Renungan Diri: Perdebatan Pikiran

Yap, saya sering sekali mengalami perdebatan dalam pikiran saya sendiri. Perdebatan kenapa kehidupan saya begini dan kenapa begitu. Karena itu, saya jadi sering menyimpulkan kalau saya orangnya gampang sekali iri dengan orang lain, termasuk dalam hal harta.

Cukup sering saya berpikir kalau saya iri dengan teman-teman saya  yang mempunyai harta lebih melimpah dari saya. Saya merasa hal itu manusiawi, lha wong saya juga manusia, perempuan pula, yang memang mudah tergiur dengan harta duniawi. Tapi hal itu tidak semata-mata menjadikan saya menuhankan harta dunia dan terobsesi dengan kekayaan.

Oke, kehidupan rumah tangga kami jauh sekali dari yg namanya kaya raya ataupun punya harta melimpah. Rumah saja kami masih mengontrak. Tapi sungguh banyak sekali yang saya syukuri dari pernikahan kami ini (walaupun usianya baru seumur jagung).

Kalau belum menikah saya mungkin bisa punya handphone lebih bagus dari yg sekarang saya miliki, punya baju2 baru yg bagus2 juga, dan banyak hal lainnya. Tapi mungkin saya gk bisa dapet ketenangan hati dan kepercayaan diri seperti sekarang.

Merasa begitu dicintai, merasa dikagumi, disayangi, dimanja, dilindungi, dan ah banyak hal lainnya yg bisa saya dapatkan dari suami saya, termasuk rasa syukur. Dan sungguh semua inilah yg saya butuhkan. Allah memang selalu memberi apa yg dibutuhkan hambaNya bukan?

Maka sekali lagi perdebatan pikiran saya itu saya akhiri dengan

Maka nikmat tuhanmu yg mana lagi yg kau dustakan?

Dan dengan doa semoga keluarga kami selalu diberkahi, diberikan perlindungan, harta yg halal, serta keturunan yg soleh/ solehah. Aamiin..

Kebisaan Naia Sekarang

Terutama buat hal-hal yang kita ajarin atau dia tiru dengan sendirinya, hehehe

Pertama, menguap sambil bersuara. Sejak 6 atau 7 bulan dia selalu melakukan ini, hihi. Setiap kali menguap dia pasti bersuara “huaaah” atau apalah terserah dia. Awalnya saya gak engeh darimana dia bisa kaya gitu. Ternyata saya kalau menguap begitu, jadi dia mencontoh saya, hahaha 😛

Kedua, memiringkan kepala. 

Memiringkan Kepala
Memiringkan Kepala

Kalau yang ini saya tidak ingat dia meniru dari siapa, mungkin dia menemukan kebisaannya sendiri. Sejak 2 bulan lalu kalau di rumah dia sering memiringkan kepalanya untuk menarik perhatian saya dan suami. Kalau saya atau suami sedang di depan laptop, dia suka memiringkan kepala tepat di depan muka kita untuk diperhatikan. Lucuuu, waktu pertama kalinya dia melakukan itu ke saya, saya gak tahan dengan kelucuannya, hihihi. Sekarang kalau saya perhatikan dia memiringkan kepalanya untuk menyapa orang, hehehe, tetap lucuuu.

Ketiga, tepuk tangan. Kalau yang ini saya yang ajari juga, kalau gak salah dari bulan ke-7. Saya bernyanyi pok ame-ame sambil tepuk tangan. Karena sering melihat dan ingin tau jadi dia ngikutin gerakan tepuk tangan saya deh. Jadi sekarang kalau dinyanyiin pok ame-ame dia pasti tepuk tangan. Kalau dibilangin tepuk tangan dia juga tepuk tangan. Karena saya ngasih tau kalau gerakan itu adalah tepuk tangan jadilah kalau kita bilang tepuk tangan, ya dia tepuk tangan 😀

Keempat, menunjuk sesuatu. 

Menunjuk Sesuatu
Menunjuk Sesuatu

Sekarang dia udah tau kalau ingin sesuatu dia harus menunjuk ke tempat atau barang tersebut agar dimengerti, hihi.

Kelima, mementikkan jari. Belum bisa sih, dia baru menirukan bagaimana memetik jari. Jadi ceritanya waktu itu saya mengajak Naia melihat ayam di dekat rumah. Untuk memanggil ayam, saya mementikkan jari saya. Tanpa sadar, dia berusaha untuk mementikkan jari juga, hehehe. Sekarang kalau disebut “gimana manggil ayam/ kucing?” dia mementikkan jari sambil menunjuk keluar rumah.

Keenam, memicingkan mata. 

Memicingkan Mata
Memicingkan Mata

Yang ini saya juga gak tau nih dia belajar dari siapa, hihi. Setiap melihat orang baru atau disuruh “mata genit” dia mulai memicingkan matanya deh, hihihi.

Ketujuh, memukulkan dua benda. 

Memukul 2 Benda
Memukul 2 Benda
Memukul 2 Benda (2)
Memukul 2 Benda (2)

Yang ini hasil eksplorasi dirinya sendiri waktu lagi main sendiri di box, hehe. Jadi, saya memang suka membiasakan dia main sendiri, saya taruh di box dengan banyak mainannya. Alhamdulillah bisa anteng dan bisa main sendiri. Nah, begitu dia nemu 2 bola yang ada di box, dia megang di kedua tangan terus mukul2in kedua bola itu deh. Dia seneng sendiri mendengar bunyi 2 benda diketuk begitu. 😀

Kedelapan, melambaikan tangan. Dadah-dadah gitu maksudnya. Di bulan ke-8 kalau ada orang pergi atau kita ingin pergi, dia kita ajarin untuk melambaikan tangan “dadaaaah” gitu. Lama-lama bisa dan sekarang setiap kali bilang dadah dia melambaikan tangan deh, hehe.

Ah, rasanya kalau dijabarkan semua kebisaannya Naia saya jadi bingung sendiri, hehe. Selain banyak, saya juga lupa 😛

Sehat terus yaa Naiaa :*

Naia Sehat yaa
Naia Sehat yaa

Jadwal Dokter JMC

Khususnya dokter kandungan dan dokter anak, hehe

Karena saya dan suami selalu lupa sama jadwal dokter kandungan saya (untuk kontrol KB) dan jadwal dokter anak (untuk imunisasi Naia), kita jadi selalu megang kertas dari JMC yang isinya jadwal semua dokter 😀

Nah, untuk jaga-jaga aja dan biar kita berdua tetep bisa ngeliat walaupun gak megang kertas itu, saya masukin blog aja deh. ~Siapa tau ada yang butuh juga.

klik gambar untuk memperbesar ya 😉

Yap yap, yang saya kotakin merah itu dokter anak buat Naia (dr. Rebecca Dinar) dan dokter kandungan untuk saya (dr. Shinta Utami Sp. Og).

Oh iya, gigi saya ada yang bolong tapi sampe sekarang lupa mulu untuk ditambel. Sekalian masukin jadwalnya juga deh biar bisa diliat sewaktu2 😀

Game Seru dari Running Man

Hihihi, lagi demen banget nontonin running man malah jadi dapet inspirasi game-game seru yang bisa dimainin sama anak nanti 😛

Mau dicatet di blog biar inget dan ~mungkin~ bisa dijadikan inspirasi juga buat yang baca 😀

  1. Petak umpet. Udah biasa sih, tapi yang bikin gak biasa itu di running man bukan 1 orang jaga dan sisanya ngumpet, tapi bikin 2 tim, tim yang satu nyari tim yang ngumpet. Nah, tim yang ngumpet ini gak sekedar ngumpet, tapi menjalankan “misi”. Misinya sih terserah bisa apa aja, bisa nemuin boneka ~kaya di running man eps 7~ atau apa aja. Di running man, banyak episode yang main petak umpet ini, terutama episode awal2 😀
  2. Sambung kata. Kalo ini cuma salah satu permainan kecil di running man, kalo gak salah sih di episode 11. Peraturannya satu orang nyebutin satu kata dan orang berikutnya nyebutin kata yang lain tapi pake suku kata terakhir orang pertama. Misal: Kata-Takut-Kutilang-Langsung-dst
  3. Role Game. Yang ini permainan peran. Kaya jadi tukang jualan ~jualan di pasar atau penjual makanan gerobak kecil, terus jadi karyawan, dst. Salah satu episode yang ada permainan peran kaya gini di episode 37 dan 96 (guestnya Park Ji Sung).

    Running Man Episode 37
    Running Man Episode 37
  4. Detektif2an ~apa nama bagusnya yak?, penyelidikan lah pokoknya~. Kalo yang ini ada di episode buanyak banget, haha. Jadi, ada episode yang salah satunya jadi spy (mata-mata) yang lainnya harus nemuin petunjuk siapa mata-mata itu sebelum dia mengeliminasi yang lainnya, ada di episode banyak, haha *gag apal* :P. Ada juga yang salah satunya jadi penjahat dan menjalankan misi + eliminasi pemain lainnya dan yang lainnya harus caritau siapa kriminal itu tanpa ada hint ~kaya di episode 51-Thailand dan 62-China.
  5. Kekuatan super. Heheh, sebenernya menentukan yang terkuat, tapi masing-masingnya dibekali “kekuatan super” yang cuma bisa dipake 1x. Contohnya di episode 74. Baru banget nonton kemaren dan menurut saya episode ini paling seruu, hahaha. ~Eh, tapi yang ada kekuatan supernya ada lagi sih di episode 96 (main bola pake kekuatan super)

    running man episode 74
    Running Man Episode 74

*Kalo nemu lagi tambahin lagi aaah 😀

Heheheh, baru banget keranjingan nonton running man dan baru segini game yang bisa diinget. Makin gak bisa berenti nontonnya karena liat banyak game yang nanti bisa dimainkan sama anak 😛