Berfoto dengan patung Raminten

Makan Dilayani “Abdi Kerajaan” di The House of Raminten

“Mari pak, bu, untuk berapa orang dan duduk di mana? Mari saya antar”. Begitulah ucapan salah seorang “abdi kerajaan” yang menyambut kami di The House of Raminten, Yogyakarta, Desember lalu.

Aku sebut “abdi kerajaan” bukan karena kami main ke keraton ya, tapi karena begitulah kesan yang aku dapatkan waktu pertama kalinya ke sini.

Continue reading “Makan Dilayani “Abdi Kerajaan” di The House of Raminten”