tag ajalah yang gampang, hahahahah. Dan nemu donk question tag yang buat orangtua gitu, biasanyakan buat remaja atau buat umum gitu kan yaa.

Baca punya Icha di sini ya:
#FamilyTalk parents tag Continue reading “#FamilyTalk #44: Parents Tag”

#FamilyTalk #43: Life With Kid(s)

Beberapa hari yang lalu Icha ngeshare foto-foto kejadian yang biasa terjadi saat punya anak. Jadilah saya kepikiran untuk kita cerita juga aja tentang ini, gimana rumah atau kehidupan kita setelah punya anak. Hal-hal yang… gak konyol juga sih, tapi kita jadi maklum banget setelah ngalamin sendiri.

Baca punya Icha di sini:
#FamilyTalk Life With Kids Continue reading “#FamilyTalk #43: Life With Kid(s)”

#PlayfulWednesday: WorMath

Mainan ini terinspirasi dari postingan permainan lain yang mirip-mirip. 2 tahun yang lalu saya sempet bikin busy book (yang terhenti di 2 lembar saja xp) bergambar ulat dan angka 1 sampai 9 untuk mengenalkan angka ke Naia. Sebenernya gak tau ya mau dinamain apa, tapi berhubung ini bentuknya kayak ulat gitu, plus emang tujuannya untuk mengenalkan lebih lanjut tentang matematika, ya namain aja jadi WorMath, heheheh. Continue reading “#PlayfulWednesday: WorMath”